Helllooo...(^o^)/
Sebelum pikiran saya melantur ke mana-mana, izinkan saya bernostalgila sebentar. Yang namanya bullying atau intimidasi atau penindasan, saya merasa sudah mengalaminya sejak saya masih sekolah TK. Yang ada di ingatan saya, dulu ada 2 orang anak laki-laki yang suka mengganggu saya. Mereka suka menyembunyikan bangku kayu saya, atau merebut mainan di kelas ketika mainan tersebut sedang saya mainkan. Hasilnya, adalah saya sempat tidak mau masuk kelas. Saya memilih bermain di halaman. Untungnya...hal tersebut tidak berlangsung lama, cuma sehari. Cepat ketahuan sama ibu guru, hanya saya nggak tahu apa yang ibu guru katakan kepada mereka karena setelah itu mereka berdua tidak lagi mengganggu saya.
Beranjak ke masa sekolah dasar. Masa-masa awal kelas 1 saya belum memakai kacamata. Baru ketahuan harus pakai kacamata karena ada pemeriksaan mata, dan tiba-tiba minus mata saya sudah lumayan banyak waktu itu. Menjadi satu-satunya anak yang pakai kacamata di kelas, waktu itu agak berat. Banyak yang memanggil saya dengan panggilan : mata empat, mata kaca, entah apa lagi saya lupa. Sedih, tapi ya karena saya kesulitan untuk melihat dengan jelas tanpa kacamata, tentu saja kacamata itu saya pakai terus. Hahaha, pastinya waktu itu saya nggak tahu, kalau yang saya alami waktu TK dan kelas 1 SD adalah salah satu bentuk bullying (intimidasi, penindasan).