Tampilkan postingan dengan label skinfood. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label skinfood. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 April 2014

[PRODUK] Skinfood Foodtherapy Stick Perfume

Hallooo...(^o^)/

*celingukan*

Siapa kangen dengan saya? Uhm, maksudnya tulisan saya? Ish. Nggak ada tha? Ternyata memang tidak baik menghilang terlalu lama dari peredaran, menyebabkan rasa malas menjadi berlarut-larut dan akhirnya otak jadi tumpul karena tidak digunakan untuk berpikir menyusun kata-kata. Baiklah, sebagai comeback post (berasa artis), saya posting tulisan saya tentang sebuah produk parfum.

Kalau kamu suka pakai parfum, tapi malas semprot-semprot karena kandungan alkoholnya kadang bikin kulit terasa perih, maka solid perfume bisa menjadi pilihan. Saya sudah pernah posting cerita tentang Etude House Hello Kitty Cake Fragrance. Kebetulan, waktu kapan itu ada diskonan produk Skinfood di GMarket, karena emang penasaran akhirnya beli deh. Nah...produk kali ini kurang lebih mirip sama itu. Yuk, kita lihat...kayak apa sik produknya.

Jumat, 02 Agustus 2013

[SAMPLE] Skinfood Gold Kiwi Serum dan Emulsion

Halo temans ^____^

Punya kulit kombinasi kayak saya? Ada bagian yang kering terutama sekitar bibir dan lipatan hidung, sekaligus berminyak dengan pori-pori yang lumayan kelihatan besar? Bingung pakai pelembab untuk jenis kulit yang mana?

Sama dooong...:)

Memang dalam 6 bulan ini saya pakai Etude House Skin Malgeum Emulsion sebagai pelembab di pagi hari, dan hasilnya juga cukup memuaskan di wajah. Cuma godaan beli dan cobain sample memang besar sekali yah...XD. Akhirnya saya beli sample Skinfood Gold Kiwi Serum dan Emulsion di online shop twitternya mbak Vina, @jualsample. Saya beli 5 sachet untuk masing-masing, 2 sachet saya jadikan hadiah giveaway kemarin, sisanya saya coba. 

Skinfood Gold Kiwi Serum


Skinfood Gold Kiwi Serum, pelembab yang kaya akan zat pemutih dari buah gold kiwi, mengembalikan dan memperbarui kulit dari dalam (terjemahan dari keterangan produk di situs resmi Skinfood). Cairan serum berwarna putih agak keruh, tidak terlalu kental, dan wanginya segar.

Saya pakai serum ini sesudah toner, dan sebelum krim malam Skinfood Steam Milk Mask Cream. Baru kali ini saya pakai serum, dan hasilnya...enak pemirsa :D. Biasanya kalau hanya pakai krim malam, di wajah hanya terasa lembab saja, tidak kenyal. Dengan ditambahkan serum, di pagi hari kulit wajah saya terasa kenyal dan lembut.  Sukaaaa banget sama serum ini. Isi 1 sachet bisa untuk 2 - 3 kali pemakaian di seluruh muka. 

Beli full size? Kayaknya sih iya :D, tapi harus nabung dulu karena harganya lumayan mahal.

Skinfood Gold Kiwi Emulsion


Skinfood Gold Kiwi Emulsion, deskripsi produk di website Skinfood sama dengan Serumnya, jadi saya tidak tulis lagi. Cairan emulsion berwarna putih bersih, lebih kental daripada serum, dan wanginya segar.

Memang sik, orang Korea dikenal suka memakai produk perawatan kulit yang berlapis-lapis. Idealnya : serum - emulsion - cream, padahal fungsinya hampir sama :D. Saya pakai emulsion ini di pagi hari, sesudah toner dan sebelum bb cream. Hasilnya...saya juga suka. Cairan langsung menyerap di kulit, tanpa meninggalkan kesan lengket. Kulit langsung terasa lembut, kelihatan glowy tapi nggak banget-banget. Isi 1 sachet bisa buat 2 kali pemakaian. Ih, suka banget sama Gold Kiwi Emulsion ini. Menyesal juga kenapa nggak dari dulu dicobain. Hihihi...

Beli full sizenya? Pastilaaah, tapi harus nabung lagi. Nggak apa-apa...semangat nabung :D. Atau beli sample lagi aja yaaa? Hihihi...

Segitu dulu ceritanya ya. Makasih sudah main dan baca cerita ini :)





Jumat, 17 Mei 2013

[REVIEW] Skinfood Steam Milk Mask Cream

Halo-halo temans ^____^

Minta maaf dulu aah....*sungkem*

Kenapa minta maaf?  Karena saya lama sekali berhibernasi sejak posting terakhir saya tanggal 4 Mei 2013, yang artinya hampir 2 minggu yah :D.

Terus ke mana ajaah?  Liburan ya?  Hahaha, nggak...tapi ada beberapa hal yang harus saya lakukan dan membuat saya jadi nggak mood untuk menulis.  Ditambah juga laptop saya lagi bermasalah, kayaknya minta jajan.  Sama halnya dengan smartphone saya, yang udah sering minta jajan.  Mau ganti tapiiii....belum ada budget.  Hihihihi...jadi tsurhat :)).

Tiba-tiba ingin menulis karena krim malam saya habis.  Apa hubungannya?  Ya, ini niat sendiri saja sih... Saya akan menulis cerita tentang suatu produk kalau saya sudah memakai produk tersebut sampai habis, terutama untuk skincare.  Nah, krim malam termasuk skincare kan?  Okaaaay, langsung menuju produknya...



Terus terang, saya beli produk ini karena kemasannya yang imut dan menarik perhatian.  Kebetulan saya ini penggemar susu dan produk turunannya (keju, mentega, krim keju, dll).  Mirip dengan susu dalam kemasan karton 250 ml yang dijual di supermarket kan?  Review di beberapa blog menjelaskan bahwa produk ini biasa-biasa saja, tidak istimewa.  Hanya bekerja melembabkan, tidak ada tambahan fungsi lain, dan kebanyakan tidak akan membelinya lagi.  Kalau mbak Dina?  Saya suka, sudah menghabiskan satu jar kemasan 100 ml, dan sedang menggunakan jar yang kedua.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk menutrisi kulit...




Saya tahu, krim ini mengandung paraben yang sebenarnya tidak bagus untuk kulit, tapi saya suka krim ini dan akhirnya pilih tutup mata dulu deh, sembari cari-cari krim malam lain yang tidak mengandung paraben.

Deskripsi produk yang tertera di kemasan ...



Di website resminya skinfood, tidak disebutkan apakah ini krim pagi atau malam.  Hanya dijelaskan dipakai terakhir, sesudah segala lapisan skincare (toner, serum, essence).  Saya sendiri coba pakai krim ini di pagi hari, ternyata nggak cool sama sekaliii...alias nggak bisa diblend dengan bb cream.  BB cream jadi ndeplok nggak jelas di muka saya,  juga jadi berasa berat banget di muka.  Akhirnya saya coba pakai di malam hari, kyaaaa...ternyata enak banget :).  Cocok buat yang sering tidur di kamar dengan air conditioner menyala sepanjang malam.

Jarnya seperti apa...



Jar terbuat dari plastik berwarna putih, mengingatkan saya pada sabun krim/colek B29... *ditabok* Kayaknya produk skincare Korea ini suka sekali dikemas dengan kemasan yang besar ya?  Untuk krim, kemasan 100 ml itu gede banget lho!  Kemasan 50 ml saja sudah cukup untuk pemakaian 2 bulan, lha ini...100 ml :D.  Apalagi hanya dipakai sebagai krim malam, punya saya baru habis setelah 4 bulan.



Setelah tutup dibuka, masih ada tutup tambahan dari plastik juga, dengan tulisan skinfood yang di-embossed.  Sementara di tutup luar, tulisannya hanya dicetak di kertas dan ditempel di tutupnya.
Isinya...



Krim berwarna putih, mirip susu ya?  Saya suka dengan wanginya, lembut dan menenangkan.  Seperti biasa, tidak ada spatula untuk mengambil krimnya.  Banyak yang merasa tidak nyaman kalau harus mencolek krim dengan jari langsung.  Saya sih, cuek saja...kalau lagi rajin, pakai cotton bud untuk ambil secukupnya.  Kalau cepet-cepet karena udah mengantuk, ya pakai jari yang bersih :D.

Olesan di tangan...



Krimnya sendiri cukup mudah dibaurkan di kulit wajah, dengan sedikit pijatan ringan supaya krim lebih menyerap.   Di pagi hari, kulit wajah bagian pipi, dagu, dan dahi tidak terlalu berminyak, di hidung sedikit berminyak.  Apakah wajah terasa lembut?  Iya lembut, tapi tidak kenyal.  Mungkin ini yang membuat banyak blogger yang kurang suka dengan krim ini.  Krim ini sifatnya hanya melembabkan, tidak ada fungsi tambahan lain.  Buat saya sendiri tidak masalah, selama kulit saya tidak menjadi kering kerontang di kamar yang ber-ac hampir semalaman :D.

Lalu, setelah jar kedua habis, apa masih mau beli lagi?  Belum tahu nih, mau ganti atau nggak. Pengen pakai skincare Korea yang premium gitu, seperti Sulwhasoo atau History of Whoo, tapi mahal banget ya bok...  Pengen beli Laneige Water Bank Gel Cream, itu katanya juga bagus.  Yaah, nanti dulu, baca-baca review dulu saja.  Cari-cari sample dulu saja...hihihi...

Yak, segitu dulu cerita saya.  Semoga berguna yaah...

Thank you for reading and visiting my blog :).

Rabu, 17 April 2013

[REVIEW] Skinfood Red Bean BB Cream SPF 20 PA+

Halo temans ^____^

Cerita produk yang saya pakai lagi, bukan karena mau kejar tayang tapi ini sudah teronggok lama di folder draft blogger.  Alasan lain adalah karena saya ingin merasakan pemakaian bb cream ini dalam jangka waktu tertentu, meskipun saya pakai bergantian dengan bb cream yang lain tapi saya coba pakai dengan berbagai kondisi. Yuuk, langsung menuju ke produk yang dimaksud :)


Ini dia, bb cream ketiga saya, yaitu Skinfood Red Bean BB Cream SPF 20 PA+.  Eheee, saya beli karena banyak review bagus tentang produk ini.  Seberapa bagus dan cocok untuk kulit wajah saya?  Saya ceritakan nanti.  Sekarang kita lihat dulu bagian belakang tabung...


Seperti produk bb cream Skinfood yang saya miliki sebelumnya, Skinfood Red Bean BB Cream ini datang tanpa kardus, hanya terbungkus segel plastik.  Hemat kardus ;).  Ukuran isi lebih sedikit daripada bb cream Aloe, yaitu 45 ml.

Menurut website resmi Skinfood : "a hydrating BB cream with red beans that nourishes and moisturizes rough skin while providing natural yet flawless coverage, even when applied in a thin layer".  Apa terjemahan yang pas ya...yang saya tangkap adalah bb cream yang mengandung kacang merah, berguna untuk melembabkan kulit sekaligus coverage yang sempurna, meski hanya diaplikasikan tipis-tipis :).  Tolong koreksi jika saya salah.

Keterangan produk yang terdapat di bagian belakang tabung...


Keterangan bahan aktifnya dalam huruf Han-geul, saya coba cari via google tapi tidak saya temukan :(.  Langsung menuju ke mulut tabung...


Mulut tabung tersegel dengan aluminium foil, yang mestinya saya buka.  Alih-alih saya buka, saya lebih suka menusuknya dengan tusuk gigi bersih sehingga lubang yang dihasilkan tidak terlalu besar.  Saya lebih suka mulut tabung seperti ini daripada yang berupa pompa.
Cairan bb creamnya seperti apa?


Saya pilih warna no 2 yaitu natural beige, kalau light beige sepertinya terlalu terang untuk kulit saya.  Tekstur cairan bb cream Red Bean ini lebih cair daripada bb cream Aloe.  Di wajah lebih mudah dibaurkan.  Begitu cairnya, tabung tidak perlu ditekan cairan sudah keluar di mulut tabung :(.
Yang di tangan saya baurkan sekilas.


Setelah diratakan...


Pertama dipakai ke kulit wajah itu warnanya kelihatan putih, sampai-sampai saya jadi khawatir bagaimana kalau tidak sesuai dengan warna kulit wajah?  Nanti kayak pakai topeng?  Hahaha, ternyata tidak...dalam waktu 5 menit sudah sesuai dnegan warna kulit wajah :).  Lebih bagus lagi ketika sudah lewat 10 menit..


Daripada temannya, Skinfood Red Bean BB Cream ini membutuhkan waktu sebentar untuk menyesuaikan dengan kulit wajah saya.  Jadi kalau mau pergi, dandan pakai bb cream ini bisa agak cepat.  Sekarang bagaimana kalau dipakai di wajah?  Psssst...jangan kabur lihat gambar saya tanpa bb cream yah....>,<


Uhuk...wajah polos tanpa bb cream, hanya primer saja.  Saya aplikasikan 1 lapis bb cream di wajah sebelah kiri saya.


Pembaca yang budiman, apakah perbedaannya terlihat?  Saya harap terlihat ya, pipi yang kiri kelihatan lebih halus daripada yang kanan :).  Saya aplikasikan ke seluruh wajah.


Berubaaaah...:D
Coverage-nya medium, bisa menyamarkan noda bekas jerawat yang sudah agak memudar.  Untuk bekas noda jerawat yang masih baru, harus ditutup lagi dengan concealer.  Mata panda bisa sedikit disamarkan, meski biasanya saya pakai concealer juga.

Oil control medium, bisa agak lama jika menggunakan primer juga.   Dengan primer : kalau saya pakai keluar rumah, sesudah 3 - 4 jam harus memakai kertas serap minyak.  Tanpa primer : 2 -3 jam sudah terasa berminyak terutama bagian hidung.  Kalau di ruangan dengan pendingin, bisa sampai 5 jam tidak usah mengaplikasikan kertas serap minyak.

Hasil di wajah semi matte, untuk yang suka hasil dewy/glowy...bb cream ini bukan suatu pilihan.  Saya lebih sering ganti-ganti, kalau ingin hasil semi matte pakai bb cream ini, kalau ingin hasil dewy pakai yang Etude House.  Pakai bedak lagi nggak sih?  Saya pakai bedak tabur untuk mengunci bb cream, supaya tidak dicuri orang cepat hilang.

Saya beli di Rie Butik, range harga IDR100,000 - 160,000.  Saya belum cek harga di counter Skinfood,  takut kaget melihat harga counternya.  Lalu, mau beli lagi?  Sepertinya tidak.  Sekarang ini banyak bb cream baru-baru yang beredar.  Pengen cobain juga, tapi tunggu yang lama habis dulu. 

Ekstra foto...


Semoga cerita saya berguna buat pembaca yang sedang cari-cari bb cream.

Thank you for reading and visiting my blog :)





Kamis, 28 Februari 2013

[RANDOM] Lenongan sehari-hari

Halo halo temans ^____^

Saya udah pernah cerita kan, kalau sehari-hari saya tetep dandan a.k.a ngelenong?  Yah, emang sik...nggak lenongan abis-abisan kayak mau ke kondangan tapi ala kadarnya, yang penting saya nggak kelihatan kucel dan pucat.  Buat menyenangkan suami juga sih...hihihi...:)

Yang mengilhami saya cerita tentang dandan sehari-hari ini adalah pas kemarin menginap satu malam di rumah ibu.  Yaelah, nginep satu malem doang...masa' bawa alat ngelenong setas-tasnya? Males banget yak?  Akhirnya saya cuma bawa bb cream, cream blusher, sama gel eyeliner.  Jreeeng...udah cuma itu doang?  Iya, cukup itu aja.  Minimalis dan hasilnya udah memadai banget...tapiiiii, skincare-nya nggak boleh minimalis ya bok :D.  Jadi teuteup, bawa body lotion, cleansing cream, foam cleanser, toner sama moisturizer...travel size ya bok ;)

Okay, ini penampakan alat make-up yang saya bawa...


Skinfood Aloe Sunscreen BB Cream SPF20 PA+ (baca review di sini),  Etude House Drawing Show Cream Liner (review menyusul, belum pinter banget-banget pakai eyeliner),  dan Skinfood Fresh Fruit Lip & Cheek warna Peach  (ini nyusul juga reviewnya).  Well, okay...dulu saya nggak berani pakai eyeliner dan eyeshadow, karena mata saya yang sensitif.  Tapi akhirnya nekad nyobain, ternyata baik-baik saja :D.  Mungkin dulu saya yang udah ketakutan duluan ya, malah jadi sensitip...

Nah, kenapa saya bilang skincare-nya nggak boleh minimalis?  Gini, menurut mbak-mbak beauty blogger...dengan skincare yang maksimal kita akan ngedapetin kulit yang bersih dan lembab, nah...itu udah saya rasakan sendiri.  Udah sebulan ini saya bener-bener rajin ngerawat kulit wajah, dan sekarang mulai kelihatan hasilnya.  Heheheh...

Yes, kulit wajah udah bersih dan lembab, pakai bb creamnya.  Ratakan ke seluruh wajah, karena nggak bawa concealer...bagian yang agak gelap ditimpa lagi satu lapis.  Kalau wajah saya biasanya di bawah mata ada area yang sedikit gelap (belum mata panda siiik...:D), lalu di area antara hidung dan mulut, yang biasanya sedikit berkerut sewaktu kita tersenyum, dan noda-noda bekas jerawat (untungnya nggak banyak...).

Beres pakai bb cream, pakai cream eyeliner sekedar mempertegas bentuk mata, lagipula belum bisa buat cat eyeliner >.<.  Kalau alisnya tipis, cream eyeliner ini juga bisa jadi pensil alis, usapkan saja sedikit menggunakan kuas eyelinernya.  Nah supaya pipi terlihat merona dan segar, pakai cream blusher.  Bebas aja pakainya, ya nggak sampai kayak badut juga siik...daaan, sekalian dipakai ke bibir.

Kayak apa hasilnya?  Jeeeng...jeeeng... awaaas, foto spammer...


Muahahaha...nggak kelihatan yak? Haeeee, ini orang yang belum bisa memanfaatkan kamera secara maksimal... Saya kasi lihat perbagian ya...


Ekstra lapisan bb cream saya tambahkan di bawah mata.  Cream eyeliner saya gunakan untuk mempertegas garis mata bagian atas.  Cream blusher saya gunakan di area sekitar tulang pipi dan bibir.  Ini hasilnya...


Warna peach-nya nggak keluar ya...padahal aslinya kelihatan lhoo.  Harus belajar lagiii...^.^
Naaah, yang asik...kita bisa ganti cream blushernya dengan lipstick :).  Skinfood menerapkan konsep lipstick sekaligus blush on ini pada produk Fresh Fruit Lip & Cheek.  Pengen tau caranya?  Sila lihat posting dari blog My Lovely Sister di sini :)

Ekstra foto...uhuk...


Itu lenongan harian saya.  Cuma satu yang jadi kepikiran, kenapa dulu waktu kerja saya nggak kenal sama alat-alat di atas ya :D.  Hehehe...  Semoga posting ini berguna, dan sila tinggalkan komentar, pakai nama yaaaah ;)

Thank you for reading and visiting my blog :)


Selasa, 26 Februari 2013

[SAMPLE] Skinfood Argan Oil Silk Hair Mask Pack

Halo temans ^____^

Cobain sample lagi yuuuk :D.  Kali ini bukan produk perawatan kulit wajah melainkan untuk perawatan rambut.  Keluarannya Skinfood, yaitu Argan Oil Silk Hair Mask Pack.  Ohooo...Skinfood ini lengkap banget produknya, dari kepala sampai kaki ada semua. Do check their website here.

Saya dapat sample ini dari pembelanjaan di GMarket, waktu itu sellernya lagi baik banget kali ya...saya dapat sample lumayan banyak.  Langsung aja yuuk :)

Tampilan depan sachet sample...


Yang saya suka dari sachet sample produk Skinfood adalah mereka tetap kelihatan cute dan gambarnya sama dengan botol full size-nya. Rasanya pengen ngumpulin sachet-sachet ini... *nyampah*

Tampilan belakang sachet sample...


Kalau ukuran sachet agak besar begini, keterangan dan cara pakai dalam bahasa Inggris juga dicantumkan.


Keterangan produk dan cara pakai, saya perbesar gambarnya...
 
Tadinya bingung, apa ya hair mask pack ini?  Udah gitu, kata-kata "argan oil" itu membuat saya berpikiran, duuuh...ini minyak rambut apa ya?  Malas banget makainya kalau ini minyak rambut :D
Pas baca lagi, oalaaaah...ini sih sebelas-duabelas sama conditioner.  Saya ini bukan orang yang rajin merawat rambut, sudah lama sekali saya tidak pernah pakai conditioner.  Makanya rambut saya kering, kusam, dan rontok.  Akhirnya saya say goodbye sama rambut panjang :)

Isinya kayak bagaimana? Yuuuk...


Kaaan, ini emang conditioner yak... Teksturnya sedikit kental, mirip dengan conditioner ginseng keluaran Sunsilk dulu (kalau belum berubah), bahkan wanginya pun hampir sama, tapi ini lebih tajam ding... dan entah kenapa, saya tidak terlalu suka :(

Selayaknya conditioner, dipakainya habis shampo-an.  Rambut bersih dibilas, tiriskan air yang berlebihan, lalu usap-usap mulai dari tengah rambut sampai ujungnya.  Bagian tengah dan ujung beres, pelan-pelan usap ke bagian rambut dekat akar tapi jangan mengenai kulit kepala.  Sudah semua kena, diamkan sebentar selama 5 menit lalu bilas dengan air hangat.  Saya nggak punya pemanas air jadi siram aja pakai air biasa :D.

Hmmmm...rasanya di rambut bagaimana?  Yang pasti lembut.  Mungkin karena rambut saya sudah pendek, jadi terasa lebih lembut di tangan. Habis dibilas, nggak kusut rambutnya.  Hehehe, entah kalau rambut saya masih panjang. Sepertinya saya memang harus mulai rajin pakai conditioner lagi niiih....:(

Satu sachet ini bisa dipakai 2 kali kalau rambutnya ngga panjang-panjang banget. Lumayan deeeh...
Saya akan beli full size nggak?  Kayaknya sih nggak... Saya cukup pakai shampo dan conditioner produk lokal saja...:).  Kalau mau liat full sizenya, saya kasih fotonya...
sumber : http://eng.theskinfood.com
Semoga cerita sample ini berguna... see you next post.

Thank you for reading and visiting my blog :)

Minggu, 03 Februari 2013

[SAMPLE] Skinfood Lavender tea Salt Mask Foam

Halo temans ^____^

Yes, ini sample terakhir dari produk cleansing foam yang saya punya, yaitu Skinfood Lavender tea Salt Mask Foam.  Sepertinya kulit wajah saya sudah pada batas mencoba sample, karena mulai keluar bruntusan kecil-kecil di jidat, waktunya kembali ke sabun bayi seperti biasa.  Kalau sudah kembali normal, dengan senang hati saya mencoba sample jenis produk lain yang masih ada, dan pastinya akan saya bagi ceritanya di sini...:)

Langsung ke tampilan sachet produk. Ini bagian depan...
Warna dasar kemasan putih gading, dengan teks berwarna ungu, warna khas bunga lavender.  Perhatikan bentuknya, mengikuti bentuk botol garam meja, yang juga ada gambarnya di kemasan.
Bagian belakang sachet...
Deskripsi produk (dicontek dari http://eng.theskinfood.com) : a foaming cleanser infused with lavender tea and Himalayan salt that helps moisturize skin while washing away dirt and oil. Leaves skin soft and supple, like a facial mask does.  Busa pembersih yang mengandung teh lavender dan garam dari Himalaya, membantu melembabkan kulit sembari membersihkan kotoran dan minyak.  Membuat kulit terasa lembut dan kenyal, seperti habis menggunakan masker... Hmmmm, kira-kira rasanya bagaimana di kulit saya...;)

Tampilan produk sebelum dibusakan...
Warnanya putih, hampir sama dengan yang Egg White Pore Foam.  Wanginya enak, lembuut, walaupun dibilang lavender tapi wanginya beda dengan lavender yang ada di aromaterapi. Ini lebih lembut.  Ada butiran-butiran yang halus, saya rasa itu butiran garamnya.  Si garam warnanya putih juga, jadi tidak terlalu terlihat jelas kecuali kalau diraba.

Tampilan produk setelah dibusakan dengan sedikit air...
Busanya tidak terlalu banyak, mungkin ciri khasnya produk Skinfood kali ya, tidak banyak menggunakan bahan detergen.  Setelah dibusakan, garamnya itu larut jadi fungsinya bukan sebagai scrub.  Ya ada beberapa yang masih tersisa dan kalau diaplikasikan di wajah terasa kasar, tapi lama-lama larut dan tidak cukup sebagai eksfoliator.  Karena mengandung garam, saya coba icip sedikit foamnya, jilat dikiiiit...ternyata memang ada rasa asin :D.

Ada sensasi sedikit lengket ketika busa dibilas dengan air, tapi setelah itu hilang.  Bikin kulit terasa lembab?  Hohoho, ternyata benar.  Biasanya setelah cuci wajah saya harus segera mengaplikasikan toner ke wajah, tapi ini saya tinggal sholat dulu, atau saya berpakaian dulu...tetap berasa tidak kering.  Menarik...untuk dibeli full sizenya :D, tapi mungkin nanti saja.  Saya sedang tertarik untuk membeli punya Etude House, walaupun belum tahu beli atau tidak.

Ini ukuran full sizenya...
sumber : http://eng.theskinfood.com
Warna ungu mudanya cakep ya?  Hahaha...entah kenapa, semua kemasan produk Skinfood ini lucu-lucu dan imuuut.  Suka aja ngeliatnya...:)

Itu cerita saya tentang Skinfood Lavender tea Salt Mask Foam.  Ada yang sudah pakai full sizenya?  Bagi ceritanya ya, sila tinggalkan komentar dan alamat blog kamu, dengan senang hati saya akan berkunjung.

Thank you for reading and visiting my blog :)





Sabtu, 02 Februari 2013

[REVIEW] Skinfood Fresh Apple Sparkling Pore Line

Halo temans ^____^

Semangat bulan Februari!

Produk skincare dari Korea Selatan terkenal dengan berbagai jenis produk dalam satu seri (line).  Mungkin tidak hanya dari Korea ya, beberapa merk dari luar Korea juga sering mengeluarkan seri produk yang terbuat dari bahan yang sama.  Contohnya The Body Shop Tea Tree Oil Series.  Kali ini saya mau cerita tentang produk Skinfood, yaitu Fresh Apple Sparkling Pore Line.  Seri produk ini ditujukan untuk kulit wajah yang berpori-pori besar dan berminyak.  Itu adalah salah satu pertimbangan saya ketika saya memutuskan membeli produk ini.  Tujuan lo apa? (mengutip tagline Ligwina Hananto). Tujuan gue, ngecilin pori-pori wajah gue....(jdaaaar...:D)

Seperti yang udah pernah saya ceritakan, ritual saya sebelum dandan pagi adalah cuci muka dengan sabun pembersih (sabun bayi) - toner - pelembab (emulsion) - dandan.  Terus di malam hari sebelum tidur adalah membersihkan dandanan dengan baby oil - cuci muka dengan sabun - toner - krim malam.  Nah, seri Fresh Apple ini menyediakan semua.  Idealnya kalau semua produk seri ini dipakai maka dalam waktu 28 hari pori-pori akan mengecil...;), ini iklannya...
sumber : google.com
Ini gambar komplet seri produk ini...
sumber : google.com

Banyak ya bok! Tapi kalo harus beli semua, saya nggak sanggup...karena harganya lumayan mahal.  Akhirnya saya cuma beli cleansing oil, toner, dan creamnya saja.
Ini produk seri Fresh Apple yang saya pakai...
belakang : cleansing oil dan toner. depan : cream
Waktu itu pesan emulsion juga tapi ternyata lagi out of stock, saya cancel deh.  Yuk, kita bahas satu persatu.  Kalau ceritanya jadi panjang, jangan bosan untuk baca sampai selesai ya...:)

Cleansing oil
Deskripsi produk : a lightweight cleansing oil that thoroughly removes even the toughest makeup along with pore-clogging impurities. Contains fresh unripe green apple extract.  Pembersih dalam bentuk minyak cair, membersihkan bahkan riasan yang berat dan mencegah pembesaran pori-pori.  Mengandung ekstrak apel hijau mentah yang segar.

Kemasan botol dilengkapi pump dan pengamannya, sehingga jumlah yang akan dipakai lebih terkontrol juga aman dibawa pergi. Tampilan produknya lebih seperti air, bukan minyak.  Baru terasa seperti minyak ketika dituang ke tangan dan diaplikasikan ke kulit wajah. Seperti ini...
Cara pakainya oleskan produk secukupnya ke kulit wajah, ratakan, dan pijat dengan lembut. Basahi tangan dengan air dan pijat kembali kulit wajah sampai minyak berubah warna menjadi putih susu.  Bilas dengan air, dan lanjutkan dengan busa sabun pembersih wajah untuk hasil lebih maksimal.

Pertama kali pakai di wajah rasanya enak, ringan, dan bersih.  Ketika pakai toner, sisa kotoran yang tertinggal hampir tidak ada.  Hanya setelah beberapa kali pemakaian, berasa kering di lipatan hidung. Hmmm...kira-kira kenapa ya? Hehehe, mungkin karena kulit saya yang cenderung kering tapi pori-porinya besar, jadi nggak cocok dengan produk ini ya.  Akhirnya cleansing oil ini dipakai sama suami, yang kulit wajahnya memang berminyak dengan pori-pori besar.  Hasilnya lumayan, saya perhatikan kulit wajahnya sekarang tidak terlalu berminyak lagi, pori-pori sih belum mengecil banget.

Harganya lumayan mahal bok, saya ikutan PO di Rie Butik dengan harga IDR125,000.  Di GMarket juga ada tapi harganya lebih mahal.  Beli lagi?  Sepertinya tidak.  Suami sedang saya paksa mencoba sabun wajah dari TBS TeaTree Oil series :) (baca review di sini)

Toner
Deskripsi produk : a carbonated toner with fresh unripe green apple extract that cleanses soap residue and skin impurities while tightening pores. Toner yang terkarbonasi dengan ekstrak apel hijau, mengangkat sisa-sisa sabun dan kulit mati sambil mengecilkan pori-pori.

Kemasan berupa botol dari kaca (salah satu yang membuat harga produk Skinfood lebih mahal), dengan tutup yang cantik.  Mulut botol ditutup dengan tutup plastik berlubang kecil, sehingga tidak perlu khawatir toner keluar terlalu banyak di kapas.
Bentuknya seperti air biasa, dipakai setelah mencuci wajah dengan sabun wajah.  Cara pakainya dengan kapas, diseka dengan lembut ke arah atas kulit wajah, lalu ditepuk-tepuk.

Toner ini enak dan ringan dipakai, walaupun mengandung alkohol (karena ditujukan untuk kulit berminyak) tapi tidak berasa kering di kulit.  Saya sudah menghabiskan 2 botol toner dan belum ada tanda-tanda pori-pori mengecil :D.  Cuma memang setelah pakai toner ini, kulit wajah terasa segar banget.  Enak untuk dipakaikan pelembab. 

Harga PO di Rie Butik adalah IDR135,000.  Beli lagi?  Sepertinya tidak.  Sekarang saya lagi pakai Etude House Wonder Pore yang lebih murah dengan fungsi yang sama, semoga lebih ampuh...

Cream
Deskripsi produk : a cooling and hydrating fresh unripe green apple extract and carbonated water that controls sebum production and tightens pores.  Krem wajah yang sejuk dan melembabkan dari dalam, mengandung ekstrak apel hijau dan air terkarbonasi untuk mengontrol produksi sebum dan mengecilkan pori-pori.

Sama seperti toner, kemasannya terbuat dari botol kaca dengan tutup yang cantik terbuat dari aluminium. Di dalamnya ada tutup lagi, terbuat dari plastik.
Tekstur krimnya cenderung cair, dan terasa ringan sekali.  Ketika dioleskan di kulit wajah, krim cepat menyerap dan tidak terasa lengket.  Hehehe, bisa dibilang ini krim favorit saya.  Sesudah pakai krim ini, pakai bb cream hasilnya tetap kelihatan dewy.  Sayangnya, krim ini sering out of stock di Korea sana, banyak yang suka kali ya.

Harga PO di Rie Butik adalah IDR140,000.  Beli lagi?  Belum tahu, pengen sih...tapi pelembab yang sekarang saya pakai masih banyak banget :D.  Nanti dulu deh...

Kesimpulan
Buat saya, hasil yang saya dapat tidak sesuai dengan yang diiklankan.  Hehehe...iyalah, iklannya kan harus pakai produk secara komplet.  Saya cuma pakai cleansing oil, toner, dan creamnya.  Itu juga tidak banyak dan tidak saya teruskan, padahal kalau pengen hasil yang maksimal musti telaten dan sabar, karena produk yang berbahan alami tidak memberikan hasil yang instan.  Mungkin juga kondisi udara Indonesia yang berbeda dengan Korea, jadi efek yang dihasilkan juga tidak sama.

Nah, itu cerita saya tentang produk Skinfood Fresh Apple Sparkling Line, cukup panjang dan semoga berguna ya.

Thank you for reading and visiting my blog :)











Rabu, 30 Januari 2013

[SAMPLE] Skinfood Egg White Pore Foam

Halo temans ^____^

Cerita sampel lagi ya, sorry...daripada sampel saya menumpuk tidak terpakai, mau dikasihkan ke teman juga bingung (lha wong cuma 1 sachet), ya dicobain saja.  Ukuran sampel biasanya untuk 4 - 5x pakai, lumayanlah...:).  Siapa tahu akhirnya tertarik untuk beli full sizenya...:p

Kali ini saya mencoba sampel foam pembersih wajah dari Skinfood, yaitu Egg White Pore Foam.  Ini tampilan bagian depan sachetnya...
Warna sachetnya kuning gading, ada gambar telur dan cupid khasnya Skinfood.  Nama produk ditulis dalam bahasa Inggris (untuuung...).  Bagian belakang sachet seperti ini...
Kayaknya keterangan produk di semua sampel nggak ada yang berbahasa Inggris, pakai Hangeul semua. Terpaksa ngintip dan nyontek di websitenya : http://eng.theskinfood.com/

Egg White Pore Foam : a pore-refining cleanser with egg white extract that deep-cleanses pores with white foam.  Terjemahan bebasnya : busa putih pembersih dengan ekstrak putih telur, membersihkan hingga ke dalam pori dan membuat pori terlihat lebih halus.  Cocok nih, buat yang berpori-pori besar kayak saya :D.

Tampilan produk seperti ini...
Sesuai dengan namanya warna sabun sebelum dibusakan putih susu.  Ada sekilas tercium wangi khas sabun wajah. Saya jadi teringat dengan wangi sabun wajah merk Biore jaman dulu waktu saya SMP.  Sekarang nggak tahu wanginya Biore kayak apa.  Setelah dibusakan dengan sedikit air, seperti ini...
Wanginya lebih jelas tercium sesudah dibusakan.  Busa yang dihasilkan tidak terlalu banyak, dibandingkan dengan busanya Etude House Baking Powder yang kemarin saya ceritakan (baca di sini).  Jumlah yang saya pakai kira-kira sama siih...:).

Busanya lembut ketika dipakai di kulit wajah walaupun jumlahnya tidak banyak.  Sehabis dibilas ada rasa licin dan lembab.  Beberapa menit setelah cuci muka, timbul sedikit rasa kering tapi tidak sekering kalau pakai Etude House.  Ya tetap harus pakai toner sih, untuk mengangkat sisa-sisa sabun dan melembabkan kulit.

Hihihi, karena cuma 5x pakai efek pori-pori mengecil belum kelihatan.  Belum tahu mau beli full sizenya atau tidak.  Saat ini sih belum, masih suka dan cinta dengan Johnson's Baby Milk Soap.  Pengen tau kayak apa full sizenya, ini dia...
sumber : http://eng.theskinfood.com
Sekian dulu ceritanya, kalau ada yang udah pakai secara full size, saya dikasih reviewnya dong :).  Sila tinggalkan komentar dan alamat blog kamu ya.

Thank you for reading and visiting my blog.