Tampilkan postingan dengan label sample. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sample. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Agustus 2013

[SAMPLE] Skinfood Gold Kiwi Serum dan Emulsion

Halo temans ^____^

Punya kulit kombinasi kayak saya? Ada bagian yang kering terutama sekitar bibir dan lipatan hidung, sekaligus berminyak dengan pori-pori yang lumayan kelihatan besar? Bingung pakai pelembab untuk jenis kulit yang mana?

Sama dooong...:)

Memang dalam 6 bulan ini saya pakai Etude House Skin Malgeum Emulsion sebagai pelembab di pagi hari, dan hasilnya juga cukup memuaskan di wajah. Cuma godaan beli dan cobain sample memang besar sekali yah...XD. Akhirnya saya beli sample Skinfood Gold Kiwi Serum dan Emulsion di online shop twitternya mbak Vina, @jualsample. Saya beli 5 sachet untuk masing-masing, 2 sachet saya jadikan hadiah giveaway kemarin, sisanya saya coba. 

Skinfood Gold Kiwi Serum


Skinfood Gold Kiwi Serum, pelembab yang kaya akan zat pemutih dari buah gold kiwi, mengembalikan dan memperbarui kulit dari dalam (terjemahan dari keterangan produk di situs resmi Skinfood). Cairan serum berwarna putih agak keruh, tidak terlalu kental, dan wanginya segar.

Saya pakai serum ini sesudah toner, dan sebelum krim malam Skinfood Steam Milk Mask Cream. Baru kali ini saya pakai serum, dan hasilnya...enak pemirsa :D. Biasanya kalau hanya pakai krim malam, di wajah hanya terasa lembab saja, tidak kenyal. Dengan ditambahkan serum, di pagi hari kulit wajah saya terasa kenyal dan lembut.  Sukaaaa banget sama serum ini. Isi 1 sachet bisa untuk 2 - 3 kali pemakaian di seluruh muka. 

Beli full size? Kayaknya sih iya :D, tapi harus nabung dulu karena harganya lumayan mahal.

Skinfood Gold Kiwi Emulsion


Skinfood Gold Kiwi Emulsion, deskripsi produk di website Skinfood sama dengan Serumnya, jadi saya tidak tulis lagi. Cairan emulsion berwarna putih bersih, lebih kental daripada serum, dan wanginya segar.

Memang sik, orang Korea dikenal suka memakai produk perawatan kulit yang berlapis-lapis. Idealnya : serum - emulsion - cream, padahal fungsinya hampir sama :D. Saya pakai emulsion ini di pagi hari, sesudah toner dan sebelum bb cream. Hasilnya...saya juga suka. Cairan langsung menyerap di kulit, tanpa meninggalkan kesan lengket. Kulit langsung terasa lembut, kelihatan glowy tapi nggak banget-banget. Isi 1 sachet bisa buat 2 kali pemakaian. Ih, suka banget sama Gold Kiwi Emulsion ini. Menyesal juga kenapa nggak dari dulu dicobain. Hihihi...

Beli full sizenya? Pastilaaah, tapi harus nabung lagi. Nggak apa-apa...semangat nabung :D. Atau beli sample lagi aja yaaa? Hihihi...

Segitu dulu ceritanya ya. Makasih sudah main dan baca cerita ini :)





Kamis, 25 Juli 2013

[SAMPLE] Etude House Silk Scarf Conditioner

Halo temans ^____^

Eh, sudah lama saya nggak cerita tentang sample ya. Hihihi, sekarang koleksi sample saya nggak banyak, karena sebagian saya teruskan untuk yang belanja di Dina's Shop. Yang sudah pernah saya coba, saya jadikan bonus sample. Yang belum saya coba, saya simpan dan akan saya coba kapan-kapan. Salah satu yang saya coba hari ini adalah produk perawatan rambut dari Etude House, yaitu Silk Scarf Conditioner.

Beberapa beauty blogger cerita kalau produk perawatan rambutnya Etude House itu biasa-biasa saja, tidak ada yang istimewa. Kalau perawatan kulit wajah sih oke, tapi kalau rambut mending pilih merk lain, kasarnya begitu. Marilah dicoba, nggak akan tahu benar atau tidaknya kalau tidak dicoba...




Kemasan sample dari plastik berwarna merah muda yang terlihat lembut dan feminin sekali :). Ada keterangan produk di bagian belakang, pakai huruf Hangeul, jadi saya harus mencari lagi. Saya dapat keterangan dari blog Mad About My Skin, seperti ini :
  • Diformulasikan dengan berbagai minyak yang mengkilapkan rambut : camelia, argan, biji bunga matahari, dan biji macadamia
  • Memberikan nutrisi ke bagian dalam rambut
  • Ekstrak pohon baobab yang dapat melembabkan rambut
  • Dengan aroma buah dan bunga yang segar
  • Cara pakai conditioner : setelah sampo, bilas rambut, keringkan sebentar, pakai conditioner dan biarkan 1 - 2 menit lalu bilas.
Tekstur cairan sama seperti conditioner pada umumnya. Agak kental dengan warna merah muda pucat. Wanginya sekilas ada wangi bunga yang segar. Ketika digosokkan ke tangan, rasanya kurang lembab, beda dengan conditioner yang biasa saya pakai.

Hasilnya di rambut?

Hahaha, memang mengecewakan. Dibandingkan dengan conditioner merk lokal, jauh lebih bagus yang merk lokal. Di rambut lebih lembut, meskipun saya baru pertama kali pakai merk lokal tersebut. Rambut sama sekali tidak ada rasa lembut, tidak ada bedanya dengan hanya memakai sampo saja. Atau mungkin jangan-jangan harus pakai 1 set ya? :D. Apalagi kalau dibandingkan dengan samplenya Skinfood Argan Oil Silk Hair Mask Pack. Ya memang beda jenis juga ya, yang satu conditioner yang satu hair mask pack, tapi menurut saya dua-duanya hampir sama fungsinya yaitu melembutkan rambut.

Ya kalau disuruh beli full size saya juga mikir sik, karena kayaknya mahal. Kalau untuk beli yang Skinfood saya mau deh, karena benar-benar membuat rambut jadi lebih lembut. Hohoho, segitu dulu cerita saya tentang sample hari ini.

Thank you for reading and visiting my blog :)

Selasa, 26 Februari 2013

[SAMPLE] Skinfood Argan Oil Silk Hair Mask Pack

Halo temans ^____^

Cobain sample lagi yuuuk :D.  Kali ini bukan produk perawatan kulit wajah melainkan untuk perawatan rambut.  Keluarannya Skinfood, yaitu Argan Oil Silk Hair Mask Pack.  Ohooo...Skinfood ini lengkap banget produknya, dari kepala sampai kaki ada semua. Do check their website here.

Saya dapat sample ini dari pembelanjaan di GMarket, waktu itu sellernya lagi baik banget kali ya...saya dapat sample lumayan banyak.  Langsung aja yuuk :)

Tampilan depan sachet sample...


Yang saya suka dari sachet sample produk Skinfood adalah mereka tetap kelihatan cute dan gambarnya sama dengan botol full size-nya. Rasanya pengen ngumpulin sachet-sachet ini... *nyampah*

Tampilan belakang sachet sample...


Kalau ukuran sachet agak besar begini, keterangan dan cara pakai dalam bahasa Inggris juga dicantumkan.


Keterangan produk dan cara pakai, saya perbesar gambarnya...
 
Tadinya bingung, apa ya hair mask pack ini?  Udah gitu, kata-kata "argan oil" itu membuat saya berpikiran, duuuh...ini minyak rambut apa ya?  Malas banget makainya kalau ini minyak rambut :D
Pas baca lagi, oalaaaah...ini sih sebelas-duabelas sama conditioner.  Saya ini bukan orang yang rajin merawat rambut, sudah lama sekali saya tidak pernah pakai conditioner.  Makanya rambut saya kering, kusam, dan rontok.  Akhirnya saya say goodbye sama rambut panjang :)

Isinya kayak bagaimana? Yuuuk...


Kaaan, ini emang conditioner yak... Teksturnya sedikit kental, mirip dengan conditioner ginseng keluaran Sunsilk dulu (kalau belum berubah), bahkan wanginya pun hampir sama, tapi ini lebih tajam ding... dan entah kenapa, saya tidak terlalu suka :(

Selayaknya conditioner, dipakainya habis shampo-an.  Rambut bersih dibilas, tiriskan air yang berlebihan, lalu usap-usap mulai dari tengah rambut sampai ujungnya.  Bagian tengah dan ujung beres, pelan-pelan usap ke bagian rambut dekat akar tapi jangan mengenai kulit kepala.  Sudah semua kena, diamkan sebentar selama 5 menit lalu bilas dengan air hangat.  Saya nggak punya pemanas air jadi siram aja pakai air biasa :D.

Hmmmm...rasanya di rambut bagaimana?  Yang pasti lembut.  Mungkin karena rambut saya sudah pendek, jadi terasa lebih lembut di tangan. Habis dibilas, nggak kusut rambutnya.  Hehehe, entah kalau rambut saya masih panjang. Sepertinya saya memang harus mulai rajin pakai conditioner lagi niiih....:(

Satu sachet ini bisa dipakai 2 kali kalau rambutnya ngga panjang-panjang banget. Lumayan deeeh...
Saya akan beli full size nggak?  Kayaknya sih nggak... Saya cukup pakai shampo dan conditioner produk lokal saja...:).  Kalau mau liat full sizenya, saya kasih fotonya...
sumber : http://eng.theskinfood.com
Semoga cerita sample ini berguna... see you next post.

Thank you for reading and visiting my blog :)

Jumat, 08 Februari 2013

[SAMPLE] Baviphat Apple All in One Peeling Gel

Halo temans ^____^

Pheeeew, akhirnya bruntusan di jidat sudah mulai menghilang, berkat bantuan Gizi Super Cream (baca review di sini) dan kembali rajin membersihkan wajah dengan baby oil dan sabun Johnson's (review di sini dan di sini).  Trus mau apa kalo bruntusannya udah ilang?  Hihihi...mau cobain sample yang lain lagi :D.  Kali ini bukan cleanser foam, tapi peeling gel.

Sample yang saya dapat adalah Baviphat Apple All in One Peeling Gel.  Mungkin banyak yang masih asing dengan merk Baviphat ini ya?  Saya sendiri juga baru baca dan lihat ketika browsing di GMarket dan Rie Butik.  Oooo...ada toh, merk ini.  Baru kenalnya Etude House sama Skinfood aja.

Ini tampilan depan sample...
Lucu ya?  Gambarnya buah apel yang pakai head-set begitu :D. Bagian belakang sample...
Saya coba cari ke websitenya, hauuuu...ternyata di website hanya menyediakan keterangan dalam huruf Hangeul juga, tidak ada versi bahasa Inggrisnya, apalagi bahasa Indonesia (ya iyalaaah...).
Akhirnya nyontek di keterangan produk websitenya Rie Butik.

Deskripsi produk : this peeling gel help remove dead skin cells to improve the cell renewal rate. Contains apple extract which also helps to prevent dryness and brighten dulled looking skin. Berfungsi  untuk mengangkat sel kulit mati, membantu mempercepat pertumbuhan sel yang baru.  Mengandung ekstrak buah apel yang membantu mencegah kulit kering, serta mencerahkan kulit yang kusam.

Tampilan produk seperti ini...
Warnanya putih, kalau diraba terasa ada butir-butir halus.  Mirip dengan scrub lulur tapi karena ini untuk dipakai di wajah, teksturnya lebih lembut.  Wanginya seperti wangi apel hijau :).
Lihat lebih dekat lagi...
Kalau baca-baca review dari orang-orang, peeling gel ini dipakai ketika membersihkan make-up.  Jadi sesudah make-up dibersihkan pakai remover, pakai peeling gel ini dulu.  Taruh di wajah, ratakan, putar dan pijat secara lembut dengan gerakan memutar selama 1 - 2 menit.  Bilas dengan air hangat, lalu lanjutkan dengan cleansing foam.

Waduuh, saya pakai ini di pagi hari.  Nggak apa-apa deh, masih ada 1 sachet lagi dan akan saya pakai di malam hari :).  Kesan pertama setelah pakai?  Enak, seperti ngelulurin badan.  Hasilnya juga kurang lebih sama seperti scrub badan, gelnya berubah bentuk menjadi bulir-bulir panjang gitu, dan warnanya sedikit berubah menjadi agak kusam, nggak putih lagi.  Sehabis dibasuh dengan air hangat lebih enak lagi, kulit terasa lebih lembut.

Meskipun baru 1x pakai, efek lembutnya langsung berasa mungkin karena sel kulit matinya diangkat ya jadi kulit wajah terasa lebih lembut.  Efek mencerahkan belum terlihat, mungkin harus rajin-rajin pakai selama sebulan kali ya, dengan frekuensi 2x seminggu.  Hmmmm, menarik untuk dibeli full sizenya. Habiskan dulu yang Skinfood ya, baru beli yang ini...:D
Ini versi full sizenya.
sumber : http://riebutik.multiply.com

Itu cerita sample kali ini.  Siapa yang udah coba untuk beberapa minggu?  Sharing efeknya ya.

Thank you for reading and visiting my blog :)


Minggu, 03 Februari 2013

[SAMPLE] Skinfood Lavender tea Salt Mask Foam

Halo temans ^____^

Yes, ini sample terakhir dari produk cleansing foam yang saya punya, yaitu Skinfood Lavender tea Salt Mask Foam.  Sepertinya kulit wajah saya sudah pada batas mencoba sample, karena mulai keluar bruntusan kecil-kecil di jidat, waktunya kembali ke sabun bayi seperti biasa.  Kalau sudah kembali normal, dengan senang hati saya mencoba sample jenis produk lain yang masih ada, dan pastinya akan saya bagi ceritanya di sini...:)

Langsung ke tampilan sachet produk. Ini bagian depan...
Warna dasar kemasan putih gading, dengan teks berwarna ungu, warna khas bunga lavender.  Perhatikan bentuknya, mengikuti bentuk botol garam meja, yang juga ada gambarnya di kemasan.
Bagian belakang sachet...
Deskripsi produk (dicontek dari http://eng.theskinfood.com) : a foaming cleanser infused with lavender tea and Himalayan salt that helps moisturize skin while washing away dirt and oil. Leaves skin soft and supple, like a facial mask does.  Busa pembersih yang mengandung teh lavender dan garam dari Himalaya, membantu melembabkan kulit sembari membersihkan kotoran dan minyak.  Membuat kulit terasa lembut dan kenyal, seperti habis menggunakan masker... Hmmmm, kira-kira rasanya bagaimana di kulit saya...;)

Tampilan produk sebelum dibusakan...
Warnanya putih, hampir sama dengan yang Egg White Pore Foam.  Wanginya enak, lembuut, walaupun dibilang lavender tapi wanginya beda dengan lavender yang ada di aromaterapi. Ini lebih lembut.  Ada butiran-butiran yang halus, saya rasa itu butiran garamnya.  Si garam warnanya putih juga, jadi tidak terlalu terlihat jelas kecuali kalau diraba.

Tampilan produk setelah dibusakan dengan sedikit air...
Busanya tidak terlalu banyak, mungkin ciri khasnya produk Skinfood kali ya, tidak banyak menggunakan bahan detergen.  Setelah dibusakan, garamnya itu larut jadi fungsinya bukan sebagai scrub.  Ya ada beberapa yang masih tersisa dan kalau diaplikasikan di wajah terasa kasar, tapi lama-lama larut dan tidak cukup sebagai eksfoliator.  Karena mengandung garam, saya coba icip sedikit foamnya, jilat dikiiiit...ternyata memang ada rasa asin :D.

Ada sensasi sedikit lengket ketika busa dibilas dengan air, tapi setelah itu hilang.  Bikin kulit terasa lembab?  Hohoho, ternyata benar.  Biasanya setelah cuci wajah saya harus segera mengaplikasikan toner ke wajah, tapi ini saya tinggal sholat dulu, atau saya berpakaian dulu...tetap berasa tidak kering.  Menarik...untuk dibeli full sizenya :D, tapi mungkin nanti saja.  Saya sedang tertarik untuk membeli punya Etude House, walaupun belum tahu beli atau tidak.

Ini ukuran full sizenya...
sumber : http://eng.theskinfood.com
Warna ungu mudanya cakep ya?  Hahaha...entah kenapa, semua kemasan produk Skinfood ini lucu-lucu dan imuuut.  Suka aja ngeliatnya...:)

Itu cerita saya tentang Skinfood Lavender tea Salt Mask Foam.  Ada yang sudah pakai full sizenya?  Bagi ceritanya ya, sila tinggalkan komentar dan alamat blog kamu, dengan senang hati saya akan berkunjung.

Thank you for reading and visiting my blog :)





Rabu, 30 Januari 2013

[SAMPLE] Skinfood Egg White Pore Foam

Halo temans ^____^

Cerita sampel lagi ya, sorry...daripada sampel saya menumpuk tidak terpakai, mau dikasihkan ke teman juga bingung (lha wong cuma 1 sachet), ya dicobain saja.  Ukuran sampel biasanya untuk 4 - 5x pakai, lumayanlah...:).  Siapa tahu akhirnya tertarik untuk beli full sizenya...:p

Kali ini saya mencoba sampel foam pembersih wajah dari Skinfood, yaitu Egg White Pore Foam.  Ini tampilan bagian depan sachetnya...
Warna sachetnya kuning gading, ada gambar telur dan cupid khasnya Skinfood.  Nama produk ditulis dalam bahasa Inggris (untuuung...).  Bagian belakang sachet seperti ini...
Kayaknya keterangan produk di semua sampel nggak ada yang berbahasa Inggris, pakai Hangeul semua. Terpaksa ngintip dan nyontek di websitenya : http://eng.theskinfood.com/

Egg White Pore Foam : a pore-refining cleanser with egg white extract that deep-cleanses pores with white foam.  Terjemahan bebasnya : busa putih pembersih dengan ekstrak putih telur, membersihkan hingga ke dalam pori dan membuat pori terlihat lebih halus.  Cocok nih, buat yang berpori-pori besar kayak saya :D.

Tampilan produk seperti ini...
Sesuai dengan namanya warna sabun sebelum dibusakan putih susu.  Ada sekilas tercium wangi khas sabun wajah. Saya jadi teringat dengan wangi sabun wajah merk Biore jaman dulu waktu saya SMP.  Sekarang nggak tahu wanginya Biore kayak apa.  Setelah dibusakan dengan sedikit air, seperti ini...
Wanginya lebih jelas tercium sesudah dibusakan.  Busa yang dihasilkan tidak terlalu banyak, dibandingkan dengan busanya Etude House Baking Powder yang kemarin saya ceritakan (baca di sini).  Jumlah yang saya pakai kira-kira sama siih...:).

Busanya lembut ketika dipakai di kulit wajah walaupun jumlahnya tidak banyak.  Sehabis dibilas ada rasa licin dan lembab.  Beberapa menit setelah cuci muka, timbul sedikit rasa kering tapi tidak sekering kalau pakai Etude House.  Ya tetap harus pakai toner sih, untuk mengangkat sisa-sisa sabun dan melembabkan kulit.

Hihihi, karena cuma 5x pakai efek pori-pori mengecil belum kelihatan.  Belum tahu mau beli full sizenya atau tidak.  Saat ini sih belum, masih suka dan cinta dengan Johnson's Baby Milk Soap.  Pengen tau kayak apa full sizenya, ini dia...
sumber : http://eng.theskinfood.com
Sekian dulu ceritanya, kalau ada yang udah pakai secara full size, saya dikasih reviewnya dong :).  Sila tinggalkan komentar dan alamat blog kamu ya.

Thank you for reading and visiting my blog.



Kamis, 24 Januari 2013

[SAMPLE] Etude House Baking Powder Cleansing Foam Moist

Halo temans ^____^

Aaaaah, akhirnya mencoba juga salah satu sample produk yang didapat dari belanja kosmetik di GMarket.  Sengaja saya nggak buat review karena pemakaian sample kan, biasanya cuma 3 - 4x pakai jadi efeknya nggak berasa banget.  Sekedar sharing kemasannya, produknya seperti apa, dan sekilas rasa yang ditimbulkan setelah memakai produk sudah cukup.  Nggak panjang kok...:)

Salah satu sample yang saya saya dapat adalah Etude House Baking Powder Cleansing Foam Moist.  Setelah saya browsing, Baking Powder ini adalah satu cleanser series yang dikeluarkan Etude House.  Variannya banyak, ada cream makeup remover, deep pore cleansing, bb cream cleansing, ada soda capsule, dan macam-macam lainnya.  Yang saya dapat sepertinya untuk jenis kulit kering karena ada kata "moist"nya (sok tau dikiiit..), kalau cocok dan enak dipakai mau juga beli versi kemasan gedenya.

Yuuuk, kita lihat kemasan samplenya. Ini bagian depan...
Warna kemasan samplenya merah muda yang lembut, cantik banget...produk Etude House kebanyakan warnanya girly ya :)
Ini bagian belakang kemasan...
Uhuuuk, huruf Hangeul semua.  Mentang-mentang sample, sama sekali ngga ada keterangan dalam bahasa Inggris. Akhirnya cari deksripsi produk di toko-toko GMarket deeh. Untung dapet, ini deskripsi produknya : formulated with baking powder to penetrate and cleanse deep within pores to remove makeup and residues. Cleansing foam texture supplies rich, smooth lather for moist sensation.
Terjemahan bebasnya : pembersih yang diformulasikan dengan baking powder, untuk membersihkan pori-pori wajah secara mendalam, mengangkat makeup dan sisa-sisanya.  Dengan tekstur busa yang lembut memberikan sensasi melembabkan....hadeeeeh, saya nggak pinter menerjemahkan...:(

Tampilan produk sebelum menjadi busa...
Eheeee, saya sudah lama sekali nggak pakai cleansing foam khusus untuk wajah.  Selama ini pakai sabun bayi terus.  Warnanya putih, tekstur tidak terlalu cair dan tidak terlalu padat.  Baunya sekilas ada wangi jeruk, kalau sudah dibusakan baunya sekilas seperti bau pasta gigi anak-anak yang rasa jeruk :D.

Tampilan produk sesudah dibusakan...
Hihihi, sebenarnya busanya lebih banyak...yang di tangan kanan sudah saya taruh di muka, kan tangannya mau dipake fotoin si busa. Mau minta tolong suami, ngga enaaak...:D

Sesuai dengan deskripsinya, si busa emang enak banget dipakai di muka.  Lembuut, waktu digosok pelan-pelan ada sensasi licin di muka. Hmmmm, pijat-pijat lembut kulit wajah ala artis korea, puter-puter 30 kali di pipi dan dagu, 20 kali di jidat dan hidung...:D.  Habis itu dibilas dengan air bersih, idealnya sih air hangat...tapi repot ya boook...udah malem juga.

Tapi nggak tau nih, efek moistnya di mana?  Setelah wajah dibilas sih emang ada sensasi lembab gitu, nggak keset.  Tapi dasar kulit wajah saya yang oneng kali ya, beberapa menit setelah itu berasa agak kering.  Harus segera dipakaikan toner...kalau nggak berasa kering.

Kesimpulannya : produk enak dipakai untuk orang yang kulitnya normal.  Tadi malam coba lagi pakai tapi sebelumnya bersih-bersih pakai baby oil dulu, jadi double cleansing...lumayan hasilnya, ngga kering banget.  Lalu kayaknya nggak deep clean deh, biasa aja...karena waktu pakai toner masih ada sisa kotoran di kapas.  Mungkin dari airnya juga siiih...:D.

Beli kemasan penuh?  Nggak dulu deh, nanti-nanti aja... Omong-omong, kemasan penuhnya kayak begini...
Kalau nggak salah ada ukuran 30 ml dan 150 ml.  Harganya belum tahu, kalau iseng jalan ke Rie Butik saja...:).  Itu saja ceritanya...

Thank you for reading and visiting my blog.












Jumat, 21 Desember 2012

[RANDOM] Jual beli sampel kosmetik (bukan jualan lho ya...)

Halo temans :)

Apa yang diingat jika ada yang menyebut kata-kata sampel?  Kalau saya, jadi inget laboratorium, eh..bukan ding.  Saya ingetnya adalah contoh produk dalam bungkus yang kecil-kecil, sachetan gitu. Ingetnya jadi shampoo sachetan deh, praktis kalau dibawa pergi :D.

Nah, semenjak saya keracunan dan kecanduan kosmetik Korea Selatan, saya jadi rajin ngumpulin banyak sampel. Lumayan banyak, tapi nggak tau kapan itu akan dipakai.  Berhubung kemasan sampel itu tempatnya terbatas, keterangan produk hanya ditulis dalam bahasa Korea (huruf han-geul gitu...) jadi musti browsing dulu di internet untuk tau deskripsi produknya.  Kalau sudah dapat kegunaannya untuk apa, baru berani pakai...:D.

Yang namanya sampel biasanya diberikan secara gratis kepada pelanggan supaya ikut mencoba produk itu. Jarang saya temukan pelanggan harus membeli sampel, tapi kayaknya di Indonesia sekarang ini jarang yang kasih-kasih sampel, atau saya yang nggak pernah dapet ya?  Nggak enaknya sampel gratisan dari belanja adalah jumlahnya cuma 1 sachet per produk :(.  Jadi nggak berasa nendang khasiat produknya.  Perlu diingat yah, efek dari kosmetik itu nggak instan.  Butuh waktu agak lama, kalau ada yang kasih efek instan, patut dicurigai mengandung bahan berbahaya.

Terus kalau pengen nyobain suatu produk, gimana dooong?  Padahal nggak dapet sampel produk itu?

Nah ini...akhir-akhir ini saya perhatikan, mulai banyak yang menjual sampel-sampel kosmetik tersebut.  Padahal pada beberapa kemasan sampel tersebut ada tulisan "NOT FOR SALE".  Si mbak seller promonya begini : mau beli produk A tapi takut nggak cocok? Cobain sampelnya aja duluuu, muraaah...hanya 5ribu/sachet.

Tuiiiiiing....

Tadinya saya sedikit meremehkan promo tersebut. Diiiih, sampel kok dijual sih?  Dapet darimana barangnya? Kalau sedianya banyak, masa' iya ada yang nyuplai sampel segitu banyaknya? Yang nyuplai pertama dapet darimana? Nyelundupin dari pabriknya?  Arararara...banyak pertanyaan mondar-mandir di otak saya.  Then, zaaaap... Wait, kosmetik Korea ini harganya nggak murah.  Kalau saya maksain beli kemasan penuh botolan gede, tapi ternyata nggak cocok...itu botol mau menuh-menuhin lemari doang?

Akhirnya dengan memberanikan diri saya beli sampel bb cream. Belanjaan saya di GMarket kemarin salah satunya adalah hasil dari nyobain sampel bb cream itu. Untungnya cocok, jadi saya berani beli kemasan penuhnya. Sekarang saya lagi cobain sampel masker dari Skinfood, moga-moga cocok juga jadi saya bisa beli botolannya.

Sedikit obrolan dengan penjual sampelnya, peminat sampel kosmetik Korea ini ternyata nggak sedikit (termasuk saya).  Ada aja yang beli.  Mbak seller ini juga selalu memakai kosmetik Korea dalam bentuk sampel. Alasannya adalah lebih praktis, juga lebih higienis, kalau dihitung-hitung jatuhnya lebih murah.  Iya juga siih...soalnya kalau beli dalam bentuk kemasan botolan, harga produk termasuk harga kemasannya, yang kebanyakan lucu-lucu dan imut-imut banget.

Sayangnya, kalau kita beli produk dalam bentuk sampel sachetan ini, kita nggak tau kapan tanggal kadaluarsanya, kita nggak tau kapan produk itu dibuat di pabriknya. Nggak enaknya di situ. Jadi saran saya, kalau sudah cocok dengan produknya...beli saja botol besarnya.  Jelas ketahuan kapan dibuat dan kapan tanggal kadaluarsanya.  Sebelum beli sampel juga lebih baik baca-baca review orang yang sudah pernah pakai produk itu.

Berminat beli sampel produk kosmetik Korea?  Punya twitter, sila follow mbak Vina (@jualsample). Kalau di facebook, bisa add dulu Omoni Tiga (koleksi sampelnya lumayan). Atau di http://www.chic-princessa.com, koleksi travel kit juga ada.

Sedikit cerita saya tentang sampel, saya kasih gambar koleksi sampel saya ya...
Hayoooo, yang suka kumpulin sampel jugaaaaa, cerita doooong...;)

Thank you for reading and visiting my blog :)