Tampilkan postingan dengan label japanese. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label japanese. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 November 2014

[SNACK] Rious Gold Cake (Japanese Cake)

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/ 

Emang dasarnya saya dan suamik itu sukak banget makan ya, jadi kalau kita lagi belanja bulanan itu, ada aja cemilan yang dibeli. Ya tetep sik, jumlahnya nggak boleh lebih dari anggaran belanja yang udah saya bikin. Nah, dari 2 bulan yang lalu...saya udah naksir sama cake yang satu ini. Cuma karena kebetulan barang yang saya cari ada semua, dan udah sesuai anggaran (nggak ada lebihan) maka cake ini belum kebeli terus. 

Ya ampun, kesian amat sik...mau makan cake aja, nunggu lebihan anggaran. 

Saya emang begitu. Harus sesuai dengan anggaran, karena saya lagi punya project lain yang pastinya membutuhkan dana. Ada yang bilang sik, irit sama pelit beda tipis *tampar*. Hahaha, tapi akhirnya bulan ini bisa cobain juga, karena kebetulan ada barang yang sudah saya anggarkan tapi dicari kok, nggak ada. Uangnya bisa buat beli ini. Apa sik, ini? 


Judulnya sik, Japanese Cake (JC). Cuma karena saya belum pernah ke Jepang, dan belum pernah nyicipin japanese cake yang asli beli di sana, saya nggak tahu...apakah beneran kayak begini? Rasa penasaran ternyata mengalahkan segalanya. Hahaha ~*

Eh, penasaran juga kan? Lanjutin baca ya...

Di supermarket, JC ini ditaruh di bagian frozen food. Jadi siapa tahu kalian mau cari, jangan cari di bagian roti atau bakeri supermarket, langsung cari ke bagian makanan beku. Loh kok beku? Musti dioven lagi? Nanti kita lihat ya.

Sebenarnya di bagian luar kardusnya, ada kemasan plastiknya. Jadi nggak perlu khawatir kotaknya basah kena embun es di lemari pendingin. Ternyata, JC ini asli bikinan Indonesia. Produsennya adalah PT Eloda Mitra, Sidoarjo, Indonesia. Kebetulan ini produsen yang sama dengan corned beef merk Bernardi. OOT sebentar, corned beef Bernardi ini enak bangat loh. Jadiin campuran nasi goreng, nggak usah pakek bawang putih udah nendang banget rasanya.


Ya kalau dipikir lagi, sebenernya makan kue dengan pengawet itu nggak bagus. Kalau mau yang aman, lebih baik beli di bakeri. Yang fresh from the oven, dan nggak akan berlama-lama di showcase mereka. Ini akibat penasaran saja, padahal di mall tempat saya belanja ini, ada bakeri yang jual JC jugak. Ya udahlah, lanjut ya...



Ini deskripsi produknya kenapa sekalian jadi bungkus cakenya ya? Saya mau baca kan, jadi susah. Masak iya, musti keluarin dulu ke piring? Ya emang harusnya begitu, saya aja yang malas. Intinya, mereka berusaha ngebikin JC yang percis aslinya dari Jepang sana. Saya percaya aja sama deskripsi produknya deh, lha wong...nggak tahu aslinya kayak gimana.


Taraaa...walaupun ditaruh di lemari pembeku, isinya nggak membeku, alias nggak jadi es. Emang sik, musti dibiarkan dulu beberapa saat di suhu ruang biar nggak terlalu dingin. Yang jelas nggak perlu dioven dulu. Terus, ternyata cakenya udah diirisin sama mbak-masnya di pabrik sana. Padahal saya udah nyiapin pisau roti buat motong. Aaaaak...seneng kan? Jadi kalau bawa ini buat bekal di jalan, pesta dadakan atau sekedar oleh-oleh buat calon mertua, nggak usah bingung lagi cari pisau. Nggak usah pakek drama demi motong seloyang cake.


Hahaha, foto cakenya sendiri, ngiler sendiri XD. Satu dus ini isinya 9 potong. Kenapa nggak dibikin jadi 10 potong sik? Biar yang makan bisa lebih banyak.


Oke...oke...sekarang bagaimana dengan rasanya? Rasanya enak, teksturnya cukup lembut, nggak perlu usaha keras untuk mengunyah, sudah bisa ditelan. Kalau dibandingkan sama bikinan bakeri yang bisa ngomong itu, ya emang lebih lembut yang bikinan si bakeri. 

Kalau kata suamik, pasarnya beda. Bikinan si bakeri sepotong kecil mungil itu, kalau nggak salah IDR15,000. Sementara ini, satu dus ini harganya IDR26,000. Hmm...kalau nggak salah di Food Hall ada yang jual cake-cake ala Jepang deh. Lain kali bisa dicoba untuk sekedar membandingkan. Ini saya beli di supermarket LotteMart, karena saya lebih sering belanja bulanan di sana. Nggak tahu, kalau di supermarket lain. Mustinya selama ada corned Bernardi di sana, kemungkinan besar cake ini juga ada *soktau*

Oh ya, terus selain JC ini, Rious Gold Cake juga mengeluarkan beberapa rasa lain seperti lemon, choco, light cake, dan cheese. Secara agak mahal, bulan ini cobain yang japanese cake dulu, besok cobain rasa lain. Hehehe...

Ish. Sebenernya saya mau nulis tentang komik malam ini, malah jadi nulis tentang cake. Emang random abis ini isi otaknya. Ya udah deh, tentang komiknya kapan-kapan lagi. Tunggu update post saya selanjutnya ya.

Have a great day!

Dina

Senin, 27 Oktober 2014

[KOMIK] Mystery of Brazilian Butterfly and Mystery of Russian Tea

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

*liyat tanggal terakhir posting*

*usap mukak*

Lama banget saya nggak update di sini. Hahaha, kebetulan lagi senang bermain dengan kata-kata untuk tulisan fiksi, jadi saya lebih sering berkutat dengan blog fiksi saya. Apa? Pengin main ke blog fiksi saya? Boleh, klik page "Fiction" di atas, dan temukan link ke blog fiksi saya. Cuma jangan kaget dengan genre tulisan yang saya buat, karena itu adalah hasil permainan kata-kata yang saya lakukan bersama dengan sisi lain otak saya. If you want to read it, just read...i only ask you one thing, be wise and don't judge me.

Yak, langsung ke cerita hari ini. Jadi ya, hari Sabtu kemarin saya main ke toko buku. Rencananya mau beli manga Kami no Shizuku yang kata jadwal mas Elex terbit hari Rabu minggu lalu. Ternyata, sampai di sana...sama sekali belum ada itu manga. Saya kan, sebel ya...udah berharap Sabtu malam bisa ketemu Shizuku, malah nggak jadi. Akhirnya semua rak saya puterin, dan mata saya tertumbuk pada cover manga yang satu ini.


Belum apa-apa saya sudah tergoda dengan covernya, pas lihat siapa mangakanya...ternyata Ellie Mamahara. Kali ini beliau berkolaborasi dengan penulis cerita yaitu Alice Arisugawa. Manga karya Ellie Mamahara termasuk jarang diterbitkan oleh MnC atau Elex, karena genre yang ditulis oleh beliau kebanyakan adalah shounen ai dan yaoi, yang saya rasa nggak mungkin diterbitkan di Indonesia. 

Komik ini, sesuai judulnya adalah komik dengan cerita misteri. Tokoh utamanya adalah Hideo Himura, seorang asisten profesor Fakultas Ilmu Sosial Universitas Eito, dan Arisu Arisugawa, seorang penulis kisah misteri. Mereka berdua adalah teman dekat dan sering bekerja sama dengan kepolisian untuk memecahkan sebuah kasus.  Jadi Himura dan Arisugawa ini ceritanya seperti Holmes dan Watson gitu. Kalau polisi udah mentok dengan suatu kasus (biasanya kasus pembunuhan), mereka sering minta bantuan duo ganteng ini. Hebatnya lagi...kasus selalu berhasil diselesaikan XD.


Dua manga ini diterbitkan oleh MnC, bukan merupakan cerita yang bersambung jadi per buku bisa dibeli terpisah. Masing-masing buku terdiri dari 3 cerita yang tidak berkaitan satu sama lain. Berhubung ceritanya banyak, saya nggak akan membahas masing-masing ceritanya ya. Saya akan bahas secara umum saja.

Mengenai gambar, karena saya amat menyukai gambarnya Mamahara-sensei, penilaian saya pasti bias. Mau gambar tokoh utamanya nggak proporsional (karena terlalu tinggi) atau terlalu ganteng, saya oke-oke saja selama itu gambarnya beliau *ditabok*. 
Mengenai cerita, terus terang saya kurang puas. Satu cerita misteri dalam satu chapter itu kurang banget. Belum mendapatkan perasaan tegang karena suatu kasus, tiba-tiba udah selesai saja. Atau mungkin saya terbiasa membaca cerita detektif ala Kindaichi yang lebih intens karena ada 2 - 3 pembunuhan dalam suatu kasus. Omong-omong Kindaichi, saya menunggu adik saya beli yang Special Edition 20th Anniversary. Hihihi, kalau sudah baca akan saya buatkan review di sini.


Jadi, kalau kamu penyuka cowok ganteng versi 2D hitam putih, mungkin manga ini bisa masuk dalam koleksi (karena itu yang terjadi dengan saya). Nggak masalah kalau kamu nggak suka dengan cerita misterinya, karena ceritanya ringan dan mudah dimengerti. Meskipun ringan, saya bacanya tetap pelan-pelan dan diulang sih, karena khawatir kehilangan petunjuk. Hanyaaaa...kalau kamu lebih suka model Kindaichi atau cerita misteri yang berat, mungkin komik ini bukan merupakan pilihan. 

Saya pribadi, sebagai penggemar manga genre shounen ai/yaoi, begitu melihat pasangan ini...di otak saya tidak lain tidak bukan adalah mereka lebih dari sekedar teman dekat XD *abaikan*
Buat nemenin waktu santai, nggak ada salahnya sambil baca komik ini. Memandangi cowok ganteng sekaligus mengasah otak...



Have a great day!

Dina



Minggu, 22 Juni 2014

[SUNDAY COMIC] Shuukatsu! Kimi Ni Naitei

Hellooo...(^o^)/

Sudah pengen cerita tentang komik ini dari dulu, tapi nggak kelakon karena (lagi-lagi) ini komik yang digambar mangaka favorit saya, Yoshino Aki. Semoga teman semua nggak bosan dengan pilihan komik saya ya. Kali ini judulnya Shuukatsu! Kimi Ni Naitei, terjemahan bahasa Inggrisnya : Job Hunting! Tentative Decision on You. Saya belum menemukan judul bahasa Indonesia yang tepat, karena memang belum ada penerbit lokal yang menerbitkan (ya iyalah~). Pada intinya komik ini menceritakan tentang perjalanan seorang gadis yang sedang mencari pekerjaan.

Bergenre comedy, josei, romance, dan slice of life. Cerita dan gambar oleh Yoshino Aki. Terdiri dari 2 volume yang terbit pada tahun 2008 di Jepang. Dua volume nggak terlalu panjang kan? Makanya saya bisa cerita di sini (>.<). Terus, komik ini juga sedikit mengingatkan saya ke jaman baru lulus kuliah dulu, dan lagi semangat banget cari kerja. Dan tentu saja, gambar tokoh utama cowoknya guanteng banget~

Minggu, 20 April 2014

[SUNDAY COMIC] Lip Smoke

Hallooo...(^o^)/

Gimana dengan akhir pekan temans semua? Jalan-jalan ke mana saja? Long weekend kan yah, siapa tahu ada yang jalan ke luar kota? Saya nggak ke mana-mana, di rumah saja. Tiga hari libur lumayan bisa konsentrasi nulis di Dina's Story. Hari Minggu, kalau sudah selesai pekerjaan di rumah, bisa kali santai-santai sambil browsing baca komik. Nah, kali ini saya pilih komik dengan judul Lip Smoke. Covernya cukup menantang menyenangkan untuk dilihat, sedikit sensual XD. 


Gambar dan cerita oleh Nishikata Mai. Bergenre romance, shoujo. Untuk saat ini statusnya sudah completed atau selesai, tapi di forum ada yang menginfokan di Jepang sana masih terus berlanjut. Nggak ngerti benar atau tidaknya, saya menikmati saja gambar dan ceritanya. 

Sabtu, 19 April 2014

[FILM] Otoshimono a.k.a Ghost Train

Hallooo...(^o^)/

Saya bukan penggemar berat film horror, karena saya sering kaget dan deg-degan tanpa sebab. Kadang lagi cuci piring di dapur, tiba-tiba suamik masuk dapur untuk buang sampah, itu udah bikin saya kaget setengah mati dan menjerit. Apalagi kalau harus nonton film horror sendirian, ditambah filmnya film horror Jepang yang kadang unsur ngagetinnya, bener-bener bisa bikin jantung copot. Nggak deh, nanti dulu. Saya lebih senang memilih film drama atau komedi romantis gitu, apalagi kalau pemainnya cantik dan ganteng. Ish...gampangan. Emang sik ~

Nah tapi...di Jumat malem kemarin, saya nggak nemu acara yang bagus di tipi. Udah jam 21.00 gitu ya, acara tipi lokal udah dikuasai sinetron. Lihat NatGeo dan Animal Planet, kebetulan lagi ngulang acara dokumenter beberapa hari yang lalu dan sudah saya tonton. Pilih channel apa ya..? Akhirnya pilihan jatuh ke channel Waku-waku Japan. Di list acara tertulis, jam 21.00 akan diputar film Ghost Train. Antara pengen nonton dan tidak. Pas cari info di Google, yang main Erika Sawajiri. Boleh deh, secara dese cakep gitu yah...saya suka~. Akhirnya nonton deh, sambil nggosok baju plus jejeritan karena kaget. Untung suamik belum tidur, karena masih baca komik di ruang kerjanya.

Minggu, 13 April 2014

[SUNDAY COMIC] Daisuki Datta yo, Sensei

Hallooo...(^o^)/

Lama ya, saya tidak posting cerita tentang komik. Hahaha, rasa malas menulis tentang komik terus menggantung padahal banyak yang pengin saya ceritakan. Lagipula, ehem...saya lagi keracunan salah satu genre komik, yang kalau saya ceritakan di sini mungkin bisa menuai banyak komentar. Untuk komik di Minggu malam ini, ketemunya nggak sengaja. Lagi cari-cari update baru, judul ini nongol...dan ketika melihat artworknya, saya suka XD. Yang menyenangkan, ceritanya tidak terlalu panjang. Hanya 1 tankoubon, di dalamnya ada 3 cerita.


Judul komiknya Daisuki Datta yo, Sensei. Cerita dan gambar oleh Shiraishi Yuki. Bergenre drama, romance, shoujo, school life. Di dalam komik ini ada 3 cerita, tapi saya fokus dengan cerita pertama yang menjadi judul tankoubonnya.

Minggu, 16 Februari 2014

[SUNDAY COMIC] Tokyo Crazy Paradise

Hallooo...(^o^)/

Apa kabar semuaaa? Semoga sehat-sehat ya.

Ya ampuuun...apa ini? Sudah cukup lama mengabaikan blog ini, tiba-tiba muncul dengan cerita tentang komik di hari Minggu. Emang ke mana aja buuuuk? Saya masih tetap di sini, lebih sering mengamati blog-blog langganan dan agak malas merangkai kata dalam bentuk cerita. Well, sebelum saya cerita tentang komik Tokyo Crazy Paradise, saya mau cerita tentang koneksi internet. 

Jadi gini, saya nulis postingan ini nggak pakai koneksi internet di rumah, sebut saja merknya Second Media. Kenapa? Saya lagi sebel karena 2 hari ini nggak ada koneksi sama sekali, baik internet maupun tivi kabelnya. Biarpun saya jarang nonton tivi, tapi kadang butuh tontonan juga dooong...apalagi kalau lagi nggosok baju. Nah, ini mati total. Lapor ke customer care, boro-boro ngomong sama officernya, mereka langsung defense dengan menggunakan answering machine. Dibilang bahwa ada gangguan dan sedang dalam perbaikan. Weleh, sudah bayar lebih mahal daripada provider lain, tapi terus saja ada gangguan. Ya sudahlah. Akhirnya saya pakai koneksi HSDPA dari provider selular saya, sebut saja namanya Sumbu.

Minggu, 12 Januari 2014

[SUNDAY COMIC] Houkago x Ponytail

Hallooo...(^o^)/

Apa kabar hari ini? Semoga semua sehat ya!

Di posting cerita tentang komik Tada, Kimi wo Aishiteru minggu lalu, ada komentar kenapa awal tahun sudah posting komik sedih? Hahaha, saya tidak bermaksud menurunkan semangat di awal tahun dengan rekomendasi komik sedih ya. Nikmati saja gambarnya yang bagus, dan abaikan jalan ceritanya yang sedih. Saya juga nggak mau sik, pembaca blog saya jadi galau karena komik yang sedih. Oke deh, untuk lebih membangkitkan semangat, saya akan cerita tentang komik yang lucu dan cute. Kalau perlu, sambil mendengarkan lagu-lagu dari Perfume di postingan ini.

Minggu ini saya pilihkan komik dengan judul Houkago x Ponytail. Omong-omong Ponytail, jadi inget lagunya JKT48 yang judulnya Ponytail to Chou-chou...*nggak fokus*. Hahaha, terjemahannya After School x Ponytail. Diceritakan dan digambar oleh Tanaka Teko-sensei. Bergenre comedy-school life-romance-shoujo. Chapternya nggak banyak kok, hanya 6 chapter dan langsung tamat. Kalau diterbitkan, biasanya hanya 1 volume saja, dan saya menyebutnya sebagai serial cantik. Suka sik, cuma karena pendalaman karakternya kurang jadi kadang...belum puas, udah tamat ceritanya.

Minggu, 05 Januari 2014

[SUNDAY COMIC] Tada, Kimi wo Aishiteru

Hallooo...(^o^)/

Apa kabarnya semua? Semoga sehat-sehat ya...

Akhirnya, saya posting cerita lagi. Yeaaaay....*tabur confetti*. Ada keriaan apa di akhir pekan ini? Saya, hari Sabtu kemarin tepar dengan sukses, karena tertular pilek dan batuk dari suamik. Iya, suamik pas malam tahun baru itu panas, pilek, dan batuk. Biasanya saya cukup kuat dan tidak tertular, etapi kemarin...mungkin karena kondisi badan juga nggak fit, akhirnya ikut merasakan walaupun nggak pakai panas. Alhamdulillah, sekarang sudah mendingan.

Seperti biasa, di hari Minggu saya akan berbagi cerita tentang komik yang sudah saya baca. Kali ini sebuah komik berjudul Tada, Kimi wo Aishiteru menjadi pilihan saya. Ada yang sudah pernah menonton filmnya? Saya malah belum. Pernah baca reviewnya, ternyata film ini sedih. Lalu baca komentar di GoodDrama, whooaaa...banyak yang menangis. Nggak jadi dulu deh. Terus browsing di MangaHere, ketemu judul ini. Akhirnya malah baca versi komiknya dulu, dan ternyataaa....tetap berurai air mata di akhir cerita T_T.

Minggu, 17 November 2013

[SUNDAY COMIC] Non-chan To Watashi

Halo temans ^____^

Apa kabarnya hari ini? Semoga sehat semua ya.

Biasanya kalau hari Minggu, saya posting ulang komik strip dari Yahoo!, tapi untuk minggu ini cerita yang biasa saya re-post ternyata tidak menarik. Lebih tepatnya saya gagal paham sik, nggak nangkep apa yang dimaksud oleh pengarangnya. Oleh karena itu, minggu ini saya ganti dengan cerita tentang komik Jepang yang berjudul Non-chan To Watashi (Non-chan and Me). Komik ini merupakan komik one-shot, alias hanya 1 chapter saja. Diceritakan dan digambar oleh Yoshino Aki-sensei. Bergenre romantis. 


Kamis, 14 November 2013

[DRAMA] Hanzawa Naoki

Halo temans ^____^

Apa kabar hari ini? Semoga sehat semua ya.

Heee...kalau jalan ke forum atau boks komentar di situs streaming drama itu, pasti menemukan drama yang bagus. Kemarin secara tidak sengaja saya baca-baca komentar di sebuah judul drama, malah di sana banyak yang berkomentar kalau drama ini layak ditonton. Penasaran, saya pun menuju ke judul drama yang dimaksud, dan akhirnya nonton drama ini secara marathon. Muahaha...3 malam berturut-turut tidur di larut malam. Drama apa sih, sampek dibela-belain nonton? 

Jeng...jeng... ini dia, Hanzawa Naoki.


Baru kali ini saya nonton drama Jepang yang bercerita tentang dunia perbankan, kebanyakan yang saya tonton bertema percintaan, komedi, atau sekolah. Tadinya saya khawatir ini adalah drama yang membosankan, hohoho...ternyata tidak, malah jadi penasaran dan terus klik button "next episode". Muahahaha...

Kamis, 07 November 2013

[RANDOM] Tentang Grup Idol Perempuan di Jepang

Halo temans ^____^

Apa kabar semuanya? Semoga sehat ya.

Beberapa hari yang lalu, ada berita tentang salah satu anggota grup idol yang memutuskan untuk keluar (graduate). Siapa? Anissa Chibi? Ya, itu benar. Hihihi...bukan, saya bicara tentang Stella JKT48. Eh, Dina penggemar JKT48?  Haaa...tidak, saya hanya pengamat bukan penggemar fanatik atau wota garis keras :D. Kalau suka dengan lagu-lagunya, saya dengarkan, cari informasi mengenai mereka, lihat video musiknya seperti apa. Cuma sekedar itu saja. 

Saya terseret dengan musik grup idol dari Jepang, dimulai dari anime Hikaru No Go yang diputar di ANTV (kalau nggak salah...). Yang membuat saya terkesima adalah opening soundtracknya, berjudul Get Over dinyanyikan oleh Dream. Anggota grup Dream ini adalah hasil audisi yang diadakan oleh Avex Group, yaitu Avex Dream 2000. Saya ingat sekali, betapa susah mencari CD album yang direlease grup idol. Yang banyak beredar adalah CD album musisi rock Jepang. 

Rabu, 30 Oktober 2013

[MANGA] Skip Beat

Halo temans ^____^

Apa kabar hari ini? Semoga sehat semua ya.

Lama banget saya tidak bercerita tentang komik. Kali ini saya ambilkan dari koleksi manga scanlation yang ada di laptop saya, sebuah komik yang sampai hari ini belum tamat. Hmmm, awal baca komik ini tahun 2005, setelah membaca ulasannya di majalah Animonster (sekarang AnimonStar). Coba, dari tahun 2005 sampai sekarang 2013, dan komik ini belum ada tanda-tanda akan selesai. Komik apa sih?  

Taraaaa... Ini dia. Skip Beat.


Aslinya sik, gambar sampul tankubon volume 1 bukan itu :D. Saya ambil gambar ini karena saya menyukainya, sedikit provokatif. Daripada penasaran, ini saya kasih gambar sampul volume 1.


Diceritakan dan digambar oleh Nakamura Yoshiki, komik ini beraliran shoujo, yang ditujukan untuk pembaca perempuan berumur 15-20 tahun. Diterbitkan pertama kali di majalah Hana to Yume bulan Februari 2002, terbit 1 chapter setiap bulannya. Sampai bulan September 2013, sudah 33 volume tankubon yang diterbitkan di Jepang. Sekarang total chapternya sudah mencapai 205. Rrrr, masih kalah banyak sama Bleach atau Naruto, tapi mereka terbit seminggu sekali. Lah ini...sebulan sekali (-__-).

Bercerita tentang perjuangan seorang anak perempuan berumur 16 tahun, yang berusaha untuk bertahan dan mencapai puncak ketenaran di dunia hiburan, bernama Mogami Kyouko. Kyouko awalnya tidak tertarik dengan dunia hiburan, segala perhatiannya terpusat pada teman masa kecilnya, Fuwa Shoutaro. Lulus SMP, Shoutaro memutuskan untuk meninggalkan rumah keluarganya di Kyoto, untuk menjadi artis musik di Tokyo dengan mengajak Kyouko bersamanya. Sibuk dengan kegiatan bermusik, membuat Shoutaro melupakan Kyouko di apartemen sewaan mereka. Kyouko harus bekerja sambilan untuk meneruskan hidup berdua Shoutaro. Sampai akhirnya Kyouko menemukan Shoutaro sedang membicarakan dirinya (yang sama sekali tidak seksi) dengan perempuan seksi. Kyouko pun marah. Segala kekesalan dan kemarahannya tertumpah, dan Kyouko pun meninggalkan Shoutaro.


Fuwa Shoutaro, menggunakan nama Fuwa Shou setelah terkenal. Keluarganya menjalankan bisnis penginapan tradisional di Kyoto, dan akan mewariskannya kepada Shoutaro. Tentu saja Shoutaro menolak mentah-mentah dan memilih untuk meninggalkan rumahnya. Kyouko diajak ke Tokyo bukan karena Shoutaro mencintainya, tapi karena Shoutaro butuh pelayan di apartemen sewaannya. Dia merasa lebih nyaman jika yang melayaninya adalah orang yang sudah dikenal. Habis manis sepah dibuang, setelah terkenal Shoutaro pun melupakan Kyouko. Hal ini membuat Kyouko dendam kepada Shoutaro, dan menyatakan akan membalas dendamnya.


Ditantang seperti itu, Kyouko merubah penampilan dari yang terlihat biasa saja menjadi luar biasa. Rambutnya dipotong pendek dan dicat. Kyouko juga mengikuti beberapa audisi calon bintang dunia hiburan. Langsung sukses? Tentu saja belum. Sampai akhirnya Kyouko mengikuti audisi yang diadakan agensi LME. Di sini Kyouko hampir lolos, tapi akhirnya dinyatakan tidak lolos oleh bos LME, karena Kyouko dianggap tidak mempunyai rasa cinta. Rupanya rasa dendam kepada Shoutaro membuat Kyouko memutuskan untuk tidak jatuh cinta lagi dan menghilangkan rasa cinta dari hati dan pikirannya. Hal ini sangat disayangkan oleh bos LME, karena dia melihat Kyouko sebagai gadis yang punya potensi besar di dunia hiburan. Merasa sayang dengan potensi Kyouko, bos LME pun membuat seksi baru di LME bernama Love Me Section dan merekrut Kyouko di dalamnya.


Sebelum resmi bergabung dengan Love Me Section, Kyouko bertemu dengan Tsuruga Ren, seorang aktor muda sekaligus model yang super ganteng, jangkung, ramah dan lembut. Tipikal aktor drama yang sering membuat lawan mainnya kelepek-kelepek saking ramahnya. Ren bertanya ke Kyouko, apa tujuannya masuk dunia hiburan? Kyouko menjawab untuk membalas dendam kepada Fuwa Shou. Ren yang tadinya bersikap hangat berubah menjadi dingin karena jawaban Kyouko, dan terlihat seperti membenci Kyouko. Kyouko pun beranggapan Ren membencinya, dan jadi segan terhadap Ren. Lama kelamaan, seiring dengan pekerjaan di agensi yang sering mempertemukan mereka, Ren pun menjadi luluh. Ditambah dengan determinasi dan sikap Kyouko yang sangat profesional dengan pekerjaannya di Love Me Section.


Perubahan yang besar dimulai ketika Kyouko dan Ren terlibat dalam produksi ulang drama berjudul Dark Moon. Di sini kemampuan akting Kyouko dan Ren diuji. Kyouko harus menciptakan karakter Mio yang dingin dan kelam, sementara Ren harus menyelami karakter Katsuki yang jatuh cinta dengan muridnya, tapi terhalang dengan keinginannya untuk membalas dendam ke keluarga sang murid. Berhasil menciptakan karakter Katsuki yang berbeda dengan Katsuki di drama Dark Moon sebelumnya, membuat Ren menyadari sesuatu, bahwa dia jatuh cinta dengan Kyouko. Kyaaaaa.... Sementara Kyouko juga mulai menyadari akan ada sesuatu antara dia dan Ren. Whoooa...


Di sisi lain, Shoutaro tidak bisa menerima kesuksesan Kyouko. Ditambah dengan kedekatan Kyouko dengan Ren, yang amat sangat dibencinya. Suatu kali Kyouko terlibat dengan pembuatan promo video musik Shou, di mana Kyouko didandani sebagai bidadari. Tentu saja penampilan Kyouko sebagai bidadari sangat cantik, dan membuat Shou sangat terkejut. Mulai dari sini, Shou menjadi sensitif bila ada yang menyinggung Kyouko. Ketika berseteru dengan band musik bernama Vie Ghoul, secara tidak sengaja Kyouko berada di tengah-tengah antara Shou dan Reino (vokalis Vie Ghoul). Reino berkata akan merebut segala milik Shou, termasuk Kyouko. Shoutaro tidak bisa menerima hal ini, dan akhirnya adu jotos dengan Reino.


Hohoho...cerita Skip Beat ini masih panjang dan belum tamat.

Sudah masuk chapter 205 tapi masih berkutat dengan hubungan Ren dan Kyouko yang belum jelas. Bikin geregetan kalau membaca, dan bikin deg-degan karena harus menunggu chapter berikutnya bulan depan. Justru itu sik, yang membuat saya terus mengikuti Skip Beat. Bagaimana Kyouko berkembang dari yang tidak punya rasa cinta, sekarang menjadi sadar kalau dia tetap bisa jatuh cinta. Kemampuan aktingnya yang terus bertambah, dengan mengambil peran yang berbeda tapi dengan stereotip yang sama, kejam dan dingin (Mio, Natsu atau Setsuka). Begitu pun dengan Ren, yang perlahan-lahan menyadari kalau dia sangat membutuhkan Kyouko. Well, di balik Ren yang ramah dan lembut, tersimpan kepribadian aslinya yang lebih kompleks dan menganggap Kyouko sebagai penyelamatnya. Mengamati Shou yang sering cemburu dengan Ren juga menarik. Menarik karena walaupun cemburu, Shou sama sekali tidak mau mengatakan kalau dia menyukai Kyouko. Rasa gengsinya tinggi :D. Jadi sering ketawa-tawa melihat tingkah Shou kalau sedang marah-marah cemburu.


Komik yang menarik ini sudah diterbitkan di Indonesia oleh PT Elex Media Komputindo. Saya sempat koleksi tapi karena akhir-akhir ini harga komik jadi mahal, saya berhenti. Saya mulai save-as gambar yang ada di manga scanlation, jadi koleksinya berupa softcopy. Pengen sik, kumpulin komiknya lagi tapi...dengan harga sekarang, kayaknya lebih baik untuk kebutuhan yang lain :). Saya biasa membaca di KissMangadotcom, MangaParkdotcom, atau MangaHeredotcom. Tidak masalah dengan bahasa Inggris, sekalian buat belajar juga. Ucapan terima kasih yang besar untuk mereka yang scan komik aslinya, menerjemahkan, dan mengunggah ke website tersebut.

Ada rekomendasi komik menarik yang lain?  Info ya :)

Salam,

Dina






Kamis, 24 Oktober 2013

[DRAMA] Kekkon Shinai

Halo temans ^____^

Apa kabar? Semoga semua sehat ya.

Uhhhm, kalau sudah nongkrong di GoodDramadotnet itu, entah kenapa selalu menemukan drama yang menarik untuk ditonton. Lebih tepatnya mencari sik. Iya, mencari drama lain yang dibintangi oleh Tamaki Hiroshi. Kalau dibilang ngefans atau mengidolakan TH, nggak juga. Biasa saja, senang melihat wajah ganteng tirusnya. Daaan, kali ini saya menonton drama Jepang yang berjudul Kekkon Shinai. Terjemahan bahasa Inggrisnya Unmarried, ada juga yang menerjemahkan jadi Wonderful Single Life.



Kekkon Shinai dibintangi oleh Kanno Miho, Amami Yuki, dan Tamaki Hiroshi. Diputar di Fuji-TV pada tanggal 11 Oktober - 20 Desember 2012. Jumlah total episodenya ada 11, hehehe...membuat saya lebih menikmati drama Jepang. Disutradarai oleh Ishii Yusuke dan Tanaka Ryo, dan diproduseri oleh Nakano Toshiyuki.

Bercerita tentang 3 orang yang hidup dan bekerja di kota Yokohama. Tanaka Chiharu (Kanno Miho) berumur 35 tahun, karyawan kontrak di sebuah biro travel, masih satu rumah dengan orangtuanya, belum menikah. Kirishima Haruko (Amami Yuki), berumur 44 tahun, karyawan tetap di biro desain taman, tinggal sendirian di sebuah apartemen yang cukup besar, belum menikah. Terakhir, Kudo Junpei (Tamaki Hiroshi), berumur 32 tahun, karyawan part-timer di sebuah toko bunga, hidup sendirian. Kesamaan 3 orang itu? Sesuai dengan judul dramanya, belum menikah :).


Episode 1 dibuka dengan narasi. Ternyata menurut sensus nasional Jepang, jumlah perempuan yang tidak menikah antara usia 30 tahun sampai 40 tahun telah meningkat dan sekarang adalah yang tertinggi. Dibandingkan dengan 10 tahun lalu, tingkat perempuan yang belum menikah telah meningkat sebesar 6,7% untuk perempuan di awal umur 30-an dan 8,5% untuk perempuan di akhir umur 30-an. Mengapa mereka tidak menikah?

Tanaka Chiharu. Ingin segera menikah, tapi belum menemukan calon suami yang tepat. Hubungan seriusnya yang terakhir, sudah berlalu sejak 5 tahun yang lalu. Sejak saat itu, Chiharu tidak ingin berhubungan dengan laki-laki. Keputusan adiknya untuk menikah, juga desakan ibunya untuk segera menikah, membuat Chiharu menjadi bingung. Ditambah dengan lingkaran temannya, di mana kebanyakan sudah menikah dan mempunyai anak. Chiharu pun sedikit merasa tertekan, dan merenung di sebuah bangku taman. Di sana dia bertemu dengan seorang perempuan...


Kirishima Haruko. Sejak lama Haruko memutuskan untuk tidak menikah. Pandangan hidupnya tentang kencan, menikah dan mempunyai anak, sama sekali berbeda dengan Chiharu. Haruko bekerja sebagai desainer taman di sebuah biro desain. Dengan alasan Haruko tidak menikah, pihak manajemen memutuskan untuk mentransfer Haruko menjadi manajer di sebuah toko bunga. Kalau dipikir, apa hubungannya biro desain dengan toko bunga? Kalau satu induk perusahaan, wajar. Kalau beda?  Ish, bawel. Namanya juga drama, apa saja bisa dibuat.  Di toko bunga Haruko mempunyai 2 karyawan part-timer,  Sakura Mai seorang mahasiswi berumur 19 tahun, dan seorang laki-laki...


Kudo Junpei. Memilih bekerja di toko bunga, karena menyukai bunga dan bahasa yang dikatakan oleh bunga. Aslinya Junpei ini pelukis, tapi sudah lama sekali dia tidak melukis. Yang masih rajin menyemangati Junpei untuk melukis adalah adik kelasnya yang bernama Kono Mizuki. Heeee...Mizuki menyukai Junpei dari dulu jaman kuliah, tapi perasaannya tidak bersambut. Junpei selalu menganggap dirinya tidak pantas untuk menikah.


Ketiga orang itu akhirnya berhubungan satu sama lain. Chiharu memutuskan untuk keluar dari rumah orangtuanya, dan tinggal bersama Haruko di apartemennya. Sebenarnya Haruko tidak mau sharing apartemen, tapi luluh dengan Chiharu yang polos, gampang terpengaruh dengan orang lain, dan pintar masak :D. Chiharu juga jadi akrab dengan Mai dan Junpei, yang akhirnya sering membantu Chiharu. Seperti menyiapkan pernikahan adik Chiharu yang mendadak, atau menjaga anak teman Chiharu yang dititipkan ke Chiharu sehari karena ada urusan di luar kota. Lama kelamaan, ada perasaan suka di antara Junpei dan Chiharu.


Sayangnya, perasaan suka itu tidak dapat disampaikan oleh Chiharu maupun Junpei. Chiharu menahan diri karena melihat Mizuki yang berusaha keras supaya Junpei mau ikut dengannya ke Paris, dan mulai melukis lagi. Junpei yang merasa tidak pantas mendampingi Chiharu akhirnya memutuskan untuk pergi ke Paris bersama Mizuki. Sementara di biro travel, bos Chiharu menyampaikan kabar kalau kontrak karyawan Chiharu akan berakhir bulan depan dan tidak akan diperpanjang. Mendengar kabar bahwa Junpei akan ke Paris, ditambah kalau dia akan dipecat, membuat Chiharu merasa putus asa dan marah. Chiharu melepaskan kekesalannya di Haruko, mengatakan kalau Haruko tidak mengerti apa yang dirasakannya. Berakhir dengan Chiharu keluar dari apartemen Haruko.


Haruko bukan tidak tahu apa-apa mengenai perasaan Chiharu. Selama ini Haruko juga memendam masalahnya sendiri, di usia 30-annya Haruko sempat menjalin hubungan dengan bosnya di biro desain. Tentu saja si bos sudah menikah :). Haruko juga merasa tidak enak dengan ibunya karena memilih tidak menikah. Di usianya sekarang, Haruko juga mendapat perhatian yang tidak terduga dari dosen Sosiologi, di mana Mai mengikuti kuliahnya.  Pak dosen ingin menghabiskan sisa hidupnya dengan Haruko...



Akhir ceritanya?

Heeee, akhir drama Jepang itu selalu menggantung. Nggak jelas. Di sini diceritakan akhirnya Junpei menyadari perasaannya kepada Chiharu, dan memutuskan untuk batal pergi ke Paris. Chiharu pun begitu. Sadar kalau dia menyukai Junpei, Chiharu memutuskan untuk menolak lamaran manajer Takahara, yang sejak hari pertama masuk di biro travel sudah menyukai Chiharu. Setelah sama-sama mengaku suka, terus jadian? Hahaha...I really hate this part. Mereka memutuskan untuk berpisah. Haaaah...? Iya. Berpisah untuk bertemu lagi, setelah masing-masing menggapai impiannya. Ih, drama Jepang...


Haruko bagaimana?

Well, Haruko sempat jatuh pingsan karena penyakit yang sudah lama diderita. Pingsan di tengah kesendiriannya di apartemen, yang untungnya ditemukan oleh Chiharu, membuat Haruko berpikir ulang. Apakah tetap hidup sendiri untuk selamanya, atau menerima ajakan pak dosen untuk hidup bersamanya. Haruko pun akhirnya memilih untuk hidup bersama pak dosen, sembari mengerjakan dan merawat taman rumah pak dosen. Pun begitu, mereka memutuskan untuk tidak menikah. Hanya saling mengisi di kehidupan mereka.


Hmmm, sebelum menonton drama ini saya sempat membaca artikel yang dikirim oleh suami saya. Artikel ini berjudul  : Why have young people in Japan stopped having sex? Just click the link, if you want to read it. Setelahnya saya jadi sedikit paham, kenapa banyak perempuan di Jepang yang memilih tidak menikah. Khususnya berhubungan dengan pekerjaan. Yang saya tahu, perempuan bekerja di Jepang selalu kepentok dengan pernikahan. Jika sudah menikah dan punya anak, bisa dipastikan karirnya mandek. Mungkin karena itulah, perempuan Jepang yang sudah sukses di kantor memilih untuk tidak menikah. Jujur saja, saya dulu juga merasakan apa yang dirasakan Chiharu atau Haruko. Umur 30 lebih, belum menikah, masih ikut orangtua, di kantor tidak ada peningkatan karir, juga tekanan dari keluarga besar yang terus menanyakan kapan menikah. Bedanya? Saya memilih untuk menikah, sementara Chiharu dan Haruko tidak.



Anyhooo...drama ini enak ditonton. Di setiap episode, ada satu jenis bunga dan bahasa bunganya yang menjadi tema episode tersebut. Ya kaliii, bisa dicatet dan dijadikan panduan kalau mau kasih bunga ke teman, pasangan, atau orangtua. Bunganya bagus-bagus. Suka dengan penampilan Kanno Miho yang ceria, Tamaki Hiroshi tetap kelihatan ganteng walaupun kurus banget :D, sementara Amami Yuki sepertinya terjebak dalam stereotip peran perempuan yang belum menikah. Yaaaah, drama...dinikmati saja jangan terlalu dipikirkan. Termasuk menikmati apartemen yang ditinggali Haruko dan Chiharu.



Selamat menonton!

Salam,
Dina

Foto diambil dari berbagai sumber.





Minggu, 22 September 2013

[FILM] Howl's Moving Castle

Halo temans ^____^

Cerita tentang film lagi, dikeluarkan oleh Studio Ghibli lagi. Entah kenapa, film yang dikeluarkan oleh Studio Ghibli ini selalu indah dan tidak membosankan walaupun sudah berulang kali ditonton. Kali ini film yang saya pilih adalah Howl's Moving Castle, yang dirilis pada bulan September 2004. Hmmm..itu sudah 9 tahun yang lalu lho, tapi ceritanya masih relevan untuk diikuti.


Siap ya...ceritanya agak panjang dengan screenshot yang lumayan banyak. Jadi kalau nge-loadnya agak lama, mohon dimaafkan....*bowing*


Film ini disutradarai oleh Hayao Miyazaki, diproduseri oleh Toshio Suzuki, naskah dibuat oleh Hayao Miyazaki berdasarkan novel dari Inggris dengan judul yang sama karangan Diana Wynne Jones. 

Tokoh utamanya bernama Sophie, seorang gadis berusia 18 tahun. Sehari-hari Sophie bekerja membuat topi di toko topi peninggalan ayahnya. Suatu hari, dalam perjalanan menemui adik perempuannya yang bekerja di sebuah toko, Sophie bertemu dengan penyihir tampan yang menjadi pembicaraan gadis-gadis di kota itu. Rupanya penyihir itu sedang dikejar oleh sekelompok makhluk, yang akhirnya berhasil lolos sembari mengantarkan Sophie ke adik perempuannya. Tentu saja Sophie tidak tahu bahwa penyihir itu adalah Howl.


Ternyata yang mengejar Howl adalah seorang penyihir yang bernama The Witch of the Waste, yang kemudian mendatangi toko topi Sophie. Merasa tokonya sudah tutup, Sophie pun meminta si penyihir untuk pergi.


Marah karena Sophie mengusirnya keluar, si penyihir pun meninggalkan toko dengan mengutuk Sophie menjadi seorang nenek berumur 90 tahun, dan Sophie tidak akan bisa berbicara apa pun mengenai kutukan tersebut. Oooow...poor Sophie..:(


Tidak ingin mengejutkan ibu dan para pekerja di toko topi, Sophie pun memutuskan untuk meninggalkan rumahnya. Sophie pergi ke lembah tempat pembuangan dengan maksud mencari cara untuk menghilangkan kutukannya. Di lembah itu Sophie bertemu dengan sebuah orang-orangan sawah yang ternyata hidup, yang tadinya dikira Sophie hanya sebatang kayu dan hendak digunakan sebagai tongkat.


Si orang-orangan mengantarkan Sophie ke istana Howl yang terus bergerak menjelajahi kawasan itu. Di istana Sophie bertemu dengan setan api Calcifer, yang mengetahui kalau Sophie berada di bawah kutukan. Calcifer menawarkan untuk mematahkan kutukan, sebagai pertukaran atas bantuan Sophie dalam memecahkan mantra yang membuat Calcifer terikat ke istana tersebut. Sophie pun menolaknya karena menurut Sophie membuat perjanjian dengan setan adalah hal yang tidak baik. Sophie pun beristirahat dan tertidur di depan perapian hingga pagi menjelang.


Asisten Howl yang bernama Markl turun dari lantai dua dan terheran-heran menemukan seorang nenek di depan perapian. Sophie pun terbangun karena ada suara bel pintu dan suara Markl yang menjawab bahwa penyihir Jenkins sedang keluar rumah. Jenkins? Bukankah ini istananya Howl?  Bel pintu pun berbunyi lagi dan kali ini tamunya menanyakan ke manakah penyihir Pendragon?  Pikir Sophie, kenapa ada Jenkins dan Pendragon dalam satu rumah?  Sophie yang penasaran pun membuka pintu dengan mencoba kenop yang berbeda-beda, dan menemukan keadaan luar yang berbeda pula. Hoho...seperti pintu ke mana saja punya Doraemon gitu. Ketika Howl muncul, Sophie mengumumkan bahwa dia adalah wanita pembersih baru benteng, yang disewa oleh Calcifer.


Tiba-tiba, negara Sophie terlibat perang dengan negara tetangga, disusul dengan hilangnya Putra Mahkota dari dunia penyihir. Howl menerima panggilan dari Raja, untuk bertarung di perang. Namun, Howl mempunyai ide untuk mengirim Sophie dengan berpura-pura menjadi ibunya. Sophie akan mengatakan kepada raja untuk menyatakan bahwa Howl adalah seorang pengecut yang mempunyai 2 identitas. Dalam perjalanannya ke istana, Sophie bertemu dengan anjing sesak napas bernama Heen, yang dipikirnya adalah Howl yang menyamar. Sophie juga bertemu dengan The Witch of The Waste, yang akhirnya kehilangan kekuatan karena diambil oleh Suliman (penyihir raja), dan menjadi seorang nenek tanpa kekuatan sihir. Suliman memberitahu Sophie bahwa Howl akan menemui nasib yang sama jika ia tidak ikut bergabung dalam perang.


Ketika Sophie memprotes tindakan Suliman, kutukan The Witch of The Waste untuk sementara menjadi lemah karena ada cinta dalam kata-kata Sophie. Suliman menyadari bahwa Sophie mempunyai perasaan cinta yang kuat kepada Howl. Howl kemudian tiba untuk menyelamatkan Sophie. Suliman mencoba untuk menjebak Howl, tetapi dengan bantuan Sophie, mereka berhasil melarikan diri dengan membawa mantan The Witch of the Waste bersama mereka.


Sophie akhirnya mengetahui bahwa Howl berubah menjadi makhluk berbulu mirip burung ketika terlibat dalam perang, tetapi tiap kali berubah selalu membuat Howl lebih sulit untuk kembali ke bentuk manusia. Sophie takut kalau Howl sedang mempersiapkan untuk meninggalkan mereka, karena waktu yang tersisa sebagai manusia yang terbatas. Ibu Sophie muncul dan sebenarnya berada di bawah pengaruh Suliman dan meninggalkan sebuah tas berisi ular mata-mata di bawah perintahnya. Nenek menemukan ular itu dan segera melemparkannya ke Calcifer. Sayangnya, Calcifer sakit setelah makan ular tersebut, membuat dia tidak bisa melindungi istana Howl.


Beberapa jam kemudian, kota tempat tinggal Sophie dan istana Howl dibom oleh pesawat musuh, sementara tentara Suliman menyerang toko bunga yang dibuat Howl untuk Sophie. Setelah melindungi toko bunga dari pengeboman, Howl menyembuhkan Calcifer, lalu pergi untuk mengusir tentara tersebut.  Dia berkata pada Sophie bahwa dia tidak akan melarikan diri lagi, karena dia memiliki sesuatu yang dia ingin lindungi sebelum bergabung di peperangan. Menyimpulkan bahwa Howl harus diselamatkan, Sophie mengeluarkan semua orang dari istana juga memindahkan Calcifer dari perapian yang segera diikuti oleh kehancuran istana. Sophie menawarkan sepotong rambutnya ke Calcifer supaya kekuatannya cukup untuk memindahkan sebagian kecil yang tersisa dari istana.


Mereka menuju ke arah Howl ketika nenek menemukan hati Howl di dalam Calcifer. Nenek mengambil hati tersebut dan menolak untuk melepaskannya meskipun api Calcifer membakarnya. Sophie menuangkan air ke nenek, membuat Calcifer kehilangan semua kekuatan dan kekuasaannya. Sisa istana pun terbelah, lalu Sophie dan Heen jatuh ke jurang. Sophie terus berjalan menuju jantung Howl dengan bantuan cincin sihir penunjuk arah yang sebelumnya diberikan Howl. Sophie masuk melalui pintu ke daerah yang gelap dan menemukan ingatan bagaimana Howl dan Calcifer bertemu. Howl kecil, jatuh iba kepada bintang yang jatuh dan sekarat, lalu memberikan hatinya kepada bintang yang sekarat itu, yang tidak lain tidak bukan adalah Calcifer. Tindakan ini membuat Calcifer terikat tanpa batas kepada Howl. Sementara Howl yang kehilangan hati, menjadikannya terikat secara emosional dengan masa kanak-kanaknya. Nggak heran, kalau kelakuan Howl kadang kekanakan :).


Sophie akhirnya menemukan Howl, yang sudah kehilangan kesadaran sebagai manusia dalam bentuk burung. Mereka kembali ke kelompok, dan Sophie meminta nenek untuk mengembalikan jantung Howl. Nenek memberikan jantung Howl kepada Sophie, yang segera ditempatkan kembali ke dalam tubuh Howl, mengembalikan hidupnya, dan membebaskan Calcifer.


Sophie mencium orang-orangan sawah di pipi sebagai ucapan terima kasih, yang akhirnya mengembalikan wujud aslinya yaitu Putra Mahkota dunia sihir. Yep, Putra Mahkota yang hilang dan terjebak dalam bentuk orang-orangan sawah sampai dia menerima ciuman dari wanita yang disukainya.
 

Heen menunjukkan adegan bahagia akhir mereka ke Suliman, dan Suliman memutuskan untuk mengakhiri perang. Howl, Sophie, dan yang lainnya terlihat tinggi di atas pesawat pembom di sebuah kastil yang bergerak baru. Akhir yang bahagia tentu saja.



Film-film Studio Ghibli selalu terasa hangat di hati dan cocok untuk tontonan seluruh keluarga. Ada yang merasa bosan dengan film dari Ghibli? Hahaha...kalau ada, mungkin bukan penggemar film 2 dimensi seperti ini ya. Belum sempat menonton film ini? Bisa ditonton secara streaming di KissAnimedotcom. Semua screenshot di cerita ini saya ambil dari situ. Masih banyak film Ghibli yang belum sempat saya tonton, semoga masih sempat menonton sebelum di-banned dan bisa cerita di sini.

Salam,

Dina