Tampilkan postingan dengan label mask. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mask. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Maret 2013

[REVIEW] Baviphat Juicy Mask Sheet

Halo temans ^____^

Belakangan ini saya lagi ketagihan pakai mask sheet. Ini gara-gara dikasih 1 lembar mask sheet Etude House oleh salah satu seller di GMarket (baca cerita di sini), jadi ketagihan pakai mask sheet.  Akhirnya saya beli di salah satu online shop, saya coba merk lain yaitu Baviphat Juicy Mask Sheet.
Kenapa pilih Baviphat? Hahaha, jujur...karena kemasannya lucu dan sangat menarik perhatian.

Kemasannya kayak begini...
sumber : google.com
Lucu kaaan....? Ada 10 varian untuk produk ini, yaitu : aloe, avocado, grape, greentea, lemon, olive, peach, pomegranate, strawberry dan tomato.  Tadinya pengen beli 10 varian itu, masing-masing 1 lembar tapi ada varian yang kosong, nggak jadi deh.  Akhirnya beli lemon, strawberry, dan tomato.

Yang namanya mask sheet bentuknya kan standard yah, semua varian ya bentuknya begitu-begitu saja. Jadi akan saya ceritakan dalam satu posting saja.  Saya baru coba varian yang lemon, dan itu juga hanya 1 lembar.  Yang tomato dan strawberry masing-masing beli 2 lembar, akan saya ceritakan setelah selesai pemakaian nanti.

Secara umum, lembaran kain kapas masker ini tebal, kurang lebih hampir sama dengan punya Etude House.  Ada lubang di bagian mata, lubang hidung, dan mulut.  Lebar dan panjang kain kapasnya sesuai dengan muka saya. jadi nggak perlu tarik sana-sini biar lubangnya pas :D.

Berikut saya ceritakan per varian.
Siap ya, here we go...

Baviphat Juicy Mask Sheet : Lemon

Hohoho, dilihat dari dekat tambah kelihatan betapa imutnya kemasan mask sheet ini.  Outline-nya berbentuk botol sesuai dengan gambar yang tercetak di bagian depan.  Ditambah dengan gambar irisan lemon yang menggoda,  berasa pakai juice lemon yang dituang dari botolnya...:D.  Hmmm, secret recipe dari Baviphat?  Well, who knows....:)
Bagian belakang kemasan...

Isi kemasan...
Essencenya lebih banyak daripada mask sheet-nya Etude House.  Wangi lemon tercium lembut ketika kemasan dibuka.  Karena saya nggak bisa baca huruf Hangeulnya, maka saya coba tanya om google  dan dapat hasil seperti ini, 
  • Sebum & Vital
  • Highly enriched juice for skin!
  • Lemon extract make oily and dark skins to be fresh and bright.
  • Moisturizing ingredients such as Betaine and Shea Butter are contained to give vitality to dry skin.
  • Lemon which is rich in Vitamin C helps to keep skin to be clean, bright and smooths
Intinya produk ini berguna untuk mencerahkan dan menyegarkan kulit wajah :D.

Hasilnya bagaimana?  Hehehe, entah ya karena cuma beli 1 lembar.  Ketika dipakai di wajah berasa nyaman dan dingin (saya masukkan kulkas terlebih dahulu).  Karena kainnya tebal dan essencenya banyak, butuh lebih dari 20 menit untuk kain supaya essencenya agak berkurang.  Begitu kain diangkat, wajah memang terasa segar, lembab, dan kenyal.

Cerah?

Nggak :D.  Mungkin harus beli beberapa lembar dan pakai berturut-turut selama beberapa minggu, supaya kelihatan efeknya.  Tapi setidaknya saya suka dengan essence yang banyak, yang sisa di kemasannya saya tepuk-tepuk di wajah sambil saya biarkan kering sendiri.  Agak lengket sih, tapi nggak apa-apa karena setelah kering saya pakaikan toner dan pelembab, nggak bilas lagi dengan air.

Beli lagi nggak? Kayaknya nggak, karena pengen coba varian yang lain :).
Varian berikutnya tomato.  Tunggu ya, saya posting minggu depan.

UPDATE!
Baviphat Juicy Mask Sheet : Tomato

Naaaah...sekarang saya mau cerita tentang Baviphat Juicy Mask Sheet yang rasa tomat :D.  Dari sisi kemasan nggak beda dengan yang rasa lemon, cuma yang ini gambarnya tomat.  Seger banget deh ngeliat tomat-tomatnya itu. Hihihi...
Bagian belakang kemasan...
Meeeeeh, photo editor online yang biasa saya gunakan lagi ngadat, fotonya tidak bisa di-upload untuk ditambah watermark :(.  Padahal pakai yang itu mudah sekali, eeee...malah dapat photo editor baru dengan fitur yang lucu-lucu.  Jadi bisa pakai icon kelinci lucu itu....:D

Back to this juicy mask sheet story...

Yang ini saya beli 2 lembar dan sudah saya pakai semua.  Hasil googling kebanyakan pakai mask sheet ini karena diklaim bisa mencerahkan dan melembabkan kulit kering, kandungan antioksidan pada tomat dipercaya dapat menyehatkan kulit.  Seperti biasa saya pakai sesudah membersihkan wajah, dan biarkan sampai kain kapas agak mengering.  Ada sekilas wangi tomat, hmmmm...  Pertama kali pakai, ada sedikit rasa perih tapi lama-kelamaan menghilang. Setelah agak mengering, kain saya angkat dan saya peras essencenya lalu saya tepuk-tepuk ke wajah.

Hasilnya?

Wajah menjadi lebih lembab dan kenyal, daaaaan...pakai yang tomat ini, wajah memang kelihatan lebih cerah.  Kelihatan lebih cerah daripada kalau pakai yang lemon.  Essence-nya lebih lengket jadi harus saya bilas sedikit dengan air, baru pakai pelembab.

Untuk varian tomat ini, beli lagi nggak?  Hihihi, sepertinya tidak.  Masih ada 2 lembar varian strawberry, minggu depan akan saya coba dan akan saya ceritakan di posting ini. See you :)

Thank you for reading and visiting my blog :)




Rabu, 27 Februari 2013

[REVIEW] Etude House Natural Mask Sheet : Pearl

Halo temans ^___^

Ohoooo...saya mau cerita tentang pengalaman pertama memakai mask sheet.  Baca-baca blog orang kok banyak yang suka pakai mask sheet, katanya adem gitu...apalagi kalau masknya dikulkasin terlebih dahulu.  Kelihatannya berasa maknyes gitu ya di muka. Penasaran tapi belum banget-banget pengen beli dan cobain.

Then, bersamaan dengan datangnya belanjaan plus beberapa sample dari qoo10 a.k.a GMarket Indonesia, ternyata seller yang baik hati juga memberi saya 1 lembar mask sheet.  Tadinya cuma nggumun, ini sampel apa ya? Kok gedha bangeeet...baik hati banget produk yang kasih sample segede ini.  Ternyataa....itu adalah Etude House Natural Mask Sheet : Pearl :)

Hoaaaa, pucuk dicinta ulam tiba.  Saya lagi penasaran pengen coba mask sheet, dikasih ini. Nggak apalah biarpun cuma 1 lembar. Yah, sebenarnya belum pantes dibikin review yak, karena hasil pemakaian jangka panjang belum terlihat.  Etapi efek sesaat langsung kelihatan kok... Jadi saya ceritain saja untuk posting hari ini.

Langsung aja yuuuk...


Kemasannya berupa plastik, warnanya pink yang lembut...sukaaa...:D.  Ada gambar orang narik-narik mutiara gitu, karena mask sheet ini diklaim mengandung ekstrak mutiara.  Tuuu, tulisan "pearl extract"nya ditarok gede-gede di atas...jualan utamanya kan itu :)


Maaf, foto bagian belakang agak buram.  Seperti biasa ada keterangan produk dalam bahasa Korea dan Inggris.  Saya perjelas untuk keterangan bahasa Inggris ya...


Etude House menyebut mask ini dengan essence mask, dengan kandungan ekstrak mutiara untuk kulit wajah lebih alami bercahaya. Kenapa disebut essence?  Pas saya lihat memang essence-nya banyak banget.  Lihat di bagian dasar kemasan, ada banyak cairan essence...


Ahahaha, saya lupa foto kemasan ketika mask sheet sudah dikeluarkan...:D, maaf yak. Lain kali punya mask sheet lagi, saya fotoin deeh... Bentuk mask sheet ya begitu, kain kapas putih selebar wajah dengan lubang di mata, hidung bagian bawah, dan mulut.  Muahahaha, saya nggak pede foto wajah dalam keadaan memakai mask.  Jadi tolong dibayangin aja...


Seperti pada diagram itu, masker agak ditarik sehingga seluruh wajah tertutup kain kapasnya.  Sehari sebelumnya masker saya masukkan kulkas dulu, jadi pas mau dipakai berasa dingin dan maknyes.  Pakai setelah wajah dibersihkan, diamkan selama 30 menit.  Kalau pakai mask sheet ini susah ya bok disambi kerja yang lain.  Kalau pakai model yang wash-off biasanya saya sambil cuci piring atau nyetrika, tapi ini karena ada kain yang nempel dan basah banget, saya akhirnya tidur-tiduran aja...*ngumpet*

Saya pakai lebih dari 30 menit *ngakak* abis keenakan tiduran, jadi merem beneran...idiiih...:D.
Di kemasan ditulis setelah mask sheet diangkat, ambil sisa cairan di kemasan dan gunakan untuk memijat wajah.  Saya ikutin doong, whoaaaa...enak banget.  Saya pijat dengan pijatan ala Stella Lee (lihat di sini). 

Okay, hasilnya bagaimana? Ohooo...ini baru satu kali kan, jadi hasil kulit wajah yang alami bercahaya itu belum saya dapat.  Tapi saya suka dengan sensasi adem dan nyaman ketika memakai mask sheet, juga suka dengan rasa lembab yang saya dapatkan sesudah pemakaian.  Well, karena sudah lembab saya tidak pakai pelembab lagi.  Dan karena sayang dengan kulit wajah yang bersih dan lembab, kemarin saya putuskan untuk cuti dandan :D, no bb cream and no cream blusher.  

Hehehe, beli lagi nggak?  Nggak tau ya, wash-off mask saya masih ada dan harus saya habiskan dulu sebelum expired. Emang sih, mask sheet lebih praktis karena nggak pakai acara bilas-bilas.  Nanti sajalah...kalau pengen ya beli :) 

Okaay, itu cerita hari ini.  See you next post.

Thank you for reading and visiting my blog :)



Selasa, 08 Januari 2013

[REVIEW] Skinfood Black Sesame Seed Hot Mask

Halo temans :)

Beberapa waktu lalu, saya ikutan pre-order (PO) Skinfood di Rie Butik. Pas barang dikirim, ternyata ada bonusnya yaitu sampel sachet Skinfood Black Sesame Seed Hot Mask. Kalau baca keterangannya sih, ini masker.  Cobain pakai, ternyata enak banget di kulit muka.  Whoaaaa, cuma 1 sachet doang, kurang puas deh :).  Akhirnya saya tanya ke temen yang jualan sampel di Facebook (Omoni Tiga), dia punya nggak stok sampel masker ini.  Dia bilang ada dan akhirnya saya beli beberapa sachet untuk persediaan  ;).

Kayak apa tampilannya?  Ini bagian depan sachet...


Kalau diperhatikan, gambarnya itu gambar wijen hitam :D (ya iyalaah, black sesame gitu). Bikin penasaran banget, wijen hitam dijadikan masker.  Terus ada kata-kata "hot mask", maksudnya apa pula?

Kita lihat dulu bagian belakang sachet...


Hehehe, huruf Hangeul lagi. Tapi ada keterangan dalam bahasa Inggrisnya : the mask opens up pores with a warm heat of salt and sugar powder and eliminates waste material in a rough skin affected by the accumulated keratin. It provides an amazing silkiness to skin with nourishing black sesame extract.   Terjemahan bebasnya begini :  masker untuk membuka pori-pori kulit wajah dengan kehangatan yang berasal dari garam dan bubuk gula, berguna untuk membersihkan sisa-sisa kulit mati.  Kandungan ekstrak wijen hitam akan membuat kulit wajah menjadi halus dan lembab.

Bagian dalam sachetnya...


Tekstur cairan maskernya...


Cairan maskernya berwarna abu-abu gitu, untungnya saya bukan tipe orang yang jijik-an jadi okay aja dengan tekstur cairan masker yang seperti ini.  Baunya kayak apa ya, kayak minyak goreng tapi wangi?  *mikir*  Ya wangi khas wijen deh... Masih ada butiran wijennya juga, berguna untuk scrub yang melembutkan.

Whoaaaaa.... Kalau dilihat dari deskripsi produknya, menurut saya ini lebih cocok sebagai peeling, semacam scrub gitu ya.  Buat saya yang biasanya pakai gula pasir sebagai scrub, nemu masker ini jadi suka banget dan bikin ketagihan.  Kalau pakai gula doang, nggak ada nutrisi tambahan lain.  Kalau pakai ini, ada tambahan ekstrak wijen hitam dan garam hangat.

Sebelum pakai masker, wajah sebaiknya dibersihkan dulu.  Pakai pembersih apa saja, yang biasa dipakai.  Pertama dipakai di kulit muka, ada sensasi hangat. Lama-lama jadi agak panas, tapi setelah itu jadi dingin biasa.  Pas waktu mulai hangat itu, dipijat-pijat di muka dengan gerakan memutar dan sedikit menggosok, terutama di daerah yang kulitnya kering (untuk menghilangkan sisa-sisa kulit mati).  Jangan sampai terkena mata, agak pedih soalnya (pernah kena dan sedikit menangis :D).   Buat scrub di bibir juga enak, rasanya sedikit manis (kan ada gulanya).

Kalau udah selesai pijetan, didiamkan dulu supaya nutrisinya menyerap di kulit wajah.  Kalau saya biasanya sambil ngerjain kerjaan rumah : cuci piring, jemur pakaian, pernah sambil nyetrika.  Padahal saran para beauty blogger, kalau maskeran itu lebih baik sambil tiduran  dan memejamkan mata :D.   Hihihi, nggak enak aja...takut nempel kemana-mana maskernya.  Didiamkan sekitar 10 menit, baru bilas dengan waslap yang udah direndam air hangat.

Wuidiiiih, kalau habis maskeran dan habis dibilas, kulit terasa lembut dan aluuuussss banget.  Sampai sayang nemplokin yang lain.  Soalnya saya lebih sering maskeran di pagi hari sebelum mandi pagi, jadi abis mandi ya dandan...tapi nggak apa-apa, hasil dandanan lebih bagus kalau kulit kita dalam kondisi lembab dan bersih :).

Oiya, masker ini lebih baik dipakai di suhu ruangan biasa.  Kalau pakainya sambil sauna atau sambil masak di depan kompor, dikhawatirkan masker menjadi terlalu panas, ngga bagus di kulit wajah.  Simpan masker di suhu ruang biasa, jangan di kulkas.  Kalau masksheet atau masker washed-off biasa emang enakan disimpen di kulkas dulu, baru dipakai di muka....maknyeeessss...:D

Kesimpulannya, masker ini enak banget dipakai sebagai peeling/scrubs.  Jadi sekarang saya nggak pakai gula pasir lagi sebagai scrubs.  Di Omoni Tiga, harga per sachetnya IDR5,000 bisa untuk 2x pakai.  Saya scrubs wajah seminggu sekali, jadi lumayan hemat deh.  Lagi nabung buat beli yang botol aslinya.  Kayak begini...:)


Okaaaay, itu cerita saya tentang Skinfood Black Sesame Seed Hot Mask.  Ada yang pakai juga? Bagi-bagi ceritanya ya... Kalau mau cobain sampel sachetnya, bisa add facebooknya Omoni Tiga dan beli di sana.

Thank you for reading and visiting my blog :)