Tampilkan postingan dengan label body. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label body. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 April 2013

[REVIEW] Bali Ratih Body Lotion

Halo temans ^____^

Ini namanya cerita tentang barang jualan sendiri, tapi memang kebetulan saya suka dengan produk ini jadi ya baiklah, akan saya ceritakan :D.  Gara-gara body lotion yang biasa saya pakai habis (baca cerita di sini) dan saya lupa membelinya ketika belanja bulanan, saya pun akhirnya melirik toko saya.  Hihihi...kebetulan yang lagi ready stok di toko adalah beberapa tabung body lotion dan body mist.

Lha, biasanya kan pakai body butter?

Akhir-akhir ini kulit tangan saya tidak terlalu kering, jadi pakai body lotion pun sudah cukup lembab.  Kalau untuk kulit kaki memang tetap pakai body butter karena kulitnya yang super kering :).  Kali ini saya memilih aroma milk, yang wanginya mirip-mirip jasmine (melati).
Mari-mari, dilihat penampakan tabungnya...


Tabungnya transparan, jadi mudah untuk melihat isinya sudah habis atau belum.  Suka karena kebanyakan tabung body lotion tidak transparan, jadi harus menebak-nebak isinya sudah sampai mana. Ujug-ujug harus diketok-ketok atau dibalik tabungnya supaya isinya kumpul di mulut tabung :D.

Mulut tabung dilengkapi dengan pompa, sehingga mudah untuk mengeluarkan isinya.  Pertama dibuka, mulut tabung tersegel dengan plastik dan dalam keadaan terkunci.  Sayangnya si pompa ini tidak dilengkapi dengan kunci pengaman, jadi kalau dibawa-bawa agak sedikit ribet, takut pompanya kepencet terus isinya keluar deh :(.


Semua aroma mempunyai bentuk tabung yang sama, yang membedakan adalah warna lotion dan plastik pembungkus.
Ini keterangan produk...


Tertulis di sana deskripsi produknya, semoga terlihat jelas ya.  Klik saja fotonya :).  Untuk bahan- bahan tidak akan saya bahas, karena saya bukan ahlinya.  Percaya aman, tidak ada bahan yang membahayakan.

Isi produk 110 ml, yang menurut saya terlalu sedikit untuk body lotion.  Kebanyakan body lotion yang beredar di pasaran itu kemasan 200 ml, yang paling kecil adalah 100 ml untuk bepergian.  Isi lotionnya sendiri seperti ini...


Tekstur cairan cukup kental, meski tidak sekental body butter yang nyaris agak padat.  Aroma milk mempunyai cairan berwarna putih dengan wangi menyerupai wangi melati.  Cairan juga mudah dibaurkan di kulit, seperti ini...


Daya lembab cukuplah kalau di kulit tangan, tapi kalau di kaki...kurang.  Wangi lotion bisa bertahan agak lama, kira-kira 2 jam masih tercium wanginya sekilas.  Jadi kalau nggak begitu suka pakai minyak wangi, pakai body lotion ini sudah cukup.

Secara keseluruhan saya cukup menyukai body lotion ini.  Kekurangannya adalah isi kurang banyak, jadi cepat habis kalau 1 tabung ini dipakai setiap hari. Juga karena tidak ada kunci pengamannya, si tabung tidak bisa dibawa pergi ke mana-mana.  Lalu sistem pemasaran yang masih secara online, tapi justru secara online itu yang membuat produk ini spesial :).

Beli lagi nggak?  Ya kalau lagi pengen, ambil stok di toko aja.... Diiiih...:D
Mungkin para pembaca berminat dengan produk ini?  Sila main ke toko saya, posting khusus Bali Ratih.

Segitu dulu ceritanya :)
Thank you for reading and visiting my blog :)





Jumat, 09 November 2012

[REVIEW] Bali Ratih Body Butter

Selamat siang temans :)

Hari ini postingannya review ya, sudah lama nggak buat review produk. Seperti biasa ya, review ini adalah pendapat pribadi saya, tidak ada paksaan dari pihak produsen dan juga tidak memaksa pembaca untuk ikut menggunakan produk ini. Jika akhirnya ada pembaca yang menggunakan produk ini dan memberikan hasil yang berbeda, semata dikarenakan perbedaan kondisi kulit.

Kali ini saya akan membahas Bali Ratih Body Butter,  lengkapnya Ultra Rich Moisturizer Body Butter.  Aroma yang saya pilih adalah almond nut.  Body butter adalah salah satu dari empat rangkaian skin care yang dikeluarkan oleh Bali Ratih.  Tiga lainnya adalah body scrubs, body lotion dan body mist.

Saya sekarang memakai produk ini sebagai pelembab kulit.  Sudah pernah saya tulis kalau saya punya jenis kulit yang kering, penggunaan body lotion saja tidak cukup melembabkan, walau kadang kalau lagi bosan ya pakai body lotion juga sih :).  Okeee, seperti apa kemasannya Bali Ratih Body Butter ini?
Ini dia...
Kemasan yang cantik bukan?  Sama seperti body scrubsnya, di bagian luar dibungkus dengan plastik.  Ada info akan diganti dengan aluminium foil di bagian dalam setelah tutup tapi saya belum mendapatkan kemasan yang seperti itu.  Bahasa yang digunakan di kemasan ada 3, Indonesia, Inggris dan Jepang.  Sasarannya turis yang datang ke Bali siiih...:)

Produsen Bali Ratih mengeluarkan 16 varian aroma untuk seluruh produknya. Yaitu almond nut, apple, avocado, chamomile, cherry, chocolate, coffee, greentea, lavender, mango, milk, olive, orange, strawberry, whitemusk, dan whiterose :).  Yang saya pilih kali ini adalah aroma almond nut, diterangkan di sini sebagai mediterranean aromatherapy...(nah loooh...apa itu ya???).  Ya pokoknya, aroma-aroma yang dikeluarkan Bali Ratih ini mempunyai efek aromaterapi yang berbeda-beda. Gitu kayaknya...*soktaudikit*

Ada bahan-bahan apa di dalam Bali Ratih Body Butter ini?  Mari kita intip...
Aheeeem, bahasa kimia semua.  Yang jelas ada cocoa butter (kayaknya bahan wajib buat pelembab ya...), olive oil (minyak zaitun), sunflower seed extract (ekstrak biji bunga matahari), beeswax (lilin lebah), aloe vera extract (ekstrak lidah buaya),  almond nut extract (ekstrak kacang almond), dan wewangian.  Ekstrak kacang almond dipercaya dapat menjadikan kulit lembut, halus, dan makin bercahaya...(lampuuu kaliii...). Aroma almond nut ini mirip dengan wewangian buat cowok, jadi nggak wangi manis seperti permen atau bunga, cenderung macho gitu...:D

Bagian dalamnya kayak gini ...
Body butter jelas lebih pekat daripada body lotion, makanya daya lembabnya juga lebih tinggi. Kalau dioleskan ke kulit tangan jadi seperti ini...
Nggak beleber kan?   Body lotion karena bentuknya sedikit cair, dituang sedikit ke tangan akan langsung beleber...
Setelah diratakan akan berasa lembuuut banget...dan yang pasti kulit lembab dan harum :)
Selalu pakai body butter sehabis mandi terutama habis mandi pagi, saya sendiri lebih suka pakai di malam hari.  Pagi hari pakai body lotion saja.  Wangi body butternya tahan lama, biasanya nggak pakai minyak wangi lagi karena dari body butter saja sudah cukup, itu kalau pas pakai di pagi hari :D

Enaknya pakai Bali Ratih Body Butter ini, nggak lengket ketika dioleskan, terutama di bagian tumit dan telapak kaki.  Tetap meninggalkan jejak minyak di lantai tapi nggak separah temannya yang dari Enggres itu :D.  Naaah, karena kemasannya kecil, kalau saya yang pakai berasa banget cepet abis.  Saya hanya pakai di tangan dan kaki, dalam waktu 2 minggu sudah habis isi 110 ml.  Kalau lagi super duper kering, sering oles-oles jadi cuma buat 10 hari gitu.  Rada boros :(

Sama halnya dengan body scrubs, body butter ini hanya dijual secara online, belum masuk ke supermarket tertentu.  Penjualan secara online mengakibatkan tidak adanya harga eceran tertinggi, harga eceran terendah ada :(.  Harga terakhirnya adalah IDR27,000.  Kalau beli satu saja via online shop, rugiiii....harus beli bareng produk lain, atau beli beberapa buah sekaligus.  Menghemat ongkos kirim.

Nilai positif produk ini :
  • Cocok untuk saya, yang bermasalah dengan kulit kering.
  • Harga terjangkau.
  • Wangi tahan lama dan banyak varian.
  • Kemasan kecil, sehingga mudah dibawa kalau pergi-pergi.

Nilai negatif produk ini :
  • Hanya bisa diperoleh lewat online shop, jadi tidak ada ketentuan harga tertinggi. 
  • Aroma tertentu karena favorit, stoknya sering habis dan harus menunggu tersedia kembali.
Nilai keseluruhan : 9/10

Beli lagi?  Tentu saja ;)

Tertarik mau beli?  Sila kirim order via email : deena_oedin@yahoo.com

Thank you for reading :)











Senin, 08 Oktober 2012

[REVIEW] The Body Shop Cocoa Butter Body Butter

Selamat siang temans :)

Sudah lama saya tidak posting review produk yang saya gunakan sehari-hari. So, kali ini saya akan mereview produk pelembab kulit dari The Body Shop (pasti sudah tahu merk ini ya...) yaitu Cocoa Butter Body Butter. Seperti biasa, tidak ada paksaan dari pihak produsen dalam penulisan review ini. Juga tidak memaksa pembaca untuk ikut menggunakan produk ini. Kalaupun pembaca tertarik menggunakan dan ternyata menghasilkan efek yang berbeda, itu wajar...karena pasti ada perbedaan kondisi kulit.

Produk ini sudah lama saya gunakan, dan sebenarnya dari dulu sudah pengen nulis reviewnya tapi keduluan posting-posting yang lain yang sudah berkecamuk di otak saya :D
Akhirnya sampai isinya habis dan saya sudah ganti produk lain, baru bikin reviewnya...

Well, shall we begin the review...

Cocoa Butter Body Butter ini adalah salah satu seri perawatan kulit dari The Body Shop. Produk lainnya ada hand & body lotion, lipcare stick, dan moisturising stick. Saya menggunakan body butter-nya saja, dikarenakan kondisi kulit badan saya yang super kering, dan menggunakan pelembab adalah WAJIB.

Seperti apa penampakannya? Seperti ini niiih...
Kemasannya besaaar...isinya juga lumayan banyak siih :D, yaitu 200 ml. Hihihi...yang saya suka dari kemasan ini adalah setelah isinya habis, saya bisa pakai tempatnya untuk simpan barang-barang kecil.

Bagian belakang toples, penampakannya seperti ini :
Label di bagian belakang tersebut bisa dibuka, dan ada informasi mengenai bahan-bahannya. 
Kayak gini niiih :
Bahan-bahannya sih kebanyakan bahan kimia organik ya. Sedikit kurang paham :D tapi pihak The Body Shop lewat websitenya menyatakan tidak ada bahan kimia berbahaya dalam produk ini.

Sesuai namanya yaitu Cocoa Butter Body Butter, produk ini mengandung cocoa butter (mentega dari kakao) yang bekerja menyerap ke kulit pada suhu ruangan sehingga bisa melembabkan kulit dan membuatnya terasa halus dan lembut. Selain cocoa butter, produk ini juga mengandung shea butter (mentega dari pohon shea) yang membantu cocoa butter dalam melembabkan dan melembutkan kulit.

Untuk foto isi produk...dengan sangat menyesal, tidak ada fotonya T_T. Isinya sudah habis, dan tidak sempat ambil fotonya...
Body butter mirip dengan body lotion tapi lebih kental, hampir mirip dengan margarin Blue Band :D
Karena lebih kental dan lebih banyak mengandung mentega, dengan sedikit saja produk dioleskan di kulit, sudah membuat kulit menjadi lembab. 

Kekurangan penggunaan body butter adalah seringkali terasa lengket di kulit :( terutama di kulit tangan dan telapak kaki, sehingga ada rasa tidak nyaman sehabis menggunakannya walaupun setelah beberapa saat rasa lengket itu hilang. Penggunaan di telapak kaki, hmmmm...habis pakai jangan jalan-jalan telanjang kaki yaaah :D. Meninggalkan jejak minyak di lantai keramik, saya suka kesal sendiri...baru dipel sudah ada jejak minyak, padahal itu jejak saya sendiri :D.

Body butter lebih enak dipakai pada saat mau tidur malam, posisi badan dan kaki sudah di atas tempat tidur. Lebih mengoptimalkan kerja produk di malam hari...:). Sehabis mandi juga bisa dipakai, tapi saya akhirnya lebih suka pakai body lotion sehabis mandi karena lebih terasa ringan dan segar. 

Produk ini bisa didapatkan di outlet-outlet The Body Shop yang ada di mall-mall. Juga bisa dibeli secara online di websitenya The Body Shop, please click here :)

Harga produk ini terakhir adalah IDR169,000. Cukup mahal yah, tapi untuk kemasan 200 ml dan bisa dipakai selama +/- 2 bulan, jatuhnya lumayan juga. Apalagi kalau The Body Shop lagi diskonan, bisa hemat 50% karena biasanya beli 1 gratis 1 :D

Nilai positif dari produk ini :
  • Efektif banget buat yang punya masalah kulit kering seperti saya :)
  • Harum coklatnya menyenangkan, berasa pengen gigit kulit sendiri.
  • Mudah cara memperolehnya, bisa pas jalan-jalan ke mall, atau beli online biar ga repot ke luar rumah.
Nilai negatif dari produk ini :
  • Agak mahal. IDR169,000...setelah saya resign, saya cukup ketat dengan anggaran kecantikan. Selama ada produk yang fungsinya sama dengan harga lebih murah, kenapa tidak?
  • Sehabis dipakai agak terasa lengket dan meninggalkan jejak minyak di lantai.
  • Kemasan cukup besar sehingga tidak praktis kalau mau dibawa pergi-pergi.
Keseluruhan : 8/10

Membeli lagi? Sepertinya tidak :D

Okaaaay...itu review saya untuk The Body Shop Cocoa Butter Body Butter :)

Thank you for reading :)


Sabtu, 15 September 2012

[REVIEW] Bali Ratih Traditional Body Scrubs

Selamat siang temans :)


Kali ini saya akan me-review produk kecantikan, yaitu lulur Bali Ratih :)

Seperti biasa, saya menulis review ini berdasarkan pengalaman pribadi selama memakai produk, tidak ada paksaan dan permintaan dari pihak produsen, juga tidak memaksa pembaca untuk membeli dan menggunakan produk ini. 


Sebelum menggunakan lulur model krem begini, saya menggunakan lulur kuning tradisional, yang beli di mbok-mbok jamu itu lho...tapi karena cenderung membuat kulit kering akhirnya saya berhenti luluran sampai lamaaaa...sampai akhirnya mau menikah, dan luluran lagi persiapan pernikahan. Si ibu lulur memakai produk ini untuk pelanggannya...jadilah saya coba. 



Tadinya nggak tahu harus cari di mana lulur ini, di swalayan kok nggak ada yah? Di swalayan hanya ada merk-merk seperti Sekar Jagat, Herboris, atau Purbasari. 

Baru setelah rajin-rajin brosing, ternyata lulur Bali Ratih ini hanya dijual secara online. Malah sekarang jadi penjualnya juga...:D


Okaaaaay...Let's start the review...



Menurut website resminya, Bali Ratih Traditional Body Scrubs adalah lulur tradisional yang diolah menggunakan teknologi modern yang bersih dan higienis di mana di dalamnya terdapat bahan - bahan tradisional pilihan dan berkulitas dengan kandungan extract dan sari buah/tumbuh-tumbuhan yang berkualitas. 



Tampilan luarnya seperti ini :




Di bagian luar ada pembungkus plastiknya, maaf yaaah...yang ini udah saya buka. Saya lagi buka yang wangi chamomile (kamomil). Pas yang ada di stok jualan cuma itu :D


Emang ada berapa wewangian? Sejauh ini produsennya keluarin 16 aroma, yaitu : almond nut, apple, avocado, chamomile, cherry, chocolate, coffee, greentea, lavender, mango, milk, olive, orange, strawberry, whitemusk, dan whiterose :). 
Favorit pelanggan ibu lulur saya adalah : milk, olive, greentea, dan mango
Saya sendiri menyukai wangi chamomile ini, karena wanginya lembut, mirip dengan wangi lulur bubuk kuning itu ;).

Bilangnya tradisional? Yakin nih tradisional. Yuuuk intip bahan-bahannya...


Hoooo...di situ disebutkan ada rice starch (tepung beras), yam bean extract (ekstrak bengkoang), corn starch (tepung jagung), beeswax (lilin lebah), curcuma heyneana (temugiring), olive (zaitun), sunflower seed extract (ekstrak biji bunga matahari), cocoa seed body butter base (krem biji kakao), tepung kaolin, chamomile recutita extract (ekstrak bunga kamomil), essential oil (minyak esensial), dan aquadest (air suling). Alami lah ya...kalau melihat bahan-bahannya, at least ngga ada nama-nama kimia pabrikan gitu...:D.


Kayak apa bagian dalam kemasannya? Yuuuuk...



Untuk saat ini begitu tutup pertama kali dibuka langsung terlihat bagian dalamnya. Info terbaru, akan ada kemasan baru yaitu menggunakan tutup aluminium foil sebagai pembatas antara isi dan tutup luar. Semoga segera terealisir karena dengan aluminium foil diharapkan lebih higienis. 


Isi kemasan ini adalah 100 gram. Untuk lulur seluruh badan (dengan bantuan ibu lulur) biasanya untuk 2x pemakaian. Saya lulur 2 minggu sekali, jadi 1 kemasan ini untuk 1 bulan. 

Cara pemakaian cukup digosok ke kulit secara perlahan dan lembut, sampai daki ditarik oleh krem lulurnya, dan jatuh sendiri. 
Menurut saya produk ini lebih mudah menarik daki, jadi nggosoknya ngga pakai tenaga ekstra...*malas*

Laaah, katanya dibantu ibu lulur? Ya kadang-kadang, saya gosok sendiri di bagian lipatan siku. Kan gampang kliatan kalo bagian situ....;)
Hasilnya kulit lebih halus, lembut, dan wangi...plus ngga kering kalau pakai lulur krem begini...

Habis luluran, badan diolesin minyak zaitun...biar lebih lembut lagi. Satu jam setelahnya baru mandi dengan air hangat suam-suam kuku....badan jadi lebih rileks...:).

Positif :
- Kemasan mungil dan mudah dibawa.
- Harga terjangkau IDR24,000 untuk budget bulanan :D
- Wangi lembut, tidak menusuk
- Mudah digunakan di kulit.

Negatif :
- Dijual secara online, beda daerah beda harga karena tergantung ongkos kirim.
- Stok sering habis, jadi kadang harus indent. Wheeew...kayak mobil.

Membeli kembali? Pastinya :D

Overall : 9  

Tertarik beli produk ini? Sila kirim email ke : deena_oedin@yahoo.com :).

Okaaay temans, that's my review...


Thank you for reading :)