Tampilkan postingan dengan label moisturizer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label moisturizer. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 November 2013

[PRODUK] Johnson's Baby Lotion

Halo temans ^____^

Apa kabar semuanya? Semoga sehat ya.

Hooo...sudah lama nggak cerita tentang produk. Hahaha, soale kalau cerita tentang produk ini saya nggak puas kalau nggak ada fotonya. Sementara, mau ambil foto produknya kok nggak mood gitu. Pending dulu deh. Kali ini karena saya lagi mood motoin, juga karena lagi seneng banget sama lotion ini, mari kita bahas Johnson's Baby Lotion. 

Yep, produk untuk bayi. Saya emang suka sama produk-produk untuk bayi seperti ini. Agak bosan dengan Johnson's Baby Milk Lotion, saya akhirnya beli ini di belanjaan bulan kemarin. Ternyata nggak mengecewakan. Kayak apa penampakannya? Ini dia.

Jumat, 19 Juli 2013

[REVIEW] Etude House Skin Malgeum Emulsion

Halo temans ^____^

Sebagai penjual kosmetik dan skincare online, saya banyak mendapat pertanyaan ini : pelembab yang bagus untuk pagi hari apa ya? Atau ini : kulit saya berminyak, apa tetap harus pakai pelembab? Lalu bagusnya pakai pelembab apa, krim atau emulsion? Jujur, saya bingung menjawab pertanyaan yang diajukan. Kenapa? Karena saya sendiri belum mencoba semua produk yang saja jual :D. Beberapa produk memang sudah saya coba, tapi kebanyakan belum cobain...*ngumpet*.

Akhirnya kadang saya jawab seperti ini : kalau skincare biasanya cocok-cocokan, cocok di orang lain belum tentu cocok di kita. Masing-masing punya preferensi terhadap produk tertentu :). Banyak-banyak cari info mengenai produk yang sesuai dengan jenis dan keadaan kulit kita. Coba-coba beli sample saja dulu, kalau merasa cocok baru beli yang full size. Lalu bertanya lagi : sist, jual samplenya? Saya jawab : saya hanya jual full size :). Habis itu, biasanya nggak jadi beli...*ngakak*. Ya sudah, belum rezeki saya :)

Curcol sekilas ya...

Hari ini saya mau cerita produk pelembab yang sudah saya gunakan sekitar 4 bulan, dan belum habis sampai sekarang (.___.). Bagaimana mau habis, ukurannya segede gaban, dan dipakainya hanya pada pagi hari saja. Hihihi, ini dia : Etude House Skin Malgeum Emulsion (Moisturizing Emulsion).


Ini belinya nggak sengaja, bagai membeli kucing dalam karung :D. Sebetulnya mau beli Skinfood Fresh Apple Sparkling Pore Emulsion, mengingat waktu itu pori-pori kulit wajah kelihatan jelas sekali seperti kulit jeruk. Lha, ternyata kok habis...:(. Saya tidak mau pakai pelembab berbentuk krim di pagi hari, karena rasanya nggak nyaman pakai krim pagi-pagi :D. Akhirnya saya putuskan membeli ini.

Produk datang dengan kemasan kardus berwarna putih, dikombinasi dengan warna ungu yang lembut. Sisi kardus yang mencantumkan keterangan produk dan bahan aktif, berwarna pink muda. Haeee...kapan sih, kemasannya Etude House tidak berkesan girly ;). 


Saya perjelas untuk keterangan produk dan bahan aktifnya :


Seri Skin Malgeum sebenarnya terdiri dari beberapa produk, ada toner dan pelembab untuk kulit kering dan berminyak, tapi tidak spesifik untuk pori-pori yang kelihatan jelas. Saya pilih ini karena kulit saya juga agak berminyak. Ingin beli tonernya juga, tapi sudah terlanjur cinta sama Etude House Wonder Pore Freshner (baca cerita di sini), akhirnya nggak jadi beli :)

Sewaktu melihat ukuran volumenya yang 200 ml, saya kaget juga. Waduh, ini bakalan lama sekali baru habis :D. Untuk dipakai di wajah kan, tidak sebanyak seperti di badan. Ketika mengeluarkan tabungnya, saya juga menganga...ini sama sekali tidak ramah untuk di bawa bepergian :(.


Kayak botol minuman ya? :D

Sudah 4 bulan lebih memakai ini, isinya belum habis setengah botol. Padahal niatnya mau cerita setelah habis 1 botol, tapi kayaknya itu masih lama sekali. Jadi ceritanya sekarang saja.


Tutup tabung berwarna pink muda, sama dengan kardusnya. Mulut tabung sebelumnya disegel dengan aluminium foil, biasanya tidak saya buka semua tapi karena sudah terbuka semua, saya lepas sekalian. Kalau mau dipakai, dituang secukupnya di punggung tangan lalu diaplikasikan ke wajah per bagian wajah.


Konsistensi cairan termasuk sedang, tidak terlalu cair dan juga tidak terlalu kental. Namanya kan emulsion...:). Ada sedikit wewangian di produk ini, menurut saya cukup lembut dan tidak menusuk. Buat yang tidak suka produk pelembab dengan wewangian, lebih baik tidak pakai produk ini.


Konsistensi cairan yang sedang ini membuat produk mudah diaplikasikan ke kulit wajah, dan tidak butuh terlalu banyak untuk digunakan setiap pagi. 

Menurut saya, pelembab ini enak dipakai. Tidak menimbulkan rasa lengket, yang ada kulit wajah terasa lembab dan sedikit kenyal. Memang daya serap di wajah agak lama, tapi itu tidak menjadi masalah. Biasanya setelah dioles merata di seluruh wajah, saya tepuk-tepuk dengan telapak tangan. Habis ditepuk-tepuk, gosokkan kedua telapak tangan sampai ada terasa panas lalu tempelkan tangan di wajah, sebentar saja. Dengan tangan hangat yang menempel, membantu penyerapan emulsionnya. Entah benar atau tidak, saya sih senang saja melakukannya :)

Klaim produk adalah menghasilkan kulit yang bersih, bening, dengan rona wajah yang sehat. Begitu nggak hasilnya?  Saya rasa kulit wajah saya memang sedikit lebih cerah dengan pelembab ini, tapi nggak tahu juga apakah benar karena produk ini atau karena yang lain. Skin Malgeum Emulsion ini juga diklaim bebas paraben, pewarna buatan, benzophenone, mineral oil, dan animal oil.

Sayangnya, pelembab ini tidak mengandung SPF. Jadi kalau pakai pelembab ini saja, saya biasanya tidak keluar rumah. Kalau mau keluar rumah, saya gunakan lagi bb cream yang mengandung SPF. Saya tidak begitu suka pakai sunscreen, karena ada kesan lengket kalau memakainya. Buat yang cari pelembab dengan SPF, saya tidak merekomendasikan produk ini :)

Harga produk di GMarket adalah IDR170,000 - 190,000. Buat pemakaian selama lebih dari 4 bulan, jatuhnya nggak mahal :). Kalau habis, apa mau beli produk yang sama? Hihihi, karena masih lama saya belum memikirkannya. Jika ada produk lain yang menarik untuk dicoba, kenapa tidak?

Hauuuu...panjang ya, ceritanya :). Semoga berguna untuk yang sedang mencari pelembab.

Thank you for reading and visiting my blog :)

Kamis, 25 April 2013

[REVIEW] Bali Ratih Body Lotion

Halo temans ^____^

Ini namanya cerita tentang barang jualan sendiri, tapi memang kebetulan saya suka dengan produk ini jadi ya baiklah, akan saya ceritakan :D.  Gara-gara body lotion yang biasa saya pakai habis (baca cerita di sini) dan saya lupa membelinya ketika belanja bulanan, saya pun akhirnya melirik toko saya.  Hihihi...kebetulan yang lagi ready stok di toko adalah beberapa tabung body lotion dan body mist.

Lha, biasanya kan pakai body butter?

Akhir-akhir ini kulit tangan saya tidak terlalu kering, jadi pakai body lotion pun sudah cukup lembab.  Kalau untuk kulit kaki memang tetap pakai body butter karena kulitnya yang super kering :).  Kali ini saya memilih aroma milk, yang wanginya mirip-mirip jasmine (melati).
Mari-mari, dilihat penampakan tabungnya...


Tabungnya transparan, jadi mudah untuk melihat isinya sudah habis atau belum.  Suka karena kebanyakan tabung body lotion tidak transparan, jadi harus menebak-nebak isinya sudah sampai mana. Ujug-ujug harus diketok-ketok atau dibalik tabungnya supaya isinya kumpul di mulut tabung :D.

Mulut tabung dilengkapi dengan pompa, sehingga mudah untuk mengeluarkan isinya.  Pertama dibuka, mulut tabung tersegel dengan plastik dan dalam keadaan terkunci.  Sayangnya si pompa ini tidak dilengkapi dengan kunci pengaman, jadi kalau dibawa-bawa agak sedikit ribet, takut pompanya kepencet terus isinya keluar deh :(.


Semua aroma mempunyai bentuk tabung yang sama, yang membedakan adalah warna lotion dan plastik pembungkus.
Ini keterangan produk...


Tertulis di sana deskripsi produknya, semoga terlihat jelas ya.  Klik saja fotonya :).  Untuk bahan- bahan tidak akan saya bahas, karena saya bukan ahlinya.  Percaya aman, tidak ada bahan yang membahayakan.

Isi produk 110 ml, yang menurut saya terlalu sedikit untuk body lotion.  Kebanyakan body lotion yang beredar di pasaran itu kemasan 200 ml, yang paling kecil adalah 100 ml untuk bepergian.  Isi lotionnya sendiri seperti ini...


Tekstur cairan cukup kental, meski tidak sekental body butter yang nyaris agak padat.  Aroma milk mempunyai cairan berwarna putih dengan wangi menyerupai wangi melati.  Cairan juga mudah dibaurkan di kulit, seperti ini...


Daya lembab cukuplah kalau di kulit tangan, tapi kalau di kaki...kurang.  Wangi lotion bisa bertahan agak lama, kira-kira 2 jam masih tercium wanginya sekilas.  Jadi kalau nggak begitu suka pakai minyak wangi, pakai body lotion ini sudah cukup.

Secara keseluruhan saya cukup menyukai body lotion ini.  Kekurangannya adalah isi kurang banyak, jadi cepat habis kalau 1 tabung ini dipakai setiap hari. Juga karena tidak ada kunci pengamannya, si tabung tidak bisa dibawa pergi ke mana-mana.  Lalu sistem pemasaran yang masih secara online, tapi justru secara online itu yang membuat produk ini spesial :).

Beli lagi nggak?  Ya kalau lagi pengen, ambil stok di toko aja.... Diiiih...:D
Mungkin para pembaca berminat dengan produk ini?  Sila main ke toko saya, posting khusus Bali Ratih.

Segitu dulu ceritanya :)
Thank you for reading and visiting my blog :)





Rabu, 23 Januari 2013

[REVIEW] Johnson's Baby Oil

Halo temans ^____^

Salah satu produk untuk bayi yang lain, yang menjadi produk favorit saya.  Yaitu Johnson's Baby Oil. Yep...baby oil.

Apa kegunaannya buat kita orang dewasa?

Hohoho...banyak! Yang jelas buat melembabkan kulit bisa, hanya hasilnya memang terlalu berminyak dibandingkan dengan body lotion. Saya menggunakan ini untuk membersihkan kulit wajah setiap malam sebelum tidur, mengangkat makeup ringan yang saya pakai di pagi hari.  Baby oil cukup efektif untuk mengangkat bb cream, cuma harus dilanjutkan lagi dengan sabun wajah (kalau saya sabun bayi Johnson's juga).

Buat saya kegunaan lainnya adalah untuk membersihkan pusar.  Saya pernah baca di internet, pusar ini salah satu bagian tubuh yang sering lupa dibersihkan secara seksama.  Padahal pusar bisa dibilang tempat berkumpulnya kotoran daki karena bentuknya yang cekung, dan biasanya setelah mandi kita lupa mengeringkan si pusar (kita?? saya kaliii...).  Biasanya saya menggunakan cotton bud untuk membersihkan si pusar.  Saya juga sering gunakan untuk menggosok daun telinga bagian dalam, dengan menggunakan kapas tentunya.

Bagian depan botolnya seperti ini...
Hehehe...nggak usah dijelaskan secara detail ya, karena pasti sudah banyak yang mengenal produk ini.  Namanya baby oil mah, ya bening biasa.  Baunya wangi khas produk bayi, lembut jika dicium. Sama halnya dengan produk Johnson's yang lain, baby oil ini tentu saja terbukti secara klinis, lembut dan aman untuk kulit bayi.  Sampai saat ini saya hanya menemukan 2 ukuran kemasan yaitu 50 ml dan 125 ml.  Belum menemukan lagi kemasan yang lebih besar :)

Bagian belakang botol seperti ini...
Di bagian belakang ada keterangan produk, yang baik untuk bayi, terbuat dari minyak mineral murni untuk membersihkan, melembabkan dan menjaga kulit bayi agar tetap halus :).

Komposisi : mineral oil dan wewangian.

Diproduksi oleh PT Malidas Sterilindo, Surabaya Indonesia untuk PT Johnson-Johnson Indonesia.  Rupanya kalau baby oil tidak diimpor dari Malaysia. Ada no registrasi BPOM.  Juga ada no telepon dan alamat email untuk layanan konsumen.

Sejauh ini, saya puas membersihkan riasan wajah dengan baby oil, meskipun sedang menimbang-nimbang untuk membeli make-up remover cream. Lagipula baby oil ini mudah ditemukan, tersedia di minimarket dekat rumah.  Atau yang baru melahirkan, baby oilnya dipakai barengan saja.  Biar dedek bayinya nggak asing dengan wangi baby oil. 

Kemasan 50 ml seharga IDR9,000 dan 125 ml seharga IDR20,000. Beli lagi? Tentu saja, bagaimanapun baby oil ini fungsinya banyak untuk saya. 

Kamu punya pengalaman lain apa dengan baby oil?  Bagi-bagi ceritanya ya...

Thank you for reading and visiting my blog :)




Sabtu, 19 Januari 2013

[REVIEW] The Body Shop Sweet Lemon Lip Butter

Halo temans ^__^

Hari ini lumayan cerah dan matahari pun berbaik hati menampakkan sinarnya. Yep, 3 hari ini daerah Jabodetabek dirundung hujan dengan intensitas sedang sampai lebat, kalaupun tidak hujan mendung terus menggelayut.  Beberapa daerah pun tergenang air dengan kedalaman bervariasi 40 cm - 200 cm yang mengharuskan penduduknya diungsikan ke daerah yang lebih aman.  Semoga banjir cepat surut, sehingga semua bisa kembali ke rumah, dan berkumpul kembali bersama keluarga.  Amiiiin...

Saya kembali dengan satu produk favorit saya, harus ada di dompet kosmetik dan harus dibawa ke manapun saya pergi.  Yak, ini dia...The Body Shop Sweet Lemon Lip Butter.  Fungsinya sama dengan body butter, cuma ini digunakan sebagai pelembab khusus bibir.  Kayak apa lip butter ini?
Bagian atas kemasan...
Seluruh kemasan berwarna kuning, kan rasa sweet lemon.  The Body Shop mengeluarkan beberapa aroma untuk lip butter, selain sweet lemon ada shea, cocoa (yang ini bentuknya stik), mango, coconut, dan pink grapefruit.  Saya pilih sweet lemon karena wanginya yang segar, kalau aroma lain menurut saya sedikit terlalu tajam.
Bagian bawah kemasan...
Diimpor dan didistribusikan oleh PT Monica Hijau Lestari, ada no registrasi BPOM.  Errrr...kemasan kecil begini, keterangan produk di mana ya?  Hoooo, ternyata bisa dibuka kok itu labelnya.
Kayak gini...
Di sana tertulis produk ini adalah lemon lip butter yang mengandung shea butter dari Ghana dan lilin lebah dari peternakan organik di Afrika.  The Body Shop memang terkenal dengan produk yang mengandung bahan alami hasil dari community trade, yaitu proyek pemberdayaan komunitas-komunitas untuk memproduksi bahan yang spesifik yang nantinya akan dibeli oleh The Body Shop dan dijadikan bahan alami di produk kosmetiknya.
Masih ada label lanjutannya...
Tertulis di label lanjutan adalah bahan-bahannya, yang saya malas menulisnya sepertinya bisa di-googling (review macam apa ini?).  Okay, diantaranya ya shea butter, lilin lebah, citrus medica limonum seed oil, hydrogenated castor oil, limonene, lemon aroma, citric acid, pewarna CI 77891 dan CI 19140.
Bagian dalam kemasannya...
Setelah tutup dibuka, tidak ada lagi tutup bagian dalamnya. Berbeda dengan krim-krim produk Korea, setelah tutup luar ada tutup bagian dalam atau minimal aluminium foil deh.  Yah, ada yang bilang kurang higienis sih, udah gitu kalau mau pakai harus dicolek dulu krimnya baru dioles di bibir.  Makanya jari kita harus benar-benar bersih pas nyolek krim ini.  Kalau nggak bersih nanti kotoran yang tertinggal di dalam bisa merusak krimnya.  Kalau ragu pakai jari, ya pakai kuas bibir.  Saya sendiri pilih oles pakai jari karena bisa kontrol jumlah yang dicolek :D

Kata mbak di outletnya, lip butter ini sebaiknya dipakai sebelum memakai lipstick, supaya lipsticknya mulus di bibir, tidak ada yang menggumpal karena kesangkut di kulit bibir yang kering.  Walaupun beberapa lipstick sudah mengandung pelembab tapi memang nggak ada salahnya pakai lip butter ini dulu.  Saya sendiri pakai lip butter ini sesudah pakai liptint, karena biasanya liptint cenderung membuat bibir kering (fungsinya kan hanya memberi warna di bibir).  Kalau mau pergi acara resmi, ya pakai lipstick lagi sesudah lip butter.  Kalau nggak ke mana-mana cukup liptint dan lipbutter.  Urutannya : liptint  -  lip butter - lipstick.

Di bibir, lip butter ini memberikan rasa lembab yang nyaman,  kulit bibir nggak kering dan nggak mengelupas.  Saat pertama dioles memang rasanya lengket tapi setelahnya ya biasa, apalagi kalau dioleskan lipstick lagi jadi tambah lembab.  Nggak enaknya, lip butter ini cepet hilang kayak lipstick-lah.  Kalau udara berasa kering, saya biasanya oleskan lagi lip butter ini dan memperbanyak minum air putih.

Produk ini bisa dibeli di outlet The Body Shop yang ada di mall-mall atau beli secara online lewat website mereka : http://www.thebodyshop.co.id/. Harga terakhir di website adalah IDR59,000, hanya tersedia 1 ukuran yaitu 10 ml (8,5 gram).  Bisa untuk pemakaian sampai 4 bulan kalau dipakai pagi dan sore setiap hari.  Menurut saya tidak terlalu mahal untuk pemakaian sampai hampir setengah tahun ;).

Well, karena produk ini wajib punya untuk saya, pasti saya akan membelinya lagi.  Cuma saya sedang menimbang-nimbang untuk beli aroma yang lain, seperti aroma edisi spesial Natal kemarin yaitu Vanilla dan Ginger kalau masih ada di outletnya.  Atau mungkin produk lipcare dari merk-merk Korea, cuma musti browsing-browsing dulu untuk tahu mana yang oke.  Kalau ada rekomendasi untuk merk Korea, tolong sharing ke saya ya...:)

Thank you for reading and visiting my blog.










Minggu, 25 November 2012

[REVIEW] Johnson's Milk Baby Lotion

Selamat pagi temans :)

Pagi ini saya kembali dengan review salah satu produk, senjata perang andalan dalam dompet kosmetik saya yaitu Johnson's Milk Baby Lotion.  Seperti biasa, review ini adalah pendapat pribadi saya, tidak ada hubungannya dengan produsen, dan tidak ada unsur paksaan ke temans pembaca sekalian :)

Saya ini kebetulan memang suka dengan produk untuk bayi.  Sabun mandi, lotion, tissue basah, bahkan cotton buds pun saya pakai untuk yang bayi, bukan dewasa.  Naah, sudah 2 bulan ini saya jatuh cinta dengan Johnson's milk baby lotion ini. Beli karena pas cium-cium di rak supermarket, wanginya kok enak ya.  Cocok sama sabun mandinya (lihat posting review sabun mandi di sini).
Okelah, saya coba....ternyata emang enak dipakai, terutama habis mandi pagi. Segaaaar...:)

Yuk, kita lihat penampilan depan kemasan baby lotion ini...
Kemasannya sederhana, dengan warna biru lembut.  Deskripsi produk sesuai kemasan : double nourishing ingredients for smooth and fair skin.  Ada keterangan mildness clinically proven, yang artinya sudah terbukti secara klinis kelembutan produk ini untuk kulit bayi.  Saya beli kemasan 100 ml, ada juga pilihan kemasan 200 ml.

Bagian belakang kemasan...
Ada logo halal, alhamdulillaah. Saya perhatikan, belum banyak produk bayi yang sudah terdaftar halal di Majelis Ulama Indonesia.  Hmmm, semoga saya bisa istiqomah memperhatikan logo halal sebelum membeli produk, baik makanan atau non makanan :).

Baby lotion ini masih diproduksi di Malaysia dan diimpor ke Indonesia oleh PT Johnson & Johnson Indonesia.  Ada no telepon layanan pengaduan konsumen, yang menurut saya penting dicantumkan di semua kemasan produk, tapi sayangnya belum semua produsen mencantumkannya di produk mereka.
Bahan-bahan aktifnya kebanyakan memang bahan kimia ya (namanya susah untuk diketik ulang :D).  Saya percaya lotion ini aman untuk kulit bayi dan dewasa :).

Tekstur milk baby lotion ini seperti lotion pada umumnya, yaitu cair.  Warnanya putih susu, seperti pada gambar...
Beda kan sama body butter?  Lotion lebih beleber begitu dituangkan di kulit, harus langsung diaplikasikan...kalau tidak, bisa ke mana-mana cairannya. 
Yang jelas karena cair, lebih mudah digunakan dan lebih segar efek ke kulitnya, nggak lengket :)
Johnson's milk baby lotion ini wanginya segar dan lembut,  senada dengan sabun mandinya.  Jadi kalau habis mandi pakai lotion ini, badan berasa segar banget ditambah kulit jadi lembut.  Saya pakai lotion ini ketika kulit masih lembab, tidak begitu kering.  Pakai handuknya ditepuk-tepuk di kulit, jangan digosok, karena kalau handuknya digosok kulit menjadi kering dan lotion akan susah menyerap :). 

Buat saya, kemasan 100 ml ini saya pakai untuk 1 minggu.  Sedikit boros memang tapi daripada kulit saya kering kerontang?  Saya tidak suka pakai lotion untuk dewasa, karena kurang suka dengan wanginya.  Body butter juga sebenarnya lagi pengin yang untuk bayi, tapi nanti dulu deh...:)
Kalau lagi malas dandan, body lotion ini kadang jadi pelembab muka. Hehehe...

Nilai positif :
  1. Harum lembut dan segar, menyenangkan untuk dipakai.
  2. Ada pilihan kemasan kecil, enak dibawa pergi.
  3. Mudah didapatkan, tersedia di berbagai supermarket. 
Nilai negatif :
  1. Agak boros :D, karena kulit saya yang kering siiih...jadi butuhnya lebih banyak.
  2. Tutup flip, sering tiba-tiba terbuka sendiri sehingga cairan lotion tumpah :(
Nilai keseluruhan : 9/10

Membeli lagi?  Ya, tentu saja :)

Semoga review saya berguna...

Thank you for reading and visiting my blog :)












Jumat, 09 November 2012

[REVIEW] Bali Ratih Body Butter

Selamat siang temans :)

Hari ini postingannya review ya, sudah lama nggak buat review produk. Seperti biasa ya, review ini adalah pendapat pribadi saya, tidak ada paksaan dari pihak produsen dan juga tidak memaksa pembaca untuk ikut menggunakan produk ini. Jika akhirnya ada pembaca yang menggunakan produk ini dan memberikan hasil yang berbeda, semata dikarenakan perbedaan kondisi kulit.

Kali ini saya akan membahas Bali Ratih Body Butter,  lengkapnya Ultra Rich Moisturizer Body Butter.  Aroma yang saya pilih adalah almond nut.  Body butter adalah salah satu dari empat rangkaian skin care yang dikeluarkan oleh Bali Ratih.  Tiga lainnya adalah body scrubs, body lotion dan body mist.

Saya sekarang memakai produk ini sebagai pelembab kulit.  Sudah pernah saya tulis kalau saya punya jenis kulit yang kering, penggunaan body lotion saja tidak cukup melembabkan, walau kadang kalau lagi bosan ya pakai body lotion juga sih :).  Okeee, seperti apa kemasannya Bali Ratih Body Butter ini?
Ini dia...
Kemasan yang cantik bukan?  Sama seperti body scrubsnya, di bagian luar dibungkus dengan plastik.  Ada info akan diganti dengan aluminium foil di bagian dalam setelah tutup tapi saya belum mendapatkan kemasan yang seperti itu.  Bahasa yang digunakan di kemasan ada 3, Indonesia, Inggris dan Jepang.  Sasarannya turis yang datang ke Bali siiih...:)

Produsen Bali Ratih mengeluarkan 16 varian aroma untuk seluruh produknya. Yaitu almond nut, apple, avocado, chamomile, cherry, chocolate, coffee, greentea, lavender, mango, milk, olive, orange, strawberry, whitemusk, dan whiterose :).  Yang saya pilih kali ini adalah aroma almond nut, diterangkan di sini sebagai mediterranean aromatherapy...(nah loooh...apa itu ya???).  Ya pokoknya, aroma-aroma yang dikeluarkan Bali Ratih ini mempunyai efek aromaterapi yang berbeda-beda. Gitu kayaknya...*soktaudikit*

Ada bahan-bahan apa di dalam Bali Ratih Body Butter ini?  Mari kita intip...
Aheeeem, bahasa kimia semua.  Yang jelas ada cocoa butter (kayaknya bahan wajib buat pelembab ya...), olive oil (minyak zaitun), sunflower seed extract (ekstrak biji bunga matahari), beeswax (lilin lebah), aloe vera extract (ekstrak lidah buaya),  almond nut extract (ekstrak kacang almond), dan wewangian.  Ekstrak kacang almond dipercaya dapat menjadikan kulit lembut, halus, dan makin bercahaya...(lampuuu kaliii...). Aroma almond nut ini mirip dengan wewangian buat cowok, jadi nggak wangi manis seperti permen atau bunga, cenderung macho gitu...:D

Bagian dalamnya kayak gini ...
Body butter jelas lebih pekat daripada body lotion, makanya daya lembabnya juga lebih tinggi. Kalau dioleskan ke kulit tangan jadi seperti ini...
Nggak beleber kan?   Body lotion karena bentuknya sedikit cair, dituang sedikit ke tangan akan langsung beleber...
Setelah diratakan akan berasa lembuuut banget...dan yang pasti kulit lembab dan harum :)
Selalu pakai body butter sehabis mandi terutama habis mandi pagi, saya sendiri lebih suka pakai di malam hari.  Pagi hari pakai body lotion saja.  Wangi body butternya tahan lama, biasanya nggak pakai minyak wangi lagi karena dari body butter saja sudah cukup, itu kalau pas pakai di pagi hari :D

Enaknya pakai Bali Ratih Body Butter ini, nggak lengket ketika dioleskan, terutama di bagian tumit dan telapak kaki.  Tetap meninggalkan jejak minyak di lantai tapi nggak separah temannya yang dari Enggres itu :D.  Naaah, karena kemasannya kecil, kalau saya yang pakai berasa banget cepet abis.  Saya hanya pakai di tangan dan kaki, dalam waktu 2 minggu sudah habis isi 110 ml.  Kalau lagi super duper kering, sering oles-oles jadi cuma buat 10 hari gitu.  Rada boros :(

Sama halnya dengan body scrubs, body butter ini hanya dijual secara online, belum masuk ke supermarket tertentu.  Penjualan secara online mengakibatkan tidak adanya harga eceran tertinggi, harga eceran terendah ada :(.  Harga terakhirnya adalah IDR27,000.  Kalau beli satu saja via online shop, rugiiii....harus beli bareng produk lain, atau beli beberapa buah sekaligus.  Menghemat ongkos kirim.

Nilai positif produk ini :
  • Cocok untuk saya, yang bermasalah dengan kulit kering.
  • Harga terjangkau.
  • Wangi tahan lama dan banyak varian.
  • Kemasan kecil, sehingga mudah dibawa kalau pergi-pergi.

Nilai negatif produk ini :
  • Hanya bisa diperoleh lewat online shop, jadi tidak ada ketentuan harga tertinggi. 
  • Aroma tertentu karena favorit, stoknya sering habis dan harus menunggu tersedia kembali.
Nilai keseluruhan : 9/10

Beli lagi?  Tentu saja ;)

Tertarik mau beli?  Sila kirim order via email : deena_oedin@yahoo.com

Thank you for reading :)











Senin, 08 Oktober 2012

[REVIEW] The Body Shop Cocoa Butter Body Butter

Selamat siang temans :)

Sudah lama saya tidak posting review produk yang saya gunakan sehari-hari. So, kali ini saya akan mereview produk pelembab kulit dari The Body Shop (pasti sudah tahu merk ini ya...) yaitu Cocoa Butter Body Butter. Seperti biasa, tidak ada paksaan dari pihak produsen dalam penulisan review ini. Juga tidak memaksa pembaca untuk ikut menggunakan produk ini. Kalaupun pembaca tertarik menggunakan dan ternyata menghasilkan efek yang berbeda, itu wajar...karena pasti ada perbedaan kondisi kulit.

Produk ini sudah lama saya gunakan, dan sebenarnya dari dulu sudah pengen nulis reviewnya tapi keduluan posting-posting yang lain yang sudah berkecamuk di otak saya :D
Akhirnya sampai isinya habis dan saya sudah ganti produk lain, baru bikin reviewnya...

Well, shall we begin the review...

Cocoa Butter Body Butter ini adalah salah satu seri perawatan kulit dari The Body Shop. Produk lainnya ada hand & body lotion, lipcare stick, dan moisturising stick. Saya menggunakan body butter-nya saja, dikarenakan kondisi kulit badan saya yang super kering, dan menggunakan pelembab adalah WAJIB.

Seperti apa penampakannya? Seperti ini niiih...
Kemasannya besaaar...isinya juga lumayan banyak siih :D, yaitu 200 ml. Hihihi...yang saya suka dari kemasan ini adalah setelah isinya habis, saya bisa pakai tempatnya untuk simpan barang-barang kecil.

Bagian belakang toples, penampakannya seperti ini :
Label di bagian belakang tersebut bisa dibuka, dan ada informasi mengenai bahan-bahannya. 
Kayak gini niiih :
Bahan-bahannya sih kebanyakan bahan kimia organik ya. Sedikit kurang paham :D tapi pihak The Body Shop lewat websitenya menyatakan tidak ada bahan kimia berbahaya dalam produk ini.

Sesuai namanya yaitu Cocoa Butter Body Butter, produk ini mengandung cocoa butter (mentega dari kakao) yang bekerja menyerap ke kulit pada suhu ruangan sehingga bisa melembabkan kulit dan membuatnya terasa halus dan lembut. Selain cocoa butter, produk ini juga mengandung shea butter (mentega dari pohon shea) yang membantu cocoa butter dalam melembabkan dan melembutkan kulit.

Untuk foto isi produk...dengan sangat menyesal, tidak ada fotonya T_T. Isinya sudah habis, dan tidak sempat ambil fotonya...
Body butter mirip dengan body lotion tapi lebih kental, hampir mirip dengan margarin Blue Band :D
Karena lebih kental dan lebih banyak mengandung mentega, dengan sedikit saja produk dioleskan di kulit, sudah membuat kulit menjadi lembab. 

Kekurangan penggunaan body butter adalah seringkali terasa lengket di kulit :( terutama di kulit tangan dan telapak kaki, sehingga ada rasa tidak nyaman sehabis menggunakannya walaupun setelah beberapa saat rasa lengket itu hilang. Penggunaan di telapak kaki, hmmmm...habis pakai jangan jalan-jalan telanjang kaki yaaah :D. Meninggalkan jejak minyak di lantai keramik, saya suka kesal sendiri...baru dipel sudah ada jejak minyak, padahal itu jejak saya sendiri :D.

Body butter lebih enak dipakai pada saat mau tidur malam, posisi badan dan kaki sudah di atas tempat tidur. Lebih mengoptimalkan kerja produk di malam hari...:). Sehabis mandi juga bisa dipakai, tapi saya akhirnya lebih suka pakai body lotion sehabis mandi karena lebih terasa ringan dan segar. 

Produk ini bisa didapatkan di outlet-outlet The Body Shop yang ada di mall-mall. Juga bisa dibeli secara online di websitenya The Body Shop, please click here :)

Harga produk ini terakhir adalah IDR169,000. Cukup mahal yah, tapi untuk kemasan 200 ml dan bisa dipakai selama +/- 2 bulan, jatuhnya lumayan juga. Apalagi kalau The Body Shop lagi diskonan, bisa hemat 50% karena biasanya beli 1 gratis 1 :D

Nilai positif dari produk ini :
  • Efektif banget buat yang punya masalah kulit kering seperti saya :)
  • Harum coklatnya menyenangkan, berasa pengen gigit kulit sendiri.
  • Mudah cara memperolehnya, bisa pas jalan-jalan ke mall, atau beli online biar ga repot ke luar rumah.
Nilai negatif dari produk ini :
  • Agak mahal. IDR169,000...setelah saya resign, saya cukup ketat dengan anggaran kecantikan. Selama ada produk yang fungsinya sama dengan harga lebih murah, kenapa tidak?
  • Sehabis dipakai agak terasa lengket dan meninggalkan jejak minyak di lantai.
  • Kemasan cukup besar sehingga tidak praktis kalau mau dibawa pergi-pergi.
Keseluruhan : 8/10

Membeli lagi? Sepertinya tidak :D

Okaaaay...itu review saya untuk The Body Shop Cocoa Butter Body Butter :)

Thank you for reading :)