Jumat, 01 Januari 2016

[RANDOM] Selamat Tahun Baru 2016

Hellooo...♪\(*^▽^*)/\(*^▽^*)/

Bersih-bersih dulu ya, blog ini berdebu sekali. Sudah hampir setahun sejak postingan terakhir, karena setiap kali ingin menulis rasa malas itu selalu mendera. Juga ada sesuatu hal yang membuat saya tidak mood untuk menulis. Akan saya ceritakan di lain waktu, doakan semoga tidak malas... *toyorkepalasendiri*

Jadi, apa kabarnya dunia perblogan? Halah (~_~). Semuanya masih menyenangkan? Saya harap begitu. Postingan pertama di tahun 2016 ini, saya cuma mau mengucapkan Selamat Tahun Baru 2016! Semoga di tahun yang baru ini saya semakin semangat mengerjakan hal-hal yang saya sukai, semakin sabar menghadapi semua masalah dalam kehidupan saya, semakin menyayangi keluarga kecil saya, dan semakin percaya diri. Doa yang sama untuk temans semua.

Oh ya, saya buat postingan kali ini lewat aplikasi Blogger di smartphone Android. Dulu pernah pakai aplikasi yang sama, hanya kurang memuaskan. Sekarang rupanya sudah diperbaiki sehingga lebih menyenangkan untuk dipakai. Kenapa pakai aplikasi di smartphone? Karena lebih praktis daripada harus membuka laptop (~_^).

Jadi, sekali lagi...


Have a great day!

Dina

Kamis, 29 Januari 2015

[SNACK] Kartika Sari Almond Crispy Cheese (Vanilla)

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

Oke, saya akui...saya suka sekali dengan makanan manis. Eh, sebentar. Nggak ding, saya suka makanan. Mau yang manis, mau yang asin, selama itu enak dan enak banget XD. Pokoknya hajar kalau ada makanan yang enak. Lalu temans juga tau kan, kalau di Bandung itu banyak banget makanan enak?  Salah satu toko cemilan yang selalu saya datengin tiap kali ke Bandung adalah toko Kartika Sari. Mau ramainya kayak apa jugak, saya mestik, wajib, kudu, harus mampir ke situ. Terserah mau cabang yang mana. Hahaha, yang jelas di situ saya pasti kalap jajan XD. 

Hari Selasa kemarin, saya dan suamik ada keperluan di Bandung. Gayanya kayak artis gitu, sehari bulak-balik Jakarta-Bandung. Yang pasti, mampir Kartika Sari doong. Di bagian makanan kering, saya melihat sesuatu yang udah lama banget saya pengin. Waktu booming cemilan ini, katanya cuma bisa dibeli dari Surabaya. Nah, jalan-jalan ke Surabaya, malah nggak nemu. Yah, kurang informasi juga sih. Ya udahlah, lewat. Lain kali kalau ke Surabaya lagi, begitu pikir saya.

Pas kemarin lihat ini di Bandung, kaget juga. Kartika Sari ikutan bikin juga.  Cemilan apaan sih?  Yak, Almond Crispy Cheese!  Penasaran sama rasa yang dibuat oleh Kartika Sari, meskipun belum pernah ngerasain yang dari Surabaya. Ya udah deh, saya coba. Saya beli satu toples rasa vanilla buat sendiri, dan satu toples rasa coklat untuk oleh-oleh kolega suamik. Ampuuuun... Rasanya enak banget dan saya nagih pemirsa! Huaaang, beli satu toples rasanya kurang. Sebelum cemilannya habis, saya sempet fotoin...








Saya suka banget sama yang rasa vanilla ini. Di tokonya sendiri, ada berbagai pilihan rasa. Yaitu : vanilla, kopi, coklat, mocca, orange dan greentea. Yang greentea sepertinya bukan bikinan Kartika Sari, karena di etiket yang tertera di toples berbeda dengan rasa yang lain. Hah, pokoknya kalau ke sana lagi saya mau coba rasa yang lain. Hihihi...

Cuma harganya, agak mahal XD. Kemarin itu, main ambil aja karena kadung penasaran pengin coba. Hohoho, ternyata harganya IDR45,000 per toples. Untung rasanya enak banget dan saya suka. Kalau rasanya nggak enak, waduh...kuciwa berat sama Kartika Sari. Kamu nggak doyan keju? Nggak masalah. Di cookies ini rasa kejunya nggak ketara. Kecuali kalau memang nggak bisa makan keju. Saya masih pengin bandingin sama yang dari Surabaya. Ada yang mau ngasih? Hehehe...

Dengan ini saya nyatakan, saya kecanduan almond crispy cheese. Tasukete neee...

Have a great day!

Dina

Rabu, 28 Januari 2015

[RANDOM] Njiplak...a Note to Myself

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/ 

Astaga, sudah hampir dua bulan sejak postingan saya yang terakhir?

/tampar2 pipi sendiri

Nggak di blog ini, nggak di blog yang sana, kenapa otak saya nggak mau kerjasama buat menuangkan isinya sih? Susah bener mau menuangkan dalam bentuk tulisan. Sebenernya nggak susah. Kata orang-orang yang biasa menulis, nggak ada itu yang namanya writer block. Yang ada hanyalah...

M
A
L
A
S

Ish. Ini bener banget. Kalau nggak malas, pasti tergoda melakukan hal yang lain. Kalau saya, biasanya tergoda baca manga, mantengin temlen twitter, atau nonton vidio YouTube. Khusus untuk blog sebelah, beneran lagi nggak ada ide. Have no idea what should i do with the couple over there. Maafkan saya, para pembaca XD.

Jadi inget, buka laman blogspot kali ini mau cerita, mau rambling, mau ngerants. Gini ceritanya, masih inget sama postingan saya tentang drama Thailand, Love Sick The Series? Nah, saya dan beberapa teman yang juga menyukai serial ini, sering ngobrol di group chat WhatsApp. Selain ngobrol, kita juga sering berbagi tulisan atau fanfiction gitu. Salah satu yang jago banget nulis, namanya Nao-chan. Penasaran dengan cerita-cerita yang ditulis sama Nao-chan, sila main ke WordPressnya ya. Langsung klik linknya.

Entah gimana, mungkin kesengsem dengan jalan cerita yang ditulis oleh Nao-chan, atau mungkin terlalu ngefan sama Nao-chan, atau mungkin mentok banget nggak ada ide....ada seseorang yang membuat cerita dengan jalan cerita mirip dengan punya Nao-chan. Diposting di boyzforum dan cukup menuai komentar yang bagus. Kebetulan, ada seorang teman di group yang iseng baca-baca cerita di boyzforum itu. Dia cerita dong, eh...ada cerita yang mirip punya Nao-chan nih. Penasaran, kami semua langsung membaca cerita tersebut.

Hohoho, langsung deh...chat di group menjadi panas. Semua, saking cintanya dengan tulisan bikinan Nao-chan, merasa terbakar XD. Saya yang tadinya hanya diam memantau percakapan, sedikit ikut gemes juga. Ketika akhirnya salah seorang teman di group urun komentar di tulisannya, dia membalas komentar tersebut dan mengakui kalau idenya diambil dari salah satu cerita Nao-chan tanpa seizin yang punya cerita. Dia juga bilang kalau akan minta maaf ke yang punya cerita.

Sampai saat ini, saya belum tahu apakah dia sudah minta maaf atau belum. Kayaknya sih, belum XD. Jadi inget, beberapa waktu lalu juga ada postingan seorang beauty blogger yang dijiplak plek-plek abis-abisan sama orang lain. Yang dijiplak ada review kosmetik, kalau nggak salah. Saya kaget juga membacanya, maksud saya...ini review produk gitu. Harusnya kan, pendapatnya sendiri. Lah, ini kenapa ambil dari tulisan orang lain? Fotonya sih, foto sendiri karena posisi pengambilan gambar dan watermarknya beda. Pusing kan?

Saya sendiri nggak mumpuni banget dalam menulis. Beberapa ide memang muncul setelah membaca fanfiction atau novel karangan orang lain. Ya tapi bukan berarti menulis dan mengambil idenya secara plek-plek. Mirip tapi jangan mirip kebangetan lah. Bingung ya? Saya juga bingung. Sudahlah, saya juga ambil pelajaran dari kejadian ini. Moga-moga saya masih bisa membuat cerita yang idenya berasal dari kepala saya sepenuhnya. Kalaupun ada kemiripan, tolong diingatkan dan ditegur.

Hahaha, sekalinya ngepost, isinya rambling begini. Gomen ne! Intinya begini aja...


Have a great day!

Dina



Minggu, 30 November 2014

[PERSONAL] Dina's Story Udah 6 Tahun

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/ 

Saya habis bermain dengan kata-kata di blog fiksi saya, pas ngeliat kalender di lappy dan ternyata hari ini tanggal 30 November yaaa. Ada yang lahir tanggal segituuu...

Hap...Hap...Happy Birthday for my blog, Dina's Story... Yeaaaay....*tabur confetti* (lagi).



Postingan pertama di blog Dina's Story ini cukup singkat, padat, dan mengena...karena tidak tahu mau nulis apa waktu itu. Jadinya cuma posting beginian doang...


Yang bikin kaget, ternyata 6 tahun yang lalu tanggal 30 November jatuhnya hari Minggu jugak. Well, 6 tahun ngeblog, sampai sekarang saya masih merasa blog saya belum ada apa-apanya. Isinya nggak bisa fokus, melainkan bermacam-macam. Saya emang begitu, nggak bisa fokus sama satu hal aja, selalu ngerasa cepat bosan, jadi ya begitu. Untungnya saya belum bosan menulis, jadi masih bisa menulis apa aja yang saya sukak. Makanan, musik, komik, film, drama, sampek cerita yang amat sangat random. Masih ada yang baca, saya bersyukur sekali. Terima kasih ya temans semua.

Terima kasih juga buat yang udah kirim email, nanya tentang macem-macem atau minta dibuatin postingan tentang suatu hal. Saya masih berusaha untuk memenuhinya, karena nggak semua bisa saya penuhi. Hehehe...yang jelas, makasiiih banget buat perhatiannya. Ada yang juga yang nanyain, kenapa nggak ada giveaway lagi? Huuum, pengen banget ngadain bagi-bagi giveaway, cuma belum tau apa yang mau dijadiin hadiahnya, terus kuisnya kayak gimana. Hahaha, nanti ya. Saya nabung dulu buat beli hadiah, atau nanti kalau udah nyampek 400,000 views? We'll see later...

Sekali lagi, terima kasih banyak yaaa...^_____^. Email dan komentar kalian, membuat saya terus bersemangat dalam menulis, meskipun tidak sebanyak tahun lalu....*membungkuk*

Jadi, ayo....tiup lilinnyaaa...

Have a great day!

Dina

Minggu, 16 November 2014

[SNACK] Rious Gold Cake (Japanese Cake)

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/ 

Emang dasarnya saya dan suamik itu sukak banget makan ya, jadi kalau kita lagi belanja bulanan itu, ada aja cemilan yang dibeli. Ya tetep sik, jumlahnya nggak boleh lebih dari anggaran belanja yang udah saya bikin. Nah, dari 2 bulan yang lalu...saya udah naksir sama cake yang satu ini. Cuma karena kebetulan barang yang saya cari ada semua, dan udah sesuai anggaran (nggak ada lebihan) maka cake ini belum kebeli terus. 

Ya ampun, kesian amat sik...mau makan cake aja, nunggu lebihan anggaran. 

Saya emang begitu. Harus sesuai dengan anggaran, karena saya lagi punya project lain yang pastinya membutuhkan dana. Ada yang bilang sik, irit sama pelit beda tipis *tampar*. Hahaha, tapi akhirnya bulan ini bisa cobain juga, karena kebetulan ada barang yang sudah saya anggarkan tapi dicari kok, nggak ada. Uangnya bisa buat beli ini. Apa sik, ini? 


Judulnya sik, Japanese Cake (JC). Cuma karena saya belum pernah ke Jepang, dan belum pernah nyicipin japanese cake yang asli beli di sana, saya nggak tahu...apakah beneran kayak begini? Rasa penasaran ternyata mengalahkan segalanya. Hahaha ~*

Eh, penasaran juga kan? Lanjutin baca ya...

Di supermarket, JC ini ditaruh di bagian frozen food. Jadi siapa tahu kalian mau cari, jangan cari di bagian roti atau bakeri supermarket, langsung cari ke bagian makanan beku. Loh kok beku? Musti dioven lagi? Nanti kita lihat ya.

Sebenarnya di bagian luar kardusnya, ada kemasan plastiknya. Jadi nggak perlu khawatir kotaknya basah kena embun es di lemari pendingin. Ternyata, JC ini asli bikinan Indonesia. Produsennya adalah PT Eloda Mitra, Sidoarjo, Indonesia. Kebetulan ini produsen yang sama dengan corned beef merk Bernardi. OOT sebentar, corned beef Bernardi ini enak bangat loh. Jadiin campuran nasi goreng, nggak usah pakek bawang putih udah nendang banget rasanya.


Ya kalau dipikir lagi, sebenernya makan kue dengan pengawet itu nggak bagus. Kalau mau yang aman, lebih baik beli di bakeri. Yang fresh from the oven, dan nggak akan berlama-lama di showcase mereka. Ini akibat penasaran saja, padahal di mall tempat saya belanja ini, ada bakeri yang jual JC jugak. Ya udahlah, lanjut ya...



Ini deskripsi produknya kenapa sekalian jadi bungkus cakenya ya? Saya mau baca kan, jadi susah. Masak iya, musti keluarin dulu ke piring? Ya emang harusnya begitu, saya aja yang malas. Intinya, mereka berusaha ngebikin JC yang percis aslinya dari Jepang sana. Saya percaya aja sama deskripsi produknya deh, lha wong...nggak tahu aslinya kayak gimana.


Taraaa...walaupun ditaruh di lemari pembeku, isinya nggak membeku, alias nggak jadi es. Emang sik, musti dibiarkan dulu beberapa saat di suhu ruang biar nggak terlalu dingin. Yang jelas nggak perlu dioven dulu. Terus, ternyata cakenya udah diirisin sama mbak-masnya di pabrik sana. Padahal saya udah nyiapin pisau roti buat motong. Aaaaak...seneng kan? Jadi kalau bawa ini buat bekal di jalan, pesta dadakan atau sekedar oleh-oleh buat calon mertua, nggak usah bingung lagi cari pisau. Nggak usah pakek drama demi motong seloyang cake.


Hahaha, foto cakenya sendiri, ngiler sendiri XD. Satu dus ini isinya 9 potong. Kenapa nggak dibikin jadi 10 potong sik? Biar yang makan bisa lebih banyak.


Oke...oke...sekarang bagaimana dengan rasanya? Rasanya enak, teksturnya cukup lembut, nggak perlu usaha keras untuk mengunyah, sudah bisa ditelan. Kalau dibandingkan sama bikinan bakeri yang bisa ngomong itu, ya emang lebih lembut yang bikinan si bakeri. 

Kalau kata suamik, pasarnya beda. Bikinan si bakeri sepotong kecil mungil itu, kalau nggak salah IDR15,000. Sementara ini, satu dus ini harganya IDR26,000. Hmm...kalau nggak salah di Food Hall ada yang jual cake-cake ala Jepang deh. Lain kali bisa dicoba untuk sekedar membandingkan. Ini saya beli di supermarket LotteMart, karena saya lebih sering belanja bulanan di sana. Nggak tahu, kalau di supermarket lain. Mustinya selama ada corned Bernardi di sana, kemungkinan besar cake ini juga ada *soktau*

Oh ya, terus selain JC ini, Rious Gold Cake juga mengeluarkan beberapa rasa lain seperti lemon, choco, light cake, dan cheese. Secara agak mahal, bulan ini cobain yang japanese cake dulu, besok cobain rasa lain. Hehehe...

Ish. Sebenernya saya mau nulis tentang komik malam ini, malah jadi nulis tentang cake. Emang random abis ini isi otaknya. Ya udah deh, tentang komiknya kapan-kapan lagi. Tunggu update post saya selanjutnya ya.

Have a great day!

Dina

Jumat, 07 November 2014

[RANDOM] Iklan Line Indonesia Versi Alumni AADC

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/ 

Oke, postingan kali ini bener-bener random. Ini gara-gara di Twitter lagi ramai banget ngomongin iklan Line versi terbaru, versi alumni film Ada Apa Dengan Cinta (AADC). Buat yang belum tahu apa itu film AADC, sila googling kalau mau tahu info lengkapnya.


Tahun 2002. Tahun terakhir saya tinggal di Jogja sebelum saya kembali ke Jakarta. Di tahun itu sebuah film remaja memecahkan rekor pemutaran film lokal paling lama di bioskop, dan juga film dengan penonton paling banyak. Saya ingat banget, mau nonton di bioskop itu harus antri berjam-jam. Waktu itu di bioskop di Jogja nggak sebanyak sekarang. Akhirnya karena nggak betah dengan antrian yang panjangnya nauzubillah, saya sendiri baru bisa lihat film AADC setelah diputar di televisi. Daaaan....sampai sekarang (at least sampai hari ini ketika saya melihat iklan LINE) masih belum bisa move on dari pasangan Rangga dan Cinta.

Masih inget banget saya ngefans sama Nicholas Saputra gara-gara film ini, tapi ya begitu...saya orangnya agak bosenan, jadi begitu mas Nicsap ini agak menghilang dari dunia perfilman, saya ya lupa. Untuk mbak DiSast, karena masih berseliweran di dunia hiburan, okelah... Karakter lain memang agak terlupakan, maaf ya. Maklum, waktu Rangga dan Cinta berpisah di bandara, saya ngarep banget mereka jadian. Ternyata nggak ya? Hahaha...

Nah, beberapa waktu yang lalu ada ramai-ramai kalau cast AADC berkumpul lagi untuk membuat sebuah mini drama. Ada beberapa foto yang beredar di Twitter. Saya lagi mikir, buat apa ya sampek bikin mini drama segala? Apa ceritanya akan diteruskan? Aduuuuh, kalau iya...jadian dong, Rangga dan Cinta. Lalu, semua pertanyaan itu terjawab hari ini. Ternyata mini drama tersebut digunakan untuk iklan Line Alumni. Bisa gitu ya, nemuin mantan temen SMA di menu Line Alumni. Hahaha, saya belum nyoba sih. Yang penasaran, kayak apa iklannya... 




Ya Tuhaaaan...saya kangen dengan mereka....*abaikan*

Ini ya, ini gilak banget. Saya nangis karena lihat iklan, cuma sekali...itu juga iklan dari Thailand. Boro-boro ngelihat iklan, nonton tivi aja nggak pernah. Liyat ini, saya langsung nangis, karena pasangan favorit saya akhirnya ketemu lagi. Saya bisa lihat lagi yang namanya Cinta, Alya, Maura, Karmen, Milly, dan tentu saja Rangga. Untuk ceritanya lihat saja iklan di atas.

Saya speechless aja sama agensi iklannya. Eksekusinya keren. Well, budget besar, bintang iklan yang keren, nggak akan jadi kalau nggak bisa nelorin eksekusi yang cakeup. Saya bukan orang periklanan, ini pendapat saya aja. Mana BGMnya cakep banget lagi. Terutama potongan lagu dari Melly Goeslaw di bagian akhir.  Nggak ada komentar lagi....

Jempol buat LINE Indonesia dan agensinya.

I love you, Rangga dan Cinta.

Have a great day!

Dina

Bonus : lagu kesukaan saya di film ini



Satu lagi :


Senin, 03 November 2014

[DRAMA] Love Sick The Series SS1

Alert : postingan di bawah mengandung unsur boy x boy relationship (gay), kalau tidak suka sila dilewatkan. Terima kasih.


Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

Love Sick The Series, apaan tuh? Lalu kenapa di atas pakai ada alert segala? Okay, akhir-akhir ini saya lagi kecanduan nonton drama dari negara gajah putih alias Thailand. Sebenernya nggak bisa dibilang nyandu sih, karena baru nonton satu ini aja XD. Lebih tepatnya, mengagumi kegantengan dan kecantikan aktor-artisnya. Saya kasih alert karena tema boy x boy relationship adalah masalah yang sangat sensitif di Indonesia, sementara cerita utama drama ini adalah hubungan pertemanan dan cinta antara 2 cowok. Mungkin ada yang nggak suka dengan tema tersebut, maka cerita saya bisa dilewatkan.

Noh (kanan) dan Phun (kiri)

Dulu nih ya, kalau search YouTube dan dapat drama Thailand, mau nontonnya aja males banget. Pemainnya ganteng, tapi jangan ngomong karena nanti gantengnya hilang XD. Sekarang? Jadi seneng dengerinnya. Terus, sekarang punya akun Instagram juga, demi mengikuti kegiatan adek-adek abege ini. Hahaha, yes. I am stalking them *slapped*

Drama ini bercerita tentang hubungan pertemanan antara dua murid cowok di sebuah sekolah di Bangkok. Nama sekolahnya Friday College, sekolah khusus cowok. Di sana ada klub musik dengan Noh (Captain/Chonlathorn Kongyingyong) sebagai ketuanya. Pada saat rapat tahunan untuk budgeting, anggota klub musik yang dikirim ke rapat tidak berkutik menghadapi para senior dari klub lain. Ini membuat budget klub musik turun jadi 5000 baht saja, padahal klub musik sudah memesan drum set baru seharga 35000 baht. Tentu saja ini membuat Noh sebagai ketua menjadi kelabakan dan berpikir pasti ada yang salah dengan urusan budgeting ini. Penasaran, Noh menemui Sekretaris Umum Komite Sekolah, Phun (White/Nawat Phumphothingam).

Phun dan Noh

Setelah mengecek file mengenai budgeting, ternyata memang tidak ada yang salah. Phun mengingatkan Noh, kalau anggota klub musik yang ikut rapat adalah juniornya, dan tidak berani melawan para senior dari klub lain. Noh menjadi bingung, darimana harus mendapatkan kekurangan uang untuk membeli drum set. Phun menawarkan bantuan kepada Noh, dia akan mencari jalan untuk menutup kekurangan tersebut, tapi ada syaratnya. Yaitu, Noh harus menjadi pacar Phun, yang disambut dengan acungan jari tengah Noh....*ngakak*

Noh, yang sudah lama mengenal Phun walaupun tidak terlalu dekat, menjadi penasaran dengan permintaan Phun. Kenapa Phun meminta dia menjadi pacarnya, padahal Phun tahu kalau Noh sudah punya cewek dan Phun sendiri sudah mempunyai cewek? Rasa penasaran itu membawa Noh ke rumah Phun, dan meminta penjelasan ke Phun. Ternyata...yang dimaksud oleh Phun adalah dia minta Noh untuk pura-pura menjadi pacarnya.



Kenapa musti pura-pura? Karena Phun yang sudah punya cewek, dipaksa oleh ayahnya untuk berkencan dengan cewek lain pilihan ayahnya. Phun nggak mau, dan salah satu cara adalah minta tolong adik perempuannya, Pang (Puaen) untuk membujuk sang ayah. Nah, si Pang ini, adalah penggemar yaoi manga (manga boy x boy relationship). Dia mau nolongin Phun, kalau Phun ini mengenalkan pacarnya (cowok pastinya). Jadilah Phun minta tolong Noh untuk jadi pacarnya. Noh baru akan menolak permintaan Phun, tiba-tiba Pang ikut bergabung dengan pembicaraan mereka. Jadinya Noh tidak bisa menolak permintaan Phun, dan mereka pun akhirnya (pura-pura) berpacaran. Hanya di depan Pang saja sih...

Ya namanya pura-pura yaaaa, pasti ada jalan dan celah menuju ke Roma, eh...maksudnya lama-lama jadi suka beneran. Begitulah yang terjadi antara Phun dan Noh. Perhatian Noh (sebagai teman) yang sangat besar, membuat Phun lama-lama suka beneran sama Noh. Hanya saja karena masih punya cewek, dan Noh juga punya cewek, Phun jadi bingung sendiri dan mulai menghindari Noh. Jadi, apakah Noh dan Phun akan jadian? Hahaha....belum ketahuaaaan...

Teman-teman sekelas Noh

Drama ini diangkat dari novel dengan judul yang sama. Novelnya dikarang oleh mbak Hed (nama Thailandnya nggak tahu), dan nama penanya adalah InDryTimes. Judul lengkapnya adalah Love Sick : The Chaotic Lives of Blue Short Guys. Tadinya novel ini hanya ditulis di blognya mbak Hed, lalu kemudian diterbitkan secara terbatas di Thailand sana. Seiring dengan naiknya popularitas drama Love Sick, permintaan akan novel ini (katanya) juga naik lagi...tapi belum kedengaran ada berita akan dicetak ulang. Saya sendiri pengen banget, novelnya terbit secara internasional dalam bahasa Inggris. Untuk saat ini saya cukup puas dengan membaca terjemahan di blognya mbak Kuda, di sana dia menerjemahkan edisi Thailand ke Inggris dengan seizin mbak Hed (yang mau baca sila klik linknya).

Balik ke dramanya. Berhubung aktor dan artis di drama ini kebanyakan adalah pendatang baru, di episode awal semua aktingnya kelihatan bapuk. Pokoknya nggak banget deh. Untungnya....ketolong sama wajah yang ganteng dan cantik. Makin ke episode akhir, makin kelihatan aktingnya membaik. Bedanya dengan novel, di drama ada beberapa side story. Tujuan sebenarnya baik, mengenalkan penonton ke beberapa karakter yang dinilai penting di episode mendatang. Cuma yang ada malah kelihatan mengganggu banget. Mau protes juga nggak mungkin...karena mbak Hed sendiri ikut terlibat di penulisan naskah drama ini.

Cewek-cewek sekolah Convent

Terus...berhubung saya penggemar manga yaoi yang sama sekali tidak bermasalah dengan cinta antara sesama jenis (boy x boy atau girl x girl),  beberapa adegan antara Phun dan Noh ini terlihat maniissss banget. Bikin diabetes, saking manisnya.  Adegan Noh merawat Phun yang sakit, Phun yang nyuapin Noh makan, atau adegan Phun dan Noh nyuci vespanya Noh. Hahaha, kalau nonton ulang...saya sering jejeritan sendirian. Yang bikin jatuh cinta bukan hanya adegan manis antara Phun dan Noh, adegan interaksi Noh, Phun dan teman-temannya di Friday College juga sering mengundang tawa. Apalagi kalau Noh berinteraksi dengan teman dekatnya yang bernama Ohm, hahaha...bawaannya ketawa terus.

Klub Musik Friday College

Kalau ada di antara teman yang suka dengan cowok-cowok ganteng, nggak keberatan dengan fonetik Thailand, bisalah nonton drama seri ini. Season 1 terdiri dari 12 episode, sudah diupload di YouTube dan ada terjemahan bahasa Inggrisnya. Sila search di YouTube atau akses dari link YouTube yang ada di blognya mbak Kuda.  Berhubung novelnya lumayan panjang, di drama (katanya) akan dibagi menjadi 3 season. Sekarang saya lagi nungguin season 2, yang belum mulai syuting T___T. Entah kapan akan mulai airing lagi.

Pendapat saya tentang hubungan cinta sesama jenis?  Nggak masalah. Buat saya, cinta itu universal. Nggak mandang umur, gender, atau ras. Jadi nonton drama ini seperti nonton drama pada umumnya. Satu lagi, di Thailand hubungan cinta sesama jenis adalah hal yang wajar dan diberi kebebasan oleh pemerintah, karenanya drama atau film yang bertema seperti ini cukup banyak di sana. Masih banyak yang bisa diambil dari drama ini, salah satunya adalah persahabatan. Itu pendapat pribadi saya. Kalau ada yang tidak setuju, saya menghargai pendapat teman semua. Jadi, mari sama-sama menikmati drama ini.




Tambahan :
Saya kaget pertama kali lihat seragam sekolah di drama seri ini. Saya pikir ini anak SMP (karena mereka semua bercelana pendek warna biru), nggak taunya SMA. Hahaha, emang anak SMP di Indonesia?
Terus saya sekarang ngeship Captain x White. Kalau kata temen segrup, segila, dan seperjuangan : I'll go die with this ship XD

Have a great day!

Dina

Senin, 27 Oktober 2014

[KOMIK] Mystery of Brazilian Butterfly and Mystery of Russian Tea

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

*liyat tanggal terakhir posting*

*usap mukak*

Lama banget saya nggak update di sini. Hahaha, kebetulan lagi senang bermain dengan kata-kata untuk tulisan fiksi, jadi saya lebih sering berkutat dengan blog fiksi saya. Apa? Pengin main ke blog fiksi saya? Boleh, klik page "Fiction" di atas, dan temukan link ke blog fiksi saya. Cuma jangan kaget dengan genre tulisan yang saya buat, karena itu adalah hasil permainan kata-kata yang saya lakukan bersama dengan sisi lain otak saya. If you want to read it, just read...i only ask you one thing, be wise and don't judge me.

Yak, langsung ke cerita hari ini. Jadi ya, hari Sabtu kemarin saya main ke toko buku. Rencananya mau beli manga Kami no Shizuku yang kata jadwal mas Elex terbit hari Rabu minggu lalu. Ternyata, sampai di sana...sama sekali belum ada itu manga. Saya kan, sebel ya...udah berharap Sabtu malam bisa ketemu Shizuku, malah nggak jadi. Akhirnya semua rak saya puterin, dan mata saya tertumbuk pada cover manga yang satu ini.


Belum apa-apa saya sudah tergoda dengan covernya, pas lihat siapa mangakanya...ternyata Ellie Mamahara. Kali ini beliau berkolaborasi dengan penulis cerita yaitu Alice Arisugawa. Manga karya Ellie Mamahara termasuk jarang diterbitkan oleh MnC atau Elex, karena genre yang ditulis oleh beliau kebanyakan adalah shounen ai dan yaoi, yang saya rasa nggak mungkin diterbitkan di Indonesia. 

Komik ini, sesuai judulnya adalah komik dengan cerita misteri. Tokoh utamanya adalah Hideo Himura, seorang asisten profesor Fakultas Ilmu Sosial Universitas Eito, dan Arisu Arisugawa, seorang penulis kisah misteri. Mereka berdua adalah teman dekat dan sering bekerja sama dengan kepolisian untuk memecahkan sebuah kasus.  Jadi Himura dan Arisugawa ini ceritanya seperti Holmes dan Watson gitu. Kalau polisi udah mentok dengan suatu kasus (biasanya kasus pembunuhan), mereka sering minta bantuan duo ganteng ini. Hebatnya lagi...kasus selalu berhasil diselesaikan XD.


Dua manga ini diterbitkan oleh MnC, bukan merupakan cerita yang bersambung jadi per buku bisa dibeli terpisah. Masing-masing buku terdiri dari 3 cerita yang tidak berkaitan satu sama lain. Berhubung ceritanya banyak, saya nggak akan membahas masing-masing ceritanya ya. Saya akan bahas secara umum saja.

Mengenai gambar, karena saya amat menyukai gambarnya Mamahara-sensei, penilaian saya pasti bias. Mau gambar tokoh utamanya nggak proporsional (karena terlalu tinggi) atau terlalu ganteng, saya oke-oke saja selama itu gambarnya beliau *ditabok*. 
Mengenai cerita, terus terang saya kurang puas. Satu cerita misteri dalam satu chapter itu kurang banget. Belum mendapatkan perasaan tegang karena suatu kasus, tiba-tiba udah selesai saja. Atau mungkin saya terbiasa membaca cerita detektif ala Kindaichi yang lebih intens karena ada 2 - 3 pembunuhan dalam suatu kasus. Omong-omong Kindaichi, saya menunggu adik saya beli yang Special Edition 20th Anniversary. Hihihi, kalau sudah baca akan saya buatkan review di sini.


Jadi, kalau kamu penyuka cowok ganteng versi 2D hitam putih, mungkin manga ini bisa masuk dalam koleksi (karena itu yang terjadi dengan saya). Nggak masalah kalau kamu nggak suka dengan cerita misterinya, karena ceritanya ringan dan mudah dimengerti. Meskipun ringan, saya bacanya tetap pelan-pelan dan diulang sih, karena khawatir kehilangan petunjuk. Hanyaaaa...kalau kamu lebih suka model Kindaichi atau cerita misteri yang berat, mungkin komik ini bukan merupakan pilihan. 

Saya pribadi, sebagai penggemar manga genre shounen ai/yaoi, begitu melihat pasangan ini...di otak saya tidak lain tidak bukan adalah mereka lebih dari sekedar teman dekat XD *abaikan*
Buat nemenin waktu santai, nggak ada salahnya sambil baca komik ini. Memandangi cowok ganteng sekaligus mengasah otak...



Have a great day!

Dina



Selasa, 14 Oktober 2014

[RANDOM] 20 Facts About Me

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

I guess, this post will be my first blogpost in English. Sorry for some grammar mistake or some typos. Hehehe ~

So, i heard that you want me to write the famous 20 facts? Haha, kidding. Nobody tagged me to write that, but i want to write it. Just in case, i need a little reminder about myself.

Here you are :


Kamis, 02 Oktober 2014

[PRODUK SPONSOR] Hada Labo Gokujyun Moisturizing Series

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

Eh, kangen nggak sama cerita tentang produk? Kangen ya...ya...? Bilang iya dooong~ Saya memang lama sekali tidak posting cerita mengenai produk, jadi kali ini saya kembali dengan sebuah seri produk skincare dari Jepang. 

Berhubung produk skincare yang saya pakai sudah mau habis, seperti biasa...saya penasaran pengen coba yang lain. Ganti-ganti skincare, nggak apa-apa ya? Semoga nggak apa-apa sih XD. Kebetulan juga, saya dihubungi oleh pihak Nihon Mart Beauty untuk mencoba salah satu produk andalan mereka. Saya ditawari untuk mencoba produk Hada Labo Indonesia, yang sebenarnya udah lama banget pengen saya coba. Alhamdulillaah...

Kulit wajah saya itu kombinasi, di daerah mulut dan hidung cenderung kering, sementara di dahi, pipi dan dagu cenderung berminyak. Ketika datang tawaran dari toko kosmetik online Nihon Mart Beauty, kondisi kulit wajah saya lagi kering. Entah kenapa, mungkin karena hawa yang panas, saya selalu tidur dengan kondisi AC menyala, jadilah kulit wajah saya kering. Padahal sudah pakai krim malam sebelum tidur lho. Akhirnya saya memilih produk Hada Labo seri Gokujyun Moisturizing yang memang ditujukan untuk kulit kering. Oleh pihak Nihon Mart, saya dikirimi produk face wash, moisturizing lotion, dan moisturizing milk. 

Kayak apa produknya, sila baca terus ke bawah ya...

moisturizing lotion, face wash, moisturizing milk

Senin, 08 September 2014

[JALAN-JALAN] Onsen ala Indonesia, Sari Ater di Ciater Subang, Jawa Barat

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

Ish, Dina jalan-jalan lagi? 

Eheeee~ Iyaaaa...kali ini saya sedikit maksa ke suamik biar bisa ikutan ke sini. Jadi gini, sekitar tiga minggu yang lalu suamik cerita ke saya, kalau kantornya bakal mengadakan rekreasi karyawan. Ke mana? Suamik bilang akan ke pemandian air panas Sari Ater di Ciater, Subang. Huaaaa...saya langsung berbinar-binar dan bertanya, eh...boleh ajak keluarga nggak? Secara kalau rekreasi karyawan, di kantor saya dulu sebutannya "outing" dan itu bener-bener cuma karyawan yang pergi, dan kegiatan di tempat wisata biasanya berupa tim building gitu.

Terus kata suamik, boleh ajak keluarga tapi bayar sendiri. Saya bilang, ikut ya...please, pretty please. Kenapa saya maksa suamik buat ajak saya ke Ciater? Gini, saya pengen banget berendam air panas tapi kalau ajak suamik pergi sendiri itu artinya cuma bisa weekend (jatah cuti udah diambil lebaran). Sementara ke Ciater di weekend itu artinya penuh orang. Males banget kan? Ditambah, terakhir ke Ciater itu bareng jeng Antie (sahabat saya), dan saya cuma berani ngerendam kaki di saluran air panas. Mau berendam di kolam rendam harus bayar lagi, dan agak mahal. Jadi ya cuma duduk-duduk aja gitu di tamannya, dan nggak bisa lama karena kemudian hujan. Memori daun pisang bersama sahabat :)). 

Akhirnya saya pergi juga sama suamik. Hehehe~


Jumat, 29 Agustus 2014

[JALAN-JALAN] Hari 4 - 5 : Probolinggo - Surabaya - Semarang

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

Bagian terakhir dari cerita liburan Lebaran. Kali ini karena nggak mampir ke suatu tempat tertentu, foto-fotonya nggak banyak. Semalam menginap di kota Probolinggo, karena sudah disuguh makan di rumah adik ipar, malam itu kami tidak mencari makan lagi. Sudah super kenyang. Pagi harinya, seperti biasa jam 05.30 langsung check-out dari hotel Lava-lava untuk menuju kota Surabaya.

Surabaya...ooo...Surabaya...

Sengaja nggak sarapan di hotel karena kali ini kami mau mampir di Rawon Nguling. Saya cuma bisa bilang, akhirnya bisa nyobain yang namanya rawon Nguling juga~ Iya loh, dari dulu selalu bertanya-tanya, kayak apa sih rawonnya? Soale kalau dengar ceritanya suami, kayaknya itu rawon enak banget. Sampai di warungnya jam 06.30, itu warung udah rame. Padahal katanya, jam mulai buka adalah jam 07.00. Yeaaay, masih dapat tempat parkir dan meja. Bapak dan saya pesan nasi rawon, sementara suami pesan nasi krengsengan. Minumnya kami semua pesan kopi susu. Lauk tambahan lain disediakan di meja ketika pesanan diantar.


Rabu, 27 Agustus 2014

[JALAN-JALAN] Hari ke 2 dan 3 : Ke Bromo

Note : maaf kalau lemot, banyak foto 


Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

Hah? Udah tanggal 27 aja? Sementara entri blog bulan Agustus masih 2 postingan? Hoaaaa...betapa tidak lancar kamu belajar menulis 'nak... Hihihi, saya akui akhir-akhir ini saya terdistraksi oleh hal lain. Well, they're made a mess in my life. What kind of mess? A beautiful mess, I guess. 

Apaan sik, bikin penasaran aja? Hahaha, I'll keep that mess in my mind. Sorry.

Jadi, melanjutkan perjalanan saya selama liburan Lebaran kemarin, hari ke 2 adalah perjalanan menuju ke pegunungan Tengger (gunung Bromo) untuk melihat matahari terbit, dan hari ke 3 adalah perjalanan dari Bromo ke kampung halaman adik ipar saya di Probolinggo. Kali ini fotonya nggak banyak. Oh, karena perjalanan kali ini agak panjang, saya sertakan gambar peta Jawa Timur.



Selasa, 12 Agustus 2014

[JALAN-JALAN] Hari 1 : Semarang - Boyolali - Solo - Sawangan - Magetan - Ponorogo

Note : maaf kalau lemot, banyak foto

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

Liburan lebaran tahun ini lumayan panjang kan ya? Seminggu, hahaha...kalau ngendon aja di rumah bisa lumutan dan jamuran kayaknya. Maka dari itu, dari 3 bulan sebelum liburan lebaran bapak mertua saya bilang sama suami, buat rencana jalan-jalan deh. Bapak kan udah lama nggak bepergian bareng suami, sekalian ajak saya muter-muter gitu. Akhirnya kita bikin rencana buat ngider ke Jawa Timur. Saya sih, seneng-seneng aja...karena sampai kemarin ke Jawa Timur itu hanya main di Surabaya dan Probolinggo saja, belum pernah ke kota atau kabupaten lain. Berhubung perjalanannya cukup panjang dan tentu saja harus menginap di beberapa kota, sejak 2 bulan sebelumnya kami sudah memesan kamar hotel via Agoda. Milih hotelnya berdasar review di Agoda saja, moga-moga nggak mengecewakan ~

Kami mulai jalan di hari kedua lebaran. Berangkat pagi-pagi dari rumah, jam 05.30 kalau nggak salah. Hihihi, mengurangi resiko terkena macet. Kalau berangkatnya lebih siang, biasanya akan kena macet. Pergi jalan sama bapak itu, artinya sekalian sambil cari makan enak yang banyak direkomendasi orang-orang di internet. Hahaha...udah disiapkan daftarnya di GPS beliau, di kota apa mau mampir ke mana aja. 


Kamis, 07 Agustus 2014

Mudik 20 Jam

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

Apa kabaaar? Pasti teman semua sudah kembali ke kesibukan masing-masing ya? Atau masih ada yang masih menikmati liburannya? Hihihi, siapa tahu...ada yang harus masuk kerja ketika libur lebaran kemarin, dan sekarang baru dapat giliran libur. Apapun itu, selamat menikmati apa yang sudah diberikan kepada kita.

Bicara tentang menikmati, jadi ingat perjalanan saya pulang ke dan balik dari kampung, di mana tahun ini rasanya adalah perjalanan mudik dan balik yang makan waktu lebih lama dari tahun-tahun yang lalu. Mungkin karena libur lebaran kali ini waktunya cukup lama, banyak orang yang memilih untuk jalan-jalan ke luar kota dengan menggunakan kendaraan pribadi. Kendaraan yang keluar Jakarta lebih banyak, ditambah dengan kondisi jalur pantai utara (Pantura) yang sempat terputus dengan amblesnya jembatan di kali Comal, kabupaten Pemalang. Lengkap sudah...dan akhirnya, mari menikmati perjalanan menuju kampung halaman dan sebaliknya.

Rabu, 30 Juli 2014

Dina, Apa Kabarnya?

Hellooo...\( ˆoˆ)/\(ˆoˆ )/

Kangen sama saya nggak? Hihihi...sebelumnya saya ucapkan Selamat Idul Fitri 1435 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Lama sekali saya nggak update Dina's Story, tapi tenaaaang...habis liburan ini, saya akan update dengan beberapa cerita. 

Seperti halnya tahun lalu, saya merayakan Idul Fitri bersama suami di kampung halamannya, menemani bapak mertua saya. Berhubung anak bapak mertua hanya 2, sementara adik suami juga pulang ke kampung halaman sang istri, bapak saya sendirian di rumah. Gantian tugas sama adik, gituuu~

Ya tapi bengong kelamaan di rumah nggak enak juga. Makanya kami bertiga sekarang sedang jalan-jalan di daerah Jawa Timur. Mumpung liburnya agak panjang, saya juga belum pernah main ke Jawa Timur selain Surabaya...mari kita jelajahi. Sayangnya karena masih dalam suasana Lebaran, banyak tempat makan yang menurut orang-orang enak, masih pada tutup! Hahaha, mau wisata kulineran gagal deh~

Oke deh, cerita tentang jalan-jalan dan fotonya menyusul ya. Liburan kali ini nggak bawa laptop, jadi postingnya menggunakan browser di hp dan nggak nyaman banget buat edit foto. Selamat menikmati liburan yaaaa~

Have a great day!

Salam,
Dina




Sabtu, 12 Juli 2014

[MAKAN-MAKAN] Sushi Tei Indonesia

Note : spamming gambar di bawah~

Hellooo...(^o^)/

Siapa yang suka makan sushi? 

Hehehe, tadinya saya nggak suka makan sushi. Pikiran saya, semua yang dihidangkan di restoran sushi itu masih mentah. Rrrr...takut juga makan ikan mentah atau apalah yang masih mentah. Terus, suatu hari saya diajak adik makan di Sushi Tei Indonesia. Bisa dibilang waktu itu Sushi Tei adalah restoran sushi pertama di Indonesia. Setelah lihat menunya, ternyata sushi variannya macam-macam. Ada yang pakai bahan mentah, ada juga yang matang. Setelah itu, lamaaa banget nggak makan di restoran sushi. Baru suka dan ketagihan lagi karena ternyata suami juga suka sushi. Jadilah kita berdua...kalau lagi pengeeeen makan sushi, jalan ke Sushi Tei.

Dari banyak cabang Sushi Tei di Jakarta, saya baru mencoba makan di cabang Gandaria City dan Flavor Bliss Alam Sutera. Yang jadi favorit adalah cabang Flavor Bliss karena lokasinya lumayan dekat dari rumah, area parkir yang luas dan nggak perlu naik-turun parkiran mall, juga yang penting adalah nggak perlu menembus kemacetan kota Jakarta. Kalaupun di Sushi Tei harus masuk daftar tunggu, pilihan restoran lain juga banyak. Hihihi...

Rabu, 09 Juli 2014

[RANDOM] Akhirnya Saya Memilih Calon Presiden No ...

Hellooo...(^o^)/

9 Juli 2014

Hari keberapa di bulan Ramadan? Buat saya ini adalah hari ke 12, buat yang mulai puasa tanggal 29 artinya adalah hari ke 11. Buat rakyat Indonesia semua, mungkin beberapa tahun ke depan hari ini akan masuk dalam catatan sejarah Republik Indonesia. Yep, hari ini adalah hari pemilihan presiden Indonesia yang ke 7. Hari yang ditunggu-tunggu oleh hampir semua rakyat Indonesia, termasuk saya dan suami. Tentu saja kami semua menunggunya, setelah hampir sebulan kemarin selalu ditemani dengan suasana kampanye yang cukup panas. Berharap setelah hari pemilihan semua kembali mendinginkan kepala dan menerima apapun hasil yang didapatkan oleh kedua calon.

Saya, meskipun sudah tinggal di Kota Tangerang, tapi saya masih setia dengan KTP DKI alias belum mengurus surat keterangan pindah ke Tangerang. Jadi pagi ini, saya menemani suami dulu ke TPS di dekat rumah, lalu kemudian pindah lokasi ke rumah orangtua saya di Petukangan. Berhubung masih pagi, di TPS dekat rumah masih sepi. Sampai di tempat, daftar, duduk sebentar langsung dipanggil buat mencoblos. Belum sempat nengok kiri-kanan, tiba-tiba suami udah nyemplungin surat suara ke kotak. Kayaknya banyak yang dateng agak siangan ya, karena masih ngantuk abis nonton semifinal Piala Dunia, antara Jerman -  Brazil yang dimenangkan oleh Jerman dengan skor 7 - 1.

Selasa, 01 Juli 2014

[RANDOM] Saya Pilih Yang Mana Ya...

Hellooo...(^o^)/

Dear July, please be nice t...*dibekep*

Dulu, setiap masuk ke bulan yang baru saya sering bikin status seperti itu di recent updates BlackBerry Messenger atau di wall Facebook. Ya tapi setelah sadar, kalau tiap bulan itu pasti akan baik kepada kita selama kita berusaha, nggak pernah bikin status itu. Paling cuma liatin orang-orang yang masih nulis itu, dan cuma ketawain orang-orang yang protes kepada mereka yang masih menulisnya. Jadi, sekarang saya mau nulis : Juli, lebaran masih lama ya? Halah...baru puasa 3 hari udah nanyain lebaran aja~

Omong-omong bulan Juli, kegalauan saya makin bertambah. Iya, selain karena lebaran yang masih lama, belum memutuskan mau beli kue kering apa aja, juga belum memutuskan mau beli baju yang kayak apa (eh, fokus jeung...), saya juga belum memutuskan mau pilih calon presiden yang mana. Kalau kata orang-orang, saya masih termasuk swing voters gitu~.  Ho'oh, nanti saya mau cari wangsit sambil naik ayunan, biar efek swingnya makin berasa. Atau nyanyik lagu-lagunya Swing Out Sisters dulu deh, biar makin joss pilihannya. Perasaan...calonnya cuma ada 2 paket, tapi galau dan bingungnya ngelebihin waktu saya memutuskan menerima lamaran suamik saya. Hahaha...

Sabtu, 28 Juni 2014

[PERSONAL] 1 Ramadan 1435 H

Hellooo...(^o^)/

Alhamdulillaaah, ketemu lagi sama bulan Ramadan. Bulan yang penuh dengan rahmat Alloh, karena apapun ibadah yang dilakukan selama bulan ini, Insya Alloh akan mendapatkan ganjaranNya. Cuma tahun ini berbeda lagi nih, kemarin malam pemerintah memutuskan bahwa 1 Ramadan 1435 H jatuh pada hari Minggu, 29 Juni 2014. Sementara hasil hisab dari Muhammadiyah, jatuh pada hari Sabtu, 28 Juni 2014. Hahaha, akhirnya saya dan suami mulai puasa hari ini, meskipun saya belum puasa karena masih berhalangan. Berbeda nggak apa-apa ya, bukan berarti harus terus diributkan dan diperdebatkan.

Seperti biasa, beberapa teman sudah mulai menawarkan kue-kue kering buat Lebaran sebulan yang akan datang. Ada yang menawarkan coklat juga, yang sayangnya terpaksa saya tolak (padahal pengen...). Duh, udah kebayang duluan ada nastar, kaastengels, sagu keju...Halaaaah~ Doa saya sih, semoga 1 Syawal besok jatuhnya di tanggal masehi yang sama. Biar suasananya makin ramai.
Oke...selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadan ini, semoga semua selalu diberi kesehatan dan kemudahan oleh Alloh SWT dalam menjalankannya. Aamiiin...



Have a great day~

Salam,
Dina

Note : tahun Hijriah di gambarnya salaaah...(.___.). Maaf.